Bookmarks
Bookmarks
Bookmark with Del.icio.us Digg it Bookmark with Furl
Submit to Reddit Bookmark with Yahoo
StumbleUpon Toolbar Bookmark with Technorati

Categories

Subscribe: Belajar SEO Blogspot
Belajar SEO Blogspot Add to My Yahoo! Belajar SEO Blogspot Add to Google! Belajar SEO Blogspot Add to AOL! Belajar SEO Blogspot Add to MSN Belajar SEO Blogspot Subscribe in NewsGator Online Belajar SEO Blogspot Add to Netvibes
Belajar SEO Blogspot Subscribe in Pakeflakes Belajar SEO Blogspot Subscribe in Bloglines Belajar SEO Blogspot Add to Alesti RSS Reader Belajar SEO Blogspot Add To Fwicki Belajar SEO Blogspot Add to NewsBurst Belajar SEO Blogspot Add to Windows Live
Belajar SEO Blogspot Rojo RSS reader Belajar SEO Blogspot iPing-it Belajar SEO Blogspot Add to Feedage RSS Alerts Belajar SEO Blogspot Add to Feedage.com Groups Belajar SEO Blogspot Add to Spoken to You
Belajar SEO Blogspot http://feedproxy.google.com/BelajarNgeblogGratisSeoRankPemula
Feed Statistics
Views: 328 Feedage Grade B rated
Rating: 3
Adult Score: 0
Added: 2009-07-09 06:32:02
Added By: kopitozie
Media n RSS Type ATOM
Niche Language Indonesian
Tags: akan  bibit  bisa  chandra  dalam  dari  dengan  evan  ini  itu  kpk  polri  rekaman  saat  sudah  tidak  untuk  yang 
Rate this Feed:
Rating: 3 starRating: 3 starRating: 3 starRate this feedRate this feed

Comments (0)

Sponsored Links:
Preview: Belajar SEO Blogspot

Belajar SEO Blogspot



Serunya Belajar SEO Blogspot untuk Blogger Pemula.



Updated: 2009-11-08T00:00:05.903+07:00

 

Mbah Gendeng di Negeri Empat Musim

2009-11-07T23:28:04.172+07:00

Mbah GendengMbah Gendeng adalah seorang nenek tua yang sepintas mirip Sinto Gendeng dia sudah hidup tujuh puluh tahun di negeri dongeng yang mempunyai empat musim.

Mbah Gendeng yang hidup sebatang kara adalah mantan penari ronggeng tamatan S3 Kursus Kebohongan di Kampung seberang.

Mbah Gendeng akan mengadakan Lomba Puisi dengan tema 'Festival Bohong Nasional' di Negeri Dongeng yang mempunyai empat musim ini.

Para peserta yang terdiri dari para begawan gendeng yang lihai teknik membantah dan berbantah-bantahan, para pakar Gendeng yang gape berdusta dan juga para Master Gendeng yang lincah bersilat lidah, berpencak kata serta berapologi .... berbondong-bondong mengikuti Lomba Puisi dengan tema 'Festival Bohong Nasional'.

Syarat pendaftaran dari mbah gendeng tidak boleh membuat puisi terang-benderang diharamkan juga membawakan puisi gelap. begitupun Puisi Cinta, Puisi Romantis dan Puisi Patah Hati.

Puisi yang selempang pengumuman tidak memenuhi persyaratan begitu pula puisi yang rumit tak dimengerti tidak lolos seleksi. Puisi yang terlalu menghamba pada pembaca ataupun puisi yang tak peduli pada pembaca tetap dicerca oleh mbah gendeng.

Puisi seperti apa yang disuka Mbah Gendeng di Negeri Empat Musim itu ? Mbah Gendeng mencari, sebuah puisi yang sengaja bikin gelap dan membuat pembacanya merasa bodoh dan tak berdaya, semakin lama puisi itu dibaca semakin bingung para pembacanya.

Bolak balik puisi itu berusaha dipahami semakin bingung orang yang berusaha mendalaminya. Mbah Gendeng menyukai Puisi yang tidak Sederhana dan sangat rumit serta njelimet, Puisi Gombalisasi yang bisa Tipsani (tipu sana tipu sini).

Mungkin Mbah Gendeng berencana membuat Festival Bingung Nasional atau Parade Orang-orang Gendeng Tahun Depan.
Ada Empat Musim di Negeri itu.

Pertama, musim berdusta,
Kedua musim berjanji,
Ketiga musim berpura-pura,
Keempat musim lupa.

Sebaiknya kau datang ke sana,
Sebagai pelancong saja, cari hiburan.

Dan jangan lupa, kalau pulang nanti bawalah
oleh-oleh topeng yang paling manis nyengirnya.

Soalnya itulah cindera mata yang selalu tersedia,
sepanjang tahun di negeri itu.
Tak peduli apapun musimnya.



Tiga Kepala Staf Angkatan TNI diganti ?

2009-11-07T20:14:40.018+07:00

Tiga Kepala Staf Angkatan TNIWalaupun kabarnya belum pasti, dan baru akan diumumkan pada hari senin. Tiga kepala staf angkatan TNI yakni Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut dan Kepala Staf Angkatan Udara diganti dan dijadwalkan dilantik pada Senin (9/11) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen ketika dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Sabtu mengatakan, penggantian ketiga kepala staf angkatan telah lama dipersiapkan dan merupakan kegiatan rutin.

"Jabatan Kepala Staf Angkatan Darat diserahkan dari Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo kepada Letnan Jenderal TNI Suryo Prabowo, yang kini menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat.

Jabatan Kepala Staf Angkatan Laut akan diserahkan dari Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno kepada Laksamana Madya TNI Agus Suhartono yang kini menjabat sebagai Irjen Departemen Pertahanan.

Jabatan Kepala Staf Angkatan Udara akan diserahkan dari Marsekal TNI Subandrio kepada Marsekal Madya Imam Sufaat yang kini menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I".
KSAD, KSAL, dan KSAU Diganti Mendadak

Pergantian pimpinan terjadi di pucuk pimpinan TNI di tiap angkatan. Pergantian ini meliputi posisi KSAD, KSAU, dan KSAL. Pergantian terkesan mendadak.

Informasi yang diperoleh di lingkungan istana kepresidenan, Sabtu (7/11/2009), Letjen TNI George Toisutta yang saat ini menjabat Pangkostrad akan diposisikan sebagai KSAD. George menggantikan Jenderal TNI Agustadi Sasongko.

Sedang KSAL akan dipercayakan kepada Laksamana Madya Agus Suhartono, menggantikan Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno. Saat ini, Agus Suhartono masih menjabat sebagai Irjen Dephan.

Sedang KSAU dipercayakan kepada Marsekal Madya Imam Sufaat, menggantikan Marsekal Subandrio. Saat ini, Imam Sufaat menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Angkatan Udara.

Pelantikan dan serah terima jabatan akan dilakukan pada 10 November 2009, di Istana Negara. Pergantian tiga kepala staf ini memang wewenang presiden, tanpa melalui sidang Wanjakti.

Saat dikonfirmasi mengenai kabar ini, Kapuspen TNI Marsekal Muda Sagoem Tamboen mengaku belum tahu. "Saya belum bisa mengkonfirmasi soal ini," jelas Sagoem saat dihubungi lewat telepon.




Yuniza Umirtuningsih adik Nikita Willy ?

2009-11-07T16:15:23.018+07:00

Yuniza UmirtuningsihYuniza Umirtuningsih adik Nikita Willy ? Twitter Nikita Willy bantah kenal dengan Yuniza Umirtuningsih. Bantah membantah lagi musim nih kayaknya. Saya belum ngecek apakah di facebook nikita willy juga ada bantahan.

Setelah sebelumnya gosip kalau pesinetron muda yang diperkosa di puncak adalah adik Nikita Willy. Penyangkalan bahwa pemerkosa adalah crew Safa dan Marwah juga kembali ditegaskan salah satu pemeran utama sinetron Safa dan Marwah.

Blog Nikita Willy upload banyak foto diri beserta keluarganya terutama adik perempuannya yang berambut pendek. Jika kita mencoba mampir di website Nikita Willy disana bisa ditemukan bukti kalau Yuniza Umirtuningsih artis sinetron diperkosa kru di puncak bukanlah adik Nikita Willy dan bukan pemain Figuran Safa dan Marwah.
Kabar tak mengenakkan datang dari artis muda cantik Nikita Willy. Dikabarkan adik kandung Nikita Willy telah diperkosa oleh kru sinetron saat tengah berada di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Kabar itu sendiri santer beredar di dunia maya dan sang korban digadang-gadang berinisial YU alias Yuniza Umirtuningsih.

Yuniza yang akrab dipanggil Icha ini diperkosa hari Senin (02/11) lalu secara bergantian oleh para pelaku di sebuah mobil hingga akhirnya ketakutan dan shock.

Namun, melalui akun Twitter miliknya, Nikita membantah keras kabar tersebut. Dia menampik jika YU yang menjadi korban perkosaan itu adalah adiknya.

"Jangan asal ngomong dong semuanya !!! Adik ?? Yg di perkosa itu figuran bukan adik saya makasih," tulis Nikita, Kamis (05/11) kemarin.

"Ya allah..That's very funny gossip adik aku aja msh kecil kok bisa di perkosa !haahahaah faktanya : figuran dr sbuah sinetron yg di perkosa," lanjut bintang SAFA DAN MARWAH ini.

Lebih lanjut, Niki mengonfirmasi jika pelaku mengaku-ngaku sebagai kru SAFA DAN MARWAH, padahal mereka bukan kru sinetron tersebut.

"Jd ada figuran sinetron di call 2crew ke puncak tp ternyta gak ada shooting dan di perkosa.dia ngaku2 crew safamarwah sbenernya gak !thx" tambah Nikita.


Video Berita Artis Sinetron diperkosa di dalam Mobil di Puncak




Deface Website Mabes Polri sudah diperbaiki

2009-11-07T12:30:04.066+07:00

Situs Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menjadi korban ulah dari para hacker sudah diperbaiki, setelah semalam Situs Polri dihack dan postingan yang menelusup di website resmi Kepolisian Negara Republik Indonesia ini sudah dihilangkan.

Beberapa waktu yang lalu Aksi hacker ini bisa jadi mengganggu kenyamanan para pengguna internet yang memiliki keperluan dengan Mabes Polri.

Situs resmi Mabes Polri www.polri.go.id menjadi korban ulah dari para dedemit maya. Situs tersebut dideface dengan memunculkan foto Evan Brimob yang bertuliskan SAMPAH MASYARAKAT = EVAN BRIMOB.

Hingga pukul 10.55 WIB, Sabtu, 7 November 2009 di kategori Regular News situs milik Polri ini, gambar Evan Brimob yang mengenakan baju seragam masih terlihat. Saat ini Situs Mabes Polri sudah kembali seperti semula postingan regular news yang nampang di beranda sudah dapat dihilangkan.
Di atas gambar Evan Brimob terdapat tulisan SAMPAH MASYARAKAT = EVAN BRIMOB. Begitu juga di sebelah kanan terdapat tulisan "INDONESIA TIDAK BUTUH EVAN BENCONG"...

Tampak juga di atas tulisan SAMPAH MASYARAKAT = EVAN BRIMOB terlihat teks yang menyebutkan nama orang dan jam upload "berita" tersebut yakni 2009-11-06 21:01:20 | oleh wawan hermansyah,s.sos.

Pada bagian judul berita tersebut bisa diklik. Namun setelah diklik tidak memiliki teks artikel alias kosong. Dalam detail berita itu hanya bertuliskan SAMPAH MASYARAKAT = EVAN BRIMOB dan"INDONESIA TIDAK BUTUH EVAN BENCONG" serta foto Evan Brimob.

Hingga kini pihak Mabes Polri belum memberikan keterangan tentang kasus ini. Begitu juga dengan pihak yang bertanggungjawab atas aksi deface yang dilakukan di situs Mabes Polri.

Nama 'Evan Brimob' mencuat ketika dia menulis status yang dinilai provokatif di situs jejaring facebook. Status itu tertulis 'Polri gak butuh masyarakat.. tapi masyarakat yg butuh polri.. maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil.'

Evan kemudian mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf melalui internet dan secara kedinasan.

Wakil Kepala Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Sulistyo Ishaq menyatakan, permohonan maaf kepada masyarakat dan orang-orang yang dirugikan akibat perbuatan anak buahnya.






Kapolri Terbantahkan, Ari Muladi Minta Maaf ke Chandra & Bibit

2009-11-07T12:02:35.107+07:00

Penjelasan Kepala Polri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri, dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR, dinilai mengandung rumor. Kapolri juga dituding memilih jalur politik untuk menyelesaikan kasus Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto.Pengacara Chandra-Bibit, Bambang Widjojanto, menilai, bukti dan argumen Kapolri banyak mengandung lompatan logika dan distortif, serta melebarkan persoalan. ''Banyak pernyataan yang tak bisa dipercaya dan mendekati gosip,'' kata Bambang dalam jumpa pers, Jumat (6/11).Antara lain, bagaimana Kapolri mengaitkan aliran kasus suap Rp 17 miliar dari Anggoro Widjojo dengan kedekatan Chandra dengan mantan pejabat sebuah departemen, yaitu MSK.Menurut Kapolri, MKS yang diduga inisial MS Kaban, mantan menteri kehutanan adalah orang yang mengenalkan Chandra kepada N, diduga Nadia Madjid, putri almarhum Nurcholish Madjid. Chandra dan Nadia memang pernah menjadi suami-istri.Kapolri menyatakan suap dari Anggoro dirut PT Masaro Radiocom, tersangka kasus Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Departemen Kehutanan mampir ke MSK. Tapi, karena ada hubungan emosional MSK dengan Chandra, kasusnya tak dilanjutkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Istri Nucholish Madjid, Omi Komariyah, yang sedang berada di Amerika Serikat, meminta Kapolri mencabut pernyataan yang mengaitkan kasus korupsi dengan keluarganya. ''Kenapa Kapolri begitu tega mengatakan hal yang tidak perlu di depan sidang yang terhormat,'' kata Bambang Widjojanto, membacakan SMS Omi.MS Kaban juga membantah menerima uang Rp 17,6 miliar dari Anggoro. ''Saya sudah beberapa kali diperiksa oleh KPK,'' katanya.Jika ingin menelusurinya, Kaban mengimbau Polri bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). ''Di rekening yang mana? Kalau butuh informasi rekening saya, akan saya berikan. Saya belum pernah terima travellers cheque maupun transfer,'' katanya.Pernyataan Kapolri bahwa Polri memiliki bukti Chandra-Bibit menerima suap dari nomor mobil di sejumlah tempat transaksi, daftar telepon pejabat, hingga buku tamu dari KPK, juga dibantah. ''Mobil dinas KPK dengan nomor sekian ada di Pasar Festival, ada di apartemen Bellagio ... ada mobil bapak ini dan bapak itu,'' papar Kapolri ( Republika , 6/11).Pengacara Chandra-Bibit, Alexander Lay, mengatakan, bila mobil KPK bisa ditemukan di Pasar Festival atau Bellagio, itu bisa saja sedang digunakan pegawai KPK. Apalagi, kata dia, kedua lokasi tersebut di Kuningan, masih satu lokasi dengan kantor KPK.Sebelumnya, tuduhan Polri bahwa Bibit menerima uang di Apartemen Bellagio, dibantah Bibit. Saat polisi menyebutnya menerima uang pada tanggal tersebut, kata Bibit, dia justru berada di Peru.Bahwa Ary Muladi menyerahkan uang kepada Chandra pada 15 Juli seperti kata Kapolri juga dibantah Alexander. Menurut dia, Chandra punya alibi kuat soal keberadaannya pada tanggal tersebut. Tapi, dia mengatakan bukti itu hanya akan diungkap di pengadilan. Sebab, bila diungkap sekarang, bisa menjadi celah bagi polisi membuat skenario baru.Chandra pun sempat angkat bicara dalam konferensi pers kemarin. Dia membantah mengenal orang-orang yang disebut menyerahkan uang kepadanya. ''Saya tidak kenal Ary Muladi dan Yulianto, tak pernah bertemu. Bahkan, saya baru mengetahui wajahnya tadi pagi di televisi,'' katanya sambil mempersilakan kekayaannya dicek.Anggota Tim 8, Anies Baswedan, juga menilai RDP Kapolri-Komisi III menjadi arena menghakimi Chandra-Bibit secara sepihak. ''Tidak fair dan memperkeruh suasana,'' katanya. Apalagi, kata Anies, banyak fakta yang dibeberkan Polri di RDP, seharusnya hanya diungkap di pengadilan.Hari ini(7/11), Tim 8 akan melakukan gelar perkara kasus Chandra-Bibit dengan Polri dan Kejakgung. Bila dalam gelar perkara Tim 8 tak menemukan bukti-bukti kuat kasus Chandra-Bibit, Anies mengatakan, ''Kita rekomendasikan kepada Presiden agar kasus tidak dilimpahkan.''PERNYATAAN KAPOLRI BHD DAN BANTAHAN-BANTAHAN- Kapolri Jenderal (pol) Bambang Hendarso DanuriAda lima nama m[...]

Situs Polri di-Hack ?

2009-11-07T03:37:33.994+07:00

Saat Jalan-jalan di Kaskus dan lihat-lihat hot thread salah satunya yang berjudul 'evan brimob nampang di situs polri' yang bisa dilihat disini, saya agak kaget ternyata Evan Brimob nampang di Situs Polri / Website Kepolisian Republik Indonesia.

Kurang tahu bagaimana caranya website resmi kepolisian republik indonesia tersebut membuat postingan yang berjudul "SAMPAH MASYARAKAT = EVAN BRIMOB".

Saya belum paham apakah postingan dengan label "regular news" diposting 2009-11-06 21:01:20 | oleh wawan hermansyah,s.sos betul-betul hasil postingan atau kerjaan para hacker yang ngehack website polri ? Apakah situs Polri juga kena serangan para hacker yang gedek dengan kelakuan Evan Brimob.

Situs Polri diHackTidak bisa dipastikan karena sampai dengan saat saya membuat postingan ini Website Resmi Kepolisian Negara Republik Indonesia itu masih menampilkan "regular news".

Berbeda dengan kasus diserangkan situs Rumah Sakit Pusat Pertamina yang dalam waktu tidak begitu lama sudah diperbaiki seperti semula.

Apakah Website Polri menampilkan postingan tersebut adalah ulah para hacker ? Postingan hasil hackingkah ?

Dua halaman yang menampilkan Evan Brimob di Website Kepolisian Negara Republik Indonesia.





Kaskus Ultah, Selamat Ulang Tahun Gan !

2009-11-07T02:15:46.192+07:00

Kaskus Ulang Tahun, mari kita kasih Ucapan Selamat Ulang Tahun pada Kaskus yang merayakan ulang tahunnya ke sepuluh - The Largest Indonesian Community yang telah memiliki sekira 1,2 juta member. Kaskus menargetkan sekira 3 juta member akan mereka raih pada tahun 2010 nanti.Forum terbesar di Indonesia, Kaskus berulang tahun ke-sepuluh. Jum'at kemarin Kaskus mendapat hadiah luar biasa dari para pengunjung."Dalam sehari ini, tepat pada hari ulang tahun Kaskus ke-10 trafik kami melonjak hingga tiga kali lipat. Sejak Jumat pagi trafik Kaskus meningkat signifikan," ujar founder dan CTO Kaskus Networks Andrew Darwis kepada okezone saat perayaan Ulang Tahun ke-10 di Poste, The East Building, Kuningan, Jakarta.Selamat merayakan hari ulang tahunnya yang ke-10 Jumat, jejaring komunitas Kaskus yang berdiri sejak 1999 memberikan kejutan luar biasa bagi para kaskuser dengan menghadirkan tiga layanan andalan baru.Tiga hal baru itu yang akan menjadi kebanggaan baru Kaskus itu adalah Kaspay, Market Place, dan Mobile Kaskus.Dijelaskan CEO Kaskus Networks, Ken Dean Lawadinata, tiga hal baru tersebut dihadirkan setelah melihat kebutuhan dan perkembangan masyarakat yang terbiasa menggunakan internet sudah sedemikian jauh.''Ini juga untuk memberi kemudahan bagi kaskuser yang terbiasa menggunakan internet sebagai sarana apapun,''ucapnya seusai memberikan keterangan pers di Poste Resto, Mega Kuningan, Jumat petang.Ken menerangkan, apa yang disebut Kaspay adalah jaringan untuk bertransaksi yang memberikan kemudahan bagi kaskuser dengan hanya sekali akses saja.Nantinya, Kaspay yang akan bisa diakses oleh umum mulai pekan depan itu, diharapkan bisa menjadi sarana bertransaksi sekelas ebay dan amazon yang saat ini menjadi situs penyedia jasa jual beli teratas di dunia.Tidak hanya itu, untuk hal terkecil, di Kaspay disediakan transaksi jual beli pulsa yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat.Sementara mobile kaskus, menyediakan tiga layanan yang bisa diakses oleh pengguna Blackberry, iPhone dan ponsel berteknologi symbian dan java.Akses mobile tersebut direncanakan akan segera dinikmati publik mulai Desember mendatang.''Kita tidak ingin tergesa-gesa karena memang masih dalam proses pengembangan,''jelasnya.Untuk fasilitas market place, Ken menyebutkan bahwa itu akan bisa diakses mulai akhir Januari 2010. Fasilitas ini dibuat untuk memberikan kenyamanan bertransaksi bagi kaskuser.Dengan market place, nantinya transaksi yang melibatkan pengiriman uang akan terjamin keamanannya. Artinya, kata dia, sebelum uang dan barang yang sedang ditransaksikan sampai ke masing-masing orang yang bertransaksi, maka Kaskus masih akan memantaunya.''Akan tetapi kita tetap tidak mau ambil keuntungan dari ini semua. Ini murni untuk memberikan layanan terbaik bagi kaskuser yang sudah sangat loyal selama ini,''tutur Ken. Hingga saat ini, keloyalan itu terus ditunjukkan kaskuser dengan aktif berinteraksi melalui forum. [...]

Air Mata Buaya, Air Mata Susno ?

2009-11-06T22:25:27.064+07:00

Susno pun tak mampu membendung air matanya. Di balik matanya yang sipit, butiran-butiran air mata serta matanya yang terlihat memerah tertangkap kamera televisi yang menyiarkannya secara live.Air mata apakah itu? Entahlah. Namun yang jelas publik mendapatkan suguhan lain dari citra yang selama ini melekat padanya.Tak cuma menangis sedih, Susno Duadji juga menyatakan bahwa tak selamanya sesuatu yang menjadi kepercayaan dan keyakinan banyak orang adalah selalu benar.Dia mengumpamakan ribuan tahun lalu, di mana keyakinan masyarakat pada waktu itu meyakini bahwa Matahari berputar mengelilingi Bumi.Namun, belakangan, sesuai dengan fakta ilmiah, ternyata bumilah yang mengelilingi Matahari.Kalau ditelusuri, yang Susno ceritakan adalah kisah ilmuwan legendaris Galileo Galilei yang harus menerima hukuman dari gereja lantaran bersikukuh berpendapat bahwa Bumi itu berbentuk bulat dan mengelilingi Matahari.Jadi, 'tangisan buaya'-kah atau tangis dari hati terdalamnya yang Susno suguhkan tadi malam? Hanya dia dan Tuhan yang tahu.Salah satu anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul, mengaku tidak terkesima dengan curhat Komjen Susno Duadji sekalipun dia menangis.Kabareskrim Polri yang mengundurkan diri untuk sementara waktu itu sempat menitikkan air mata saat memberikan klarifikasi kepada Komisi III DPR, Jumat (6/11) dini hari."Inilah terus terang. Saya kan nanya dia keras sekali. Inilah resiko saya berpolitik. Saya tidak terkesima sama tangisan, bahkan bawa-bawa keluarga segala. Saya tahu siapa Susno," kata Ruhut, Jumat di Gedung DPR.Meski bersikap keras ketika meminta klarifikasi kepada Susno, Ruhut mengaku tidak memiliki masalah pribadi dengan mantan Kapolda Jawa Barat tersebut. "Dia sahabat saya, cuma kalau bicara hukum ya harus ada perbaikan dong," kata Ruhut.Ia juga menegaskan, jika memang pada persidangan dan proses hukum selanjutnya kedua pimpinan KPK nonaktif, Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto, tidak bersalah, maka Susno Duadji harus dihukum. "Saya katakan, kalau memang Bibit dan Chandra tak terbukti, hukum Susno," ungkapnya.Video Susno Duaji membantah telah menerima uang Rp10 Miliar src="http://www.vivanews.com/embed/video/6601/" allowtransparency="true" style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204);" scrolling="no" width="300" frameborder="0" height="400">Imparsial: Air Mata Susno, Air Mata Buaya Air mata Komjen Susno Duadji yang sempat menitik seusai memberikan keterangan dalam rapat kerja Polri dengan Komisi III DPR RI, di Jakarta, Kamis (5/11) malam, dinilai palsu dan hanya rekayasa politik.Menurut Managing Director of Imparsial Rusdi Marpaung, tangisan Susno merupakan cermin institusi kepolisian yang rapuh dalam menghadapi masalah."Seorang jenderal menangis, itu cengeng juga. Rakyat jadi bisa melihat sendiri itulah mentalitas para pejabat negara dan institusi yang cengeng. Tapi menurut saya, itu air mata buaya yang diperlihatkan semalam," ujarnya, saat jumpa pers, di Kantor Imparsial, Jakarta, Jumat (6/11).Susno, yang telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kabareskrim Mabes Polri, memang berulang kali disebut-sebut dalam rekaman hasil sadapan KPK terhadap Anggodo Widjojo, adik buronan KPK Anggoro Widjojo.Dalam rapat kerja dengan Komisi III semalam, Susno memberikan klarifikasi mengenai tuduhan yang menyebutkan bahwa ia menerima uang sebesar Rp 10 miliar terkait kasus Bank Century. Di depan anggota Komisi III, Susno bersumpah bahwa dirinya tidak pernah menerima Rp 10 miliar dari siapa pun. Dia juga membantah semua tudingan negatif terhadap dirinya.Selain itu, dia menyebutkan bahwa berbagai tudingan itu telah membuat istri, anak, dan cucunya sangat prihatin. Dia juga menyatakan kesanggupannya untuk diperiksa untuk membersihkan namanya. Mata Susno terlihat merah seperti berkaca-kaca saat menyampaikan klarifikasinya. [...]

Ari Muladi Diancam Jadi Tersangka Bila Cabut Keterangan

2009-11-06T20:43:00.648+07:00

Ari Muladi mencabut keterangannya dalam dokumen 15 Juli. Dia mengaku tidak pernah menyerahkan uang ke pimpinan KPK. Tapi justru apa yang dilakukannya diganjar status tersangka kasus penipuan dan penggelapan.

"Dia ditetapkan sebagai saksi, dan diancam sebagai tersangka kalau mencabut keterangan. Ini melanggar hak asasi manusia," kata Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution di kantor Wantimpres, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (6/11/2009).

Ari Muladi pun tetap pada pendiriannya mencabut keterangan. Kemudian dia ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pihak kepolisian. Hingga kemudian, setelah ditahan 60 hari dia mendapat penangguhan penahanan karena berkas kasusnya tidak kunjung lengkap.

"Hal seperti itu melanggar hak asasi, karena bisa dimanipulasi," imbuhnya.

Adnan menerangkan, sesuai keterangan pihak kepolisian, kesaksian Ari yang pertama adalah yang benar. Yakni sesuai pengakuan dokumen 15 Juli. Hal ini pun sudah dilakukan tes dengan lie detector.

"Dalam keterangannya yang diubah, Ari mengaku menyerahkan uang ke Yulianto, tapi sampai detik ini tidak ketemu. Siapa Yuliato ini, fiktif ada, atau menghilangkan diri atau dihilangkan," tutupnya.

Video Ary Muladi mencabut pernyataannya soal pemberian uang kepada pimpinan KPK

src="http://www.tvone.co.id/video/24145" allowtransparency="true" style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204);" scrolling="no" width="375" frameborder="0" height="360">

Chandra Baru Kenal Ary Muladi Siang Ini Lewat Media

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Chandra Hamzah menegaskan bahwa dirinya baru mengenal wajah Ary Muladi, Jumat (6/11) siang ini melalui sebuah media televisi yang menayangkannya.

Chandra menyampaikan hal ini di Hotel Sultan, Jakarta. "Saya baru tahu wajahnya (Ary Muladi) baru tadi siang. Itu saja karena ada salah satu media yang menayangkan," kata Chandra.

Chandra menegaskan dirinya tidak pernah mengenal Ary Muladi sebelumnya, orang yang dituduhkan memberi uang suap kepada pimpinan KPK (non aktif) dari Anggodo Widjojo. Dirinya juga membantah berhubungan dengan Ary Muladi dan kawanannya melalui telpon.

"Saya tidak pernah berhubungan telpon dengan Ary Muladi. Tidak kenal rumahnya dimana, siapa dia," cetusnya.

Sementara itu, pimpinan KPK (non aktif) lainnya, Bibit Samad Rianto menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan pernyalahgunaan wewenang jabatan, terkait pencegahan Anggoro Widjojo ke luar negeri. Dia mengaku, selama ini dirinya telah bekerja sesuai Undang-Undang yang berlaku. "Saya melakukan tugas sesuai UU," tandasnya.



Status Facebook Evan Brimob Tengil Hacker Bertindak

2009-11-07T02:15:46.194+07:00

"Dunia Maya Tak Secantik Luna Maya dan mungkin lebih kejam dari Ibukota dan Ibu Tiri" Bisa jadi salah satu hari terburuk dalam hidup anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Palembang, A Evans T.Gara-gara mengungguh statusnya di laman jejaring sosial facebook saat kondisi dan situasi lagi 'riweuh', Evan Brimob kini babak belur jadi bulan-bulanan massa di dunia maya.Selain bergentayangan group caci maki di facebook dan beberapa account facebook 'bodong' alias aspal atas nama Evan Brimob. Evan Brimob Heboh di Kaskus dan website resmi Polri buku tamunya penuh dengan caci maki.Selain itu beberapa Jam yang lalu RSPP sempat dihack oleh beberapa hacker, menurut berita yang dilansir di situs www.tvone.co.id Situs ini tidak di-hack pada halaman beranda seperti pada umumnya. Pesan hacker dapat dilihat setelah mengklik 'start'.Pada halaman tersebut terlihat gambar-gambar Evan Brimob yang menggunakan pakaian dinas, tetapi sudah mengalami proses editing.Saat saya mencoba cek beberapa saat yang lalu website resmi Rumah Sakit Pusat Pertamina sudah diperbaiki lagi oleh admin dari serangan hacker yang iseng memajang foto seleb dunia maya dadakan ini.Evan Berulah, RSPP Tertimpa Musibah", kira-kira begitulah yang terjadi pada kasus Evan Brimob, sang penulis status provokatif di situs jejaring Facebook.Isu ini mencuat saat seseorang yang mengaku bernama Evan Brimob menulis pada status jejaring Facebooknya "Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..". Ternyata status ini membuat panas kuping para Facebookers dan penjelajah dunia maya.Walaupun Evan sudah meminta maaf dengan mengganti statusnya menjadi "POLRI butuh masyarakat...masyarakat butuh POLRI....maju terus kepolisian Indonesia, BANGKIT INDONESIAKU, BERSATU INDONESIAKU, lawan para koruptor dan perusak negeri ini.....", namun hal itu tidak juga meredam kemarahan para hacker yang sudah terlanjur melihat status Evan.Pihak yang kemudian terkena imbas ini adalah Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), di mana pada situs RSPP www.rspp.co.id menjadi target hacker. Situs ini tidak di-hack pada halaman beranda seperti pada umumnya.Pesan hacker dapat dilihat setelah mengklik 'start'. Pada halaman tersebut terlihat gambar-gambar Evan Brimob yang menggunakan pakaian dinas, tetapi sudah mengalami proses editing.Pada halaman tersebut memperlihatkan tiga buah gambar,di mana gambar teratas memperlihatkan gambar Evan berpakaian dinas Brimob sedang di bidik dan bertuliskan "Target Operasi".source : Evan Brimob Berulah RSPP Terkena Imbas [...]

Soal Tes CPNS tiba hari ini

2009-11-06T12:17:52.219+07:00

Soal-soal tes CPNS untuk Provinsi Bengkulu telah tiba. Menurut Sekkab, soal akan disebarkan di lokasi tes sebelum pukul 07.30 WIB 7 November.Para peserta wajib hadir pada pukul 07.30 WIB agar panitia bisa mengumumkan beberapa tata tertib pelakasanaan tes. Selanjutnya tepat pukul 08.00 WIB tes dimulai.Ada sebanyak 100 soal yang akan dikerjakan para peserta selama 2 jam. Terdiri dari tes tertulis pengetahuan umum, tes bakat skolastik dan tes skala kematangan.Untuk peserta yang terlambat, panitia memberikan toleransi untuk bisa ikut mengerjakan soal. Namun panitia tidak memberikan penambahan waktu untuk peserta yang terlambat, jika calon Peserta Ujian CPNS terlambat nanti kita periksa dulu identitasnya, sehingga tidak ada yang coba-coba ingin menggunakan joki agar bisa lolos, tegas Tarmizi.Sementara itu, suasana hari kedua pengambilan nomor tes CPNS yang digelar Panitia Penerimaan CPNS di Gedung Islamic Center terlihat sepi.Hanya terlihat beberapa peserta saja yang melihat lokasi pelaksanaan tes yang terpajang di papan tulis dan kaca gedung yang sengaja disiapkan panitia, Hal ini diakui beberapa anggota Satpol PP yang bertugas menjaga keamanan pelaksanaan pengambilan nomor peserta.Soal Tes Tiba, Sekprov Dilobi Oknum PesertaSalah satu pejabat yang pernah dilobi oknum calon peserta adalah Sekprov Drs H Hamsyir Lair. Pejabat tinggi Pemprov itu mengaku pernah dihubungi oleh calon pesertaMenurut Hamsyir, dia tak bisa mengarahkan hasil tes CPNS. Pasalnya apa pun hasil tes yang diperoleh peserta itulah yang menentukan. “Hasil tes CPNS tak bisa diarahkan,” tuturnya.Disisi lain, Kepala BKD Provinsi M Darwin SH ketika diminta ditanyai apakah pernah dihubungi calon peserta tes CPNS. Darwin hanya bisa tersenyum saja, tak memberi komentar sedikit pun dari mulut.Namun sebelumnya Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin menjamin pelaksanaan tes CPNS Pemprov akan berlangsung bersih dan murni. “Silakan peserta tes belajar dan percaya diri dengan kemampuanya sendiri. Jangan percaya dengan isu-isu calon tes CPNS,” pintanya.Sementara itu, Walikota Bengkulu H Ahmad Kanedi SH MH mengimbau peserta tes CPNS untuk berhati-hati dan jangan pernah percaya kepada calo, yang katanya bisa meloloskan peserta hingga menjadi PNS. Karena menurutnya pekerjaan calo itu hanya untung-untungan saja. Jika nantinya lulus itu sebenarnya murni hasil dari peserta itu sendiri. Saya dengar kabar, di Lebong katanya ada yang tertipu Rp 80 juta. Kan kasihan, ungkap Walikota.Lelaki yang akrab disapa Bang Ken itu mengutarakan para calo memang mencari orang-orang yang tak tahu untuk dijadikan korbannya. Biasanya calo-calo itu mengaku kenal dengan pejabat pemerintahan, untuk mengelabui sang korbannya. Jangan percaya sama orang seperti itu. Boleh didengar tapi jangan diikuti, terangnya.Selain itu, Walikota mengimbau kepada peserta tes untuk belajar dengan sungguh-sunguh, jangan datang terlambat. Dia berharap, peserta nantinya harus bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Sehingga ketika waktu habis, pekerjaan sudah diselesaikan.Di samping itu, kata Walikota, hendaknya peserta mengerjakan soal dengan cermat dan teliti. Jika sudah selesai tetapi waktu belum habis, sebaiknya diperiksa kembali. Siapa tahu masih ada jawaban yang belum penuh hitamnya. Saya juga mengimbau untuk mempersiapkan peralatan dari rumah, seprti pensil 2B, penghapus dan rautan pensil, katanya.Soal Test CPNS tiba dengan pengawalan ketat dari pihak Polda dan BKD kemarin soal-soal tes CPNS untuk Provinsi Bengkulu telah tiba. Soal itu tiba tiga tahap dengan menggunakan cargo jasa penerbangan komersil.Soal-soal tes CPNS ini sampai ke Bengkulu melalui Bandara Fatmawati Soekarno pada pukul 10.15 dengan menggunakan maskapai Lion air, pukul 14.00, dengan Sriwijaya air. Setelah itu, tahap ketiga datangnya soal-soal tes CPNS ini diangkut dengan mengg[...]

Evan Brimob diperiksa Provost

2009-11-05T19:46:53.403+07:00

Evan Brimob Diperiksa ProvostEvan Brimob Diperiksa Provost - Evan Brimob yang hangat menjadi pemberitaan media massa atas status di facebooknya menyebut "Polri tidak butuh masyarakat" ternyata memang benar adalah seorang anggota Brimob.

Akibat ulahnya tersebut, kini Evan Brimob telah menjalani pemeriksaan oleh pihak Provost di Polda Sumatera Selatan.

Menurut pemberitaan dari detikcom, Evan Brimob telah diperiksa oleh pihak Provost Polda Sumatera Selatan dan pemberitaan itu sendiri telah berakhir pada pukul 15.20 WIB, Kamis (5/11/09).

"Dia diperiksa apakah melakukan kesengajaan atau kelalaian membuat pernyataan yang menggemparkan itu," kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Abdul Ghafur, yang dihubungi Kamis (05/11/2009).

Namun Abdul Ghafur enggan menjelaskan hasil pemeriksaan terhadap Evan. Namun yang pasti, kata Abdul Ghafur, Evan belum lama mengenal Facebook. Status Facebook Evan sempat disave dan dikomentari banyak orang di Foto Status Facebook Evan Brimob.
"Soal hasil pemeriksaan itu saat ini dalam proses. Perlu diketahui, Evan ini anggota muda Brimob, dan dia baru mengenal FB. Dan itu dilakukannya di warnet," kata Abdul Ghafur.

Seperti diketahui, Evan Brimob membuat geger setelah memasang status yang sangat provokatif. Status tersebut berbunyi "Polri gak butuh masyarakat, tapi masyarakat yg butuh Polri. Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil..".

Akibat tindakan konyolnya itu, Evan menuai kecaman banyak pihak melalui Facebook. Tidak hanya itu, dia juga dilaporkan oleh seseorang ke Kompolnas. Semua itu akhirnya memaksa Evan mengaku salah dan meminta maaf melalui akun Facebooknya.




Download Lagu KPK di Dadaku jadi Ringtone HP

2009-11-05T13:06:11.223+07:00

"KPK di dadaku, KPK kebanggaanku, ku yakin hari ini pasti menang. Kobarkan semangatmu, tunjukkan kebersihanmu. Ku yakin hari ini pasti menang..." Yel-yel dengan nada lagu Garuda di Dadaku itu dinyanyikan seorang pria berambut putih dengan tangan mengepal kuat diangkat tinggi-tinggi. Matanya berkaca-kaca dan suaranya serak.Download Lagu KPK Di Dadaku - Lagu KPK di Dadaku yang dibawakan oleh grup band Netral bisa di download secara gratis lewat nada dering ponsel. Netral yang sengaja membuat lagu untuk KPK berjudul KPK Di Dadaku, adalah salah satu upaya dukungan dari Netral terhadap KPK.Download Ringtone Lagu KPK di dadaku banyak dicari setelah sebelumnya download audio mp3 transkrip rekaman kpk pembicaraaan lengkap penyadapan yang berisi percakapan anggodo menjadi RingTone untuk HP yang cukup laku di beberapa Outlet Handphone di beberapa daerah, ataupun dijadikan bonus gratis bagi pembeli hanphone baru.Setelah beberapa waktu yang lalu download ringtone Artalyta Suryani juga pernah mengalami hal serupa. Saat ini saya akan berbagi download ringtone gratis penggalan lagu KPK di Dadaku.Download Ringtone KPK di DadakuRilis lagu KPK oleh Netral tersebut ditunjukkan sebagai tanda untuk Indonesia yang terbebas dari korupsi sekaligus sebagai tuntutan pembebasan Bibit dan Chandra yang diadakan di kantor majalah Rolling Stone Indonesia, Kemang, Selasa (3/11).Politik rock n roll makin pesat berkembang di dunia musik. Ikon aktivis antikorupsi, Teten Masduki setuju para musisi membudayakan politik rock n roll.Politik rock n roll adalah menuangkan isu politik ke dalam lagu. Sudah banyak musisi menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap politik di tanah air. Contohnya dalam album-album Efek Rumah Kaca dan yang terbaru adalah single 'KPK di Dadaku' yang dibawakan Fariz RM, Once dan Bagus 'Netral'."Saya setuju politik rock n roll merupakan revolusi kebudayaan. Sehingga saya berharap karya seperti ini terus menerus, bukan hanya momen sesaat atau bukan karena ada kasus," ujar Teten ditemui di kantor Rolling Stone, Jl. Ampera, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2009) malam.Teten tak menolak untuk berkolaborasi dengan para musisi mendukung KPK. Ia juga mendukung agar masyarakat mau memakai nada tunggu 'KPK di Dadaku' sebagai wujud dukungan mereka. Hal itu juga bisa menyentil para petinggi negara yang menipu rakyatnya.Video Download Lagu KPK Di DadakuLirik Lagu KPK Di DadakuAyo putra bangsaHarumkan negeri iniJadikan kita banggaIndonesiaTunjukan duniaBahwa ibu pertiwiPantas jadi juaraIndonesiaJayalah negarakuTanah air tercintaIndonesia rayaJayalah negarakuTanah air tercintaIndonesia rayaReff :KPK di dadakuKPK kebanggaankuKu yakin kebenaran pasti menangKobarkan semangatmuTunjukkan kebersihanmuKu yakin kebenaran pasti menangBack to Reff. [...]

Anggodo Dibebaskan, Masyarakat akan Marah ?

2009-11-05T02:28:10.681+07:00

Setelah diperiksa penyidik di Markas Besar Kepolisian RI selama hampir 19 jam, Anggodo Widjojo dibebaskan, Rabu (4/11) malam. Apakah kita harus sama-sama membacakan Puisi Negeri Para Bedebah ?Hal itu diungkapkan Bonaran Situmeang, pengacara Anggodo di Mabes Polri. Sebagai saksi, kata Bonaran, Anggodo meminta perlindungan hukum.Penyidik Polri memeriksa Anggodo menyusul transkrip rekaman kpk yag berisi percakapan dan diputar di Mahkamah Konstitusi, Selasa (3/11)."KELEGAAN atas langkah pertama TPF melepaskan Bibit-Chandra dari tahanan setelah tercekam kegemasan mendengar rekaman sadapan telepon Anggodo selama 4--5 jam, tak bertahan lama!" ujar Umar."Rabu sore kegemasan kambuh begitu polisi menyatakan, setelah memeriksa Anggodo lebih 12 jam polisi tak menemukan satu pun pasal yang bisa menjeratnya sebagai tersangka! Ini jelas antiklimaks dari rekomendasi TPF agar Anggodo segera ditangkap atas perannya yang besar dalam membuat kronologi rekayasa kriminalisasi KPK sesuai rekaman yang diputar di sidang MK!""Rasa lega itu mungkin cuma dirasakan sebagian warga yang positif menyambut gebrakan awal TPF!" sambut Amir. "Di lain sisi, tak sedikit publik yang tetap skeptis pada usaha jalan keluar dari konflik cicak versus buaya yang dibuat Presiden SBY!Hal itu bisa dilihat, meski sudah ada langkah nyata dibuat TPF, aksi massa hari Rabu tetap marak dari Jambi, Padang, Klaten, Sukabumi, Bojonegoro, sampai Yogya! Juga dukungan dari facebookers, usai pembebasan Bibit-Chandra tercatat 637 ribu orang, pukul 20.00 Rabu justru lebih dari 773 ribu orang--peningkatan justru lebih pesat dari sebelumnya.Dalam rekaman terungkap dugaan Anggodo membuat skenario suap kepada dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra Hamzah. Adik Anggoro Widjojo, tersangka kasus korupsi, ini menelepon sejumlah petinggi kejaksaan agung dan kepolisian.Buyung: Pasti Masyarakat akan Marah, Bisa Tak TerkendaliMabes Polri akhirnya membebaskan adik buron koruptor Anggoro Widjojo, Anggodo Widjojo plus memberikan perlindungan kepadanya. Pembebasan Anggodo ini pasti akan membuat masyarakat marah."Memang ini jadi tanda tanya ya. Dari tadi kita sudah bicarakan, sudah wanti-wanti pada Kapolri dan Menkopolhukam supaya jangan sampai lepas Anggodo ini," ujar Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution dengan nada tinggi dan berapi-api.Hal itu dia katakan Adnan Buyung usai acara pertemuan Tim 8 dengan pimpinan media massa di Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2009)."Kalau ini sampai terjadi, pasti masyarakat akan marah. Akan bergolak lagi keadaan sekarang ini. Dan mungkin tidak bisa terkendali nantinya," imbuh Buyung.Sebelumnya, saat pertemuan dengan Kapolri dan beberapa penyidik Polri yang namanya disebut dalam rekaman yang diputar di Mahkamah Konstitusi (MK), Tim mewanti-wanti Kapolri agar Anggodo tetap ditahan.Jika tidak, masyarakat akan marah dan semakin curiga kalau polisi main-main dengan kasus ini."Kalau dia dilepas, masyarakat akan makin curiga kok bisa dilepas, wah sakti sekali Anggodo ini. Padahal dari rekaman jelas sekali kalau dia terlibat," kata Buyung.Sebelumnya Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna mengatakan, sejak diperiksa Selasa 3 November pukul 23.00 WIB, penyidik belum menemukan alat bukti yang bisa menjadikan Anggodo tersangka. Padahal, penyidik hanya memiliki waktu 1 x 24 jam untuk bisa memeriksa Anggodo. [...]

Puisi Negeri Para Bedebah Adhie M Massardi

2009-11-04T20:32:36.484+07:00

Apakah Pawang Buaya malu malu kucing mau tangkap buaya ? Ataukah malah yang mau ditangkap adalah Pawang Buaya ... memang tidak mungkin dan belum pernah ada ceritanya ada Buaya menangkap Pawang Buaya.Lirik Sajak / Puisi “Negeri para bedebah” oleh Adhie M MassardiAda satu negeri yang dihuni para bedebahLautnya pernah dibelah tongkat MusaNuh meninggalkan daratannya karena direndam bahDari langit burung-burung kondormenjatuhkan bebatuan menyala-nyalaTahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewahTapi rakyatnya makan dari mengais sampahAtau menjadi kuli di negeri orangYang upahnya serapah dan bogem mentahDi negeri para bedebahOrang baik dan bersih dianggap salahDipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawanMenipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrahKarena hanya penguasa yang boleh marahSedangkan rakyatnya hanya bisa pasrahMaka bila negerimu dikuasai para bedebahJangan tergesa-gesa mengadu kepada AllahKarena Tuhan tak akan mengubah suatu kaumKecuali kaum itu sendiri mengubahnyaMaka bila melihat negeri dikuasai para bedebahUsirlah mereka dengan revolusiBila tak mampu dengan revolusi, dengan demonstrasiBila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusiTapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan !Video Anggodo Widjojo Sikapi Isi RekamanWajah Penegakan Hukum Indonesia Tercoreng, Sadarkah SBYKisah perseteruan Polri vs KPK ini sepertinya menjadi drama paling kolosal sejak Indonesia merdeka. bagaimana akhir drama ini setelah pemeran utama sudah berganti ke tangan Adnan Buyung Nasution Ketua TPF, tetap hasil akhirnya di tangan SBY sang sutradara.Pementasan hasil rekaman sudah diperdengarkan, hasil rekaman ini tentu syah dan tidak diragukan lagi karena di pentaskan dalam sidang MK, tempat muara segala persoalan hukum dituntaskan. Seperti buaya sesungguhnya sangat sigap dan gesit menerkam mangsanya, terlepas apakah Polri si buaya atau bukan, seharusnya seperti kesigapan densus 88 mengejar sang teroris, Polri harus segera menangkap dan menginterogasi semua pelaku yang disebut-sebut di dalam rekaman rekayasa KPK tersebut. Haruskah menunggu perintah sang sutradara atau pawang buaya SBY agar Polri segera bertindak ?Drama kolosal ini sudah mencoreng wajah penegakan hukum di Indonesia yang memang sejak dari dulu sudah peang alias bopeng, KPK digelari cicak pada salah satu sisi ada benarnya karena selama ini hanya mampu menangkap nyamuk-nyamuk para koruptor, sedangkan tikus-tikus dan serigala koruptor masih melenggang kangkung menjarah negeri ini seperti kasul BLBI dan bank century. Semoga ending drama kolosal ini berakhir klimaks, KPK mampu menegakkan kepala ke depan selain menangkap para nyamuk koruptor, juga mampu menangkap para tikus, serigala, dan drakula koruptor. edan negeri ini sudah menjadi dunia fauna, kemeriahan kebun binatang ragunan pun pudar karena drama kebinatangan ini.Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal mengungkapkan, Presiden merasa terganggu dengan maraknya penggunaan istilah cicak versus buaya. ”Beliau mau semua lembaga negara saling menjaga wibawa,” katanya.Jangan hanya merasa terganggu pak SBY, bapaklah sang sutradara dan pawangnya, drama ini sudah mencoreng penegakan hukum di Indonesia, jika sudah demikian adanya, tidak lain dan tidak bukan juga sudah mencoreng wajah SBY yang selama ini penuh senyum, santun menebar pesona, “sadarkah SBY…?” wallahualam. [...]

Video Sidang lanjutan MK akan dihadiri Chandra dan Bibit

2009-11-04T12:57:20.900+07:00

Sidang Mahkamah Konstitusi lanjutan akan digelar jam 2 siang ini. Sidang MK, Selasa (4/11), yang mendengarkan rekaman percakapan telepon yang diduga berisi upaya kriminalisai terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat perhatian masyarakat.Dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Chandra M Hamzah dan Bibit S Riyanto kemungkinan akan menghadiri sidang lanjutan di Mahkamah Konstitusi yang dijadwalkan akan digelar Rabu (4/11) pukul 14.00 WIB.Hal tersebut dikatakan Bibit begitu tiba di Gedung KPK, Rabu dinihari usai mendapatkan penangguhan penahanan dari Mabes Polri."Saya akan ambil barang-barang saya di Kelapa Dua (Mako Brimob), kemudian ke KPK, kemudian ke MK," ujar Bibit singkat. Kehadiran keduanya di sidang MK untuk mengikuti sidang terkait judicial review terhadap UU KPK yang diajukan keduanya karena dugaan rekayasa pelemahan KPK. Sebelum memasuki Gedung KPK, keduanya tak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada semua elemen dan lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada upaya pemberantasan korupsi."Terima kasih atas dukungan dan partisipasi teman-teman. Saya yakin kebenaran akan muncul," ujar Bibit didampingi Chandra di antara puluhan mahasiswa yang melakukan mogok makan di depan Gedung KPK.Bibit sempat memohon kepada para pendemo untuk berhenti mogok makan karena keduanya sudah bebas dari tahanan. Namun, permintaan tersebut ditolak para pendemo dengan alasan pembebasan keduanya belum sepenuhnya karena hanya penangguhan penahanan. Bibit dan Chandra pun hanya tersenyum."Selamat berjuang. Kita sama-sama memberantas korupsi. Pemberantasan korupsi harus ditegakkan," ujar Bibit.Video Sidang Mahkamah Konstitusi [...]

Kabareskrim Susno Duadji dicopot / diganti ?

2009-11-04T11:08:16.707+07:00

Kabar akan dicopotnya Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji semakin santer di kalangan media. Namun, hingga kini belum ada pihak kepolisian yang membenarkan rumor tersebut.Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji diisukan segera diganti dan memang selayaknya jika Polisi ingin membersihkan institusinya dan membuktikan pada publik keseriusan penangganan kasus 'rumit' ini.Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Susno Duadji yang diduga memiliki konflik kepentingan dan tidak profesional dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.Pergantian Susno, tersebut sebenarnya secara tersirat beberapa hari yang lalu dari pernyataan BHD pada pertemuan Pemred dengan Menkominfo Tifatul Sembiring di Depkominfo. dalam pertemuan tersebut, BHD meminta maaf jika salah satu oknum di kepolisian telah 'mengikrarkan cicak versus buaya'.Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD), rupanya, kesal terus disebut sebagai ''buaya'' yang melawan ''cicak''. Kemarin, Bambang menyampaikan permintaan maaf atas munculnya istilah Cicak Lawan Buaya itu dari mulut salah seorang perwira tinggi polisi.Itu oknum Polri. Polri secara institusi tidak pernah menggunakan istilah itu. Kami mohon maaf,'' kata BHD seperti ditirukan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring setelah silaturahmi tertutup bersama sejumlah pemimpin media di Kantor Depkominfo, Medan Merdeka Barat, Jakarta, kemarin.Nama ''oknum'' tersebut diperjelas Tifatul Sembiring. Yakni, Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji. Susno adalah orang yang membuat istilah itu saat dia kedapatan menjadi target penyadapan KPK. Saat itu dia mengistilahkan KPK sebagai cicak yang melawan buaya.Susno Harus Dicopot, Orang yang Terlibat di Rekaman Harus DicekalDesakan agar pencopotan atas Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji datang dari Indonesia Corruption Watch (ICW). Selain itu pihak-pihak yang disebut di rekaman juga harus dicekal."Rekaman yang diperdengarkan menyebut nama susno yang menjabat sebagai Kabareskrim. Dan upaya mempertahankan Susno sebagai Kabareskrim hanya akan merugikan pemerintahan SBY dan menimbulkan penilaian negatif dari publik bahwa presiden dan kapolri melindungi susno dan tidak ingin melakukan reformasi di kepolisian," terang Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho.Hal ini disampaikan Emerson dalam siaran pers yang diterima, Selasa (3/11/2009). ICW meminta agar apa yang menjadi fakta di sidang di MK diseriusi dengan tindak lanjut."Preseden ini pernah terjadi dalam kasus suap yang melibatkan Jaksa Urip dan Artalyta. Meskipun tidak dibuktikan secara pidana, namun Jampidsus Kemas Yahya dan Dir Penyidikan M Salim tetap dicopot dari jabatannya oleh jaksa agung atas perintah presiden," jelas Emerson.Emerson juga meminta agar dilakukan upaya pencekalan terhadap pihak-pihak yang disebut dalam rekaman tersebut."Untuk menghindari pihak-pihak yang disebutkan namanya dalam rekaman melarikan diri keluar negeri dan akan menyulitkan kerja Tim Pencari Fakta. Maka penting untuk dilakukan pencekalan.Pihak KPK dapat meminta pencekalan kepada imigrasi dalam proses penyelidikan terkait dengan upaya percobaan suap kepada pimpinan KPK," tutupnya. [...]

Chandra-Bibit Bebas, Anggodo Widjojo diperiksa Mabes

2009-11-04T12:43:32.711+07:00

Bibit dan Chandra dibebaskan setelah dipindah dari Kelapa Dua Mako Brimob ke Mabes Polri, beberapa saat yang lalu Chandra dan Bibit dibebaskan dan mendapatkan penangguhan penahanan.Saat keluar dari Mabes Polri Bibit dan Chandra langsung dikerubuti oleh para wartawan.Bibit dan Chandra Bebas dari Mabes Polri dijemput beberapa orang kerabatnya, sedangkan di ruangan lain Anggodo ditangkap sampai saat ini sedang diperiksa walaupun malam ini baru ditetapkan statusnya sebagai saksi.Akan tetapi Anggodo Widjojo ada kemungkinan akan ditetapkan statusnya sebagai tersangka jika dalam pengembangan kasus ini selanjutnya dianggap melakukan hal yang melanggar hukum.Akhirnya, Polri mengabulkan penangguhan penahanan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.Penangguhan Penahanan ini dilakukan setelah diputarnya rekaman dugaan rekayasa kasus di sidang Mahkamah Konstitusi (MK)."Alhamdulillah, sepertinya malam ini bebas dan ditangguhkan penahanannya," kata Amir Syamsuddin, anggota Tim Independen verifikasi fakta dan hukum, di Jakarta, Selasa 3 November 2009.Seperti diketahui, Bibit dan Chandra ditahan usai melakukan wajib lapor pada Kamis 29 Oktober 2009. Saat ini Bibit dan Chandra masih mendekam di sel tahanan Markas Komando Brigadir Mobil, Kelapa Dua, Depok Jawa Barat.Bibit berada dalam sel yang satu blok tahanan dengan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan. Sedangkan, Chandra di sel yang berada satu blok dengan para tahanan teroris.Beberapa saat lalu, sidang uji materi di Mahkamah Konstitusi mendengarkan rekaman pembicaraan Anggodo Widjojo, adik buron KPK Anggoro Wijdoyo.Widjojo. Anggodo terdengar sedang berbicara dengan sejumlah petinggi kepolisian dan Kejaksaan Agung.Nama yang disebut dalam percakapan antara lain Susno, Wisnu, dan Ritonga. Tiga nama itu mirip dengan nama-nama petinggi di kepolisian dan Kejaksaan Agung.Anggodo Diperiksa Mabes Polri, Statusnya Ditentukan Dalam 1 X 24 JamMenyusul terbukanya rekaman yang diduga berisi rekayasa kasus Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto, Anggodo Widjojo diperiksa Mabes Polri. Status adik buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Anggoro Widjojo itu akan ditentukan dalam 1 X 24 jam ke depan."Malam ini penyidik akan mengkonfirmasi, meminta keterangan dalam 1 X 24 jam. Apabila bisa dikonstruksikan secara hukum, maka akan dibuktikan," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Nanan Soekarna di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2009).Dikatakan Nanan, apabila rekaman rekayasa itu benar, maka sangat menyinggung institusi Kepolisian, Kejaksaan dan KPK. Apabila ada oknum yang terbukti bersalah, Nanan berjanji akan ditindak tegas.Menurut mantan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) tersebut, pihaknya baru mendengar rekaman rekayasa kasus pimpinan KPK itu saat dibuka di Mahkamah Konstitusi (MK)."Sebelumnya kami belum mendengar," lanjut dia.Nanan menambahkan, kasus yang akan diusut polisi terkait Anggodo ini berlainan dengan kasus yang menimpa Chandra dan Bibit. "Ini berbeda antara kasus yang kemarin dengan yang sekarang," cetus Nanan. [...]

Anggodo Widjojo ditangkap kepolisian ?

2009-11-03T18:19:13.501+07:00

Anggodo Widjojo DitangkapAnggodo Widjojo dikabarkan ditangkap kepolisian. Penangkapan itu menyusul diputarnya rekaman dugaan rekayasa kriminalisasi KPK di Mahkamah Konstitusi (MK). Anggodo, memainkan peran besar dalam rekayasa kasus itu.

Anggodo Widjojo beberapa saat yang lalu muncul di TVone, akan tetapi beberapa saat kemudian ketua Tim Pencari Fakta Adnan Buyung Nasution muncul di Global TV.

Beliau mengungkapkan sudah menghubungi Kapolri agar menangkap Anggoro Widjoyo, masih menurut Ketua Tim Pencari Fakta saat ini pihak kepolisian sedang mencari Anggodo Widjojo.
Informasi yang beredar pada Selasa (3/11/2009) ini, memang masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Sumber resmi di kepolisian ataupun Polri belum ada yang bisa dikonfirmasi.

Hanya saja, kabar yang menyebar itu menyebutkan, Anggodo ditangkap di sebuah lokasi di Jakarta. Adik Anggoro Widjojo yang adalah buron kasus korupsi KPK ditahan terkait perannya soal pengaturan kasus tersebut.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna saat dihubungi tidak mengangkat teleponnya. Demikian pula kuasa hukum Anggodo, Bonaran Situmeang tidak bisa dihubungi untuk memastikannya.




Bibit dan Chandra dibebaskan dari tahanan ?

2009-11-04T12:43:32.717+07:00

Sidang MK yang memperdengarkan audio hasil rekaman transkrip kpk disiarkan langsung Videonya di beberapa stasiun televisi sudah ditutup dan akan dilanjutkan besok pukul.14.00. Menjelang sidang ditutup Salah satu anggota tim pembela, Bambang Wijanarko mengkhawatirkan keselamatan Bibit Rianto dan Chandra M Hamzah di dalam tahanan.Karena di salah satu rekaman pembicaraan yang diperdengarkan di Sidang Mahkamah Konstitusi ada ancaman yang terucap 'kalau Chandra masuk ditahan akan dipateni'. Pemohon menyampaikan tiga poin penting dalam Sidang Mahkamah Konstitusi tersebut, walaupun sebagian tidak berhubungan langsung dengan materi sidang.Salah satu anggota tim pembela, Bambang Wijanarko berbicara dengan sedikit terbata-bata seperti menahan kegeraman dan air mata saat menyampaikan salah satu point penting menjadi kewajiban moral kita semua untuk menyelamatkannya. Pemohon sempat menyampaikan agar pihak Mahkamah Konstitusi memberikan himbauan supaya Bibit dan Chandra dikeluarkan dari tahanan Polri sekarang juga.Ketua Mahkamah Konstitusi menjawab dengan diplomatis yang menyangkut soal ancaman pembunuhan adalah soal pidana, tanpa Mahkamah Konstitusi mengatakan tentang itu masyarakat sudah mendengar.Menurut Prof Dr Mahfud MD SH MH tentunya pihak Polri sudah mendengar, walaupun tidak hadir secara langsung mungkin memonitor dari kantor ataupun ada sebagian intel-intelnya yang hadir di persidangan tersebut.Mahkamah konstitusi tidak punya kewenangan di bidang itu, tapi sudah disampaikan secara terbuka dan semua mata melihat dan mendengar serta bisa sedikit mempelajari dan memahami apa yang sesungguhnya terjadi.Antasari: Keluarkan Saya Dulu, Baru Saya Komentar Soal Bibit-ChandraPenahanan terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (nonaktif) Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah bermula dari pengakuan tertulis mantan Ketua KPK Antasari.Antasari yang masuk bui dengan tuduhan terlibat pembunuhan berencana terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen menyebut Bibit dan Chandra menerima suap dari buronan KPK Anggoro Widjojo. Anggoro adalah Direktur PT Masaro Radiokom. Ia tersangka korupsi dalam pengadaan alat komunikasi Departemen Kehutanan.Penahanan Bibit-Chandra menuai kontroversi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai turun tangan. Kepala Polri Bambang Hendarso Danuri pun meminta maaf kepada pimpinan media massa, Senin (2/11), mengenai istilah "Cicak" dan "Buaya" yang menjadi analogi perseteruan polisi dan KPK.Tak pelak, pengakuan Antasari laksana bibit badai yang tiupannya sampai hari ini menyita energi semua kalangan masyarakat. Apa kabar Antasari?Pagi ini, Selasa (3/11), Antasari memakai batik corak coklat dengan warna dasar putih susu. Ia hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengikuti sidang lanjutan kasus yang membelitnya. Di dalam sel ruang tahanan Wanita PN Jaksel ia tampak ia asyik berbincang dengan para pengacaranya sambil merokok dan menyeruput kopi.Agenda sidang hari ini adalah mendengarkan keterangan lima saksi dari jaksa, yakni Sri Martuti isteri pertama Nasrudin, Irawati Aienda istri keduanya, dan Rani Juliani istri siri Nasrudin. Dua saksi lain yang akan dihadirkan dalam sidang pimpinan Herri Swantoro adalah Rusli dan Suparmin.Saat wartawan meminta komentarnya mengenai kasus Bibit-Chandra, Antasari menjawab ketus, "Saya masih di tahan kok. Kalau Anda bisa mengeluarkan saya, baru bisa ngomong."Antasari diancam dengan Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP Jo Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati. [...]

Nonton Sidang MK Video Streaming Online

2009-11-04T12:43:32.722+07:00

Sidang MK / Sidang Mahkamah Konstitusi yang memperdengarkan rekaman kpk yang berdurasi 4,5 Jam saat ini sedang berlangsung.Persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengagendakan pembukaan rekaman yang diduga berisi rekayasa kriminalisasi KPK selain bisa ditonton langsung di televisi ternyata bisa diakses oleh publik secara langsung lewat internet.Walaupun Sidang MK yang memperdengarkan transkrip rekaman KPK ini tidak bisa didownload, baik download videonya ataupun download audio MP3, akan tetapi masyarakat bisa langsung menyaksikan secara Online Video Streaming. Mungkin besok lusa akan ada download ringtone transkrip rekaman kpk seperti kasus-kasus sebelumnya dimana hasil sadapan rekaman kpk cukup laku dijadikan ringtone Handphone.Video Live streaming persidangan Mahkamah Konstitusi tersebut bisa dilihat di website MK. Untuk anda yang mau menonton dan melihat langsung sidang Mahkamah Konstitusi bisa langsung menuju Video Live Streaming Mahkamah Konstitusi."Semua sidang MK bisa dilihat secara live dari website MK," kata Sekjen MK Janedjri M Gaffar saat dihubungi detikcom, Selasa (3/10/2009).Live streaming sidang yang akan dimulai pukul 11.00 WIB itu bisa disaksikan di www.mahkamahkonstitusi.go.id. Di menu bagian atas terdapat pilihan 'MK-TV' yang ketika diklik akan muncul 'live streaming.'Setelah menu itu terbuka, akan muncul tampilan bertuliskan 'Live Streaming Mahkamah Konstitusi.' Selanjutnya dari 4 kolom yang muncul, hanya 'Conference ID' yang perlu diisi dengan nomor antara 1 sampai 3. Angka 1, 2, atau 3 ini berfungsi untuk memilih kamera di ruang sidang yang kita inginkan.Setelah itu klik tombol 'stream this conference' yang ada di bawah kolom. Maka akan muncul video player yang akan memutar persidangan yang tengah berjalan di MK secara live.Selain live streaming di website ini, MK juga menyediakan perangkat video conference yang tersebar di 34 kota. Jika ada permintaan dari daerah agar dilaksanakan video conference, MK bisa memfasilitasinya. [...]

Sidang Mahkamah Konstitusi ungkap Rekaman Kriminalisasi KPK

2009-11-04T12:43:32.728+07:00

MK rencananya siang ini akan memperdengarkan isi Rekaman Transkrip KPK yang diserahkan oleh Ketua KPK dalam sidang Mahkamah Konstitusi. Barang bukti yang masih tersegel dan saat dibuka oleh ketua MK Prof Dr Mahfud MD SH MH berisi 9 bundel dan 1 buah cakram.Menurut informasi yang disampaikan oleh ketua KPK Tumpak Hatorangan, Isi Transkrip KPK berdurasi kurang lebih 4,5 Jam. Dalam kesempatan tersebut barang bukti berupa rekaman berikut transkrip rekaman yang ada pada KPK diserahkan pada majelis.Dalam keadaan tersegel dan pimpinan KPK menyampaikan beliau juga belum pernah mendengar rekaman kpk tersebut. Puluhan juta mata dan ratusan juta pasang telinga sedang memperhatikan sidang MK yang berlangsung siang ini.Kemungkinan Isi rekaman KPK tersebut akan diperdengarkan untuk umum dalam sidang Mahkamah Konstitusi, barang bukti yang terdiri dari 9 file dan 1 Cakram. Saat akan memulai pemutaran transkrip rekaman kpk alat pemutar sempat macet, untungnya pihak KPK sudah mempersiapkan operator. Saat ini rekaman Kriminalisasi KPK yang berdurasi 4,5 Jam diperdengarkan dan disiarkan langsung di beberapa televisi.Muladi: MK Berhak Ungkap Rekaman Kriminalisasi KPKMahkamah Konstitusi (MK) dinilai berhak mengungkap rekaman atau transkrip pembicaraan telepon yang disadap KPK terkait dugaan adanya kriminalisasi KPK. Masalah hukum ini diingatkan untuk tidak dipolitisasi.''Saya kira MK berhak. Kalau kita punya itikad baik, tidak perlu dikhawatirkan,'' ujar Ketua DPP Partai Golkar (PG) Bidang Hukum dan HAM, Muladi, di DPP PG di Jakarta, Senin (2/11).Menurut pakar hukum pidana ini, MK mempunyai wewenang menjaga konstitusi. Lembaga baru buah reformasi ini berwenang menegakkan kekuasaan kehakiman, hukum, dan sebagainya. Kewenangan itu sama dengan yang dimiliki polisi dan pengadilan. ''Apalagi itu bagian dari pembuktian yang disebut uji materil,'' tegasnya.Hanya saja, Gubernur Lemhanas ini mengingatkan agar kasus ini jangan dipolitisasi. Presiden, ujarnya, sudah memerintahkan agar kasus ini diusut sampai tuntas termasuk mengungkap nama-nama yang disebutkan dalam rekaman itu. Pengungkapan ini merupakan bagian dari transparansi.Pernyataan Muladi ini bertolak belakang dengan pandangan Ketua DPR Marzuki Alie dan Polri yang menganggap MK tak berhak mengungkap rekaman itu.Muladi yang juga mantan rektor Undip Semarang ini yakin MK sudah menginventarisasi kewenanganya sebelum membuka rekaman milik KPK itu. MK diyakininya pula sudah menguji kewenanganya sesuai dengan UUD. ''Kalau memang ada dasarnya tidak perlu ada persoalan yang dipersulit,'' tegasnya. [...]

Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang

2009-11-02T12:22:44.262+07:00

Walaupun blog ini, bukan sebagai salah satu peserta Kontes SEO Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang. Saya akan memberikan sundulan persahabatan seo untuk beberapa sahabat Blogger Indonesia. Semoga teman-teman tetap bersemangat sampai dengan kontes seo Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang berakhir.Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di PandeglangKenali dan Kunjungi Objek Wisata di PandeglangKenali dan Kunjungi Objek Wisata di PandeglangIndonesia disebut Jamrud Khatulistiwa memang sebutan itu tidaklah berlebihan sesuai dengan kenyataan yang ada. Dari puluhan ribu pulau yan ada di nusantara ini, menyimpan potensi yang begitu besar. Baik dilihat dari kekayan alam yang terpendam ataupun keindahan nuansa alamnya.Bagi kita sebagai bagian dari bangsa yang mendiami wilayah nusantara, sudah sepatutnya mengenal dan bisa memanfaatkan anugerah yang telah diberikan Tuhan tersebut. Salah satu caranya yaitu dengan menjaga dan mengembangkan potensi - potensi tersebut, khsusnya dalam bidang kepariwisataan.Diantara sekian banyak daerah wisata di Indonesia, Kabupaten Pandeglang merupakan daerah yang kaya akan objek wisata, untuk mengembangkannya kita mulai dengan kata kunci "Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang".Setelah kita kenali dan kunjungi objek wisata di Pandeglang. Kita bisa mencoba untuk berjalan-jalan dan banyak pilihan Objek Wisata yang bisa dikunjungi di Pandeglang Banten Indonesia.Daerah wisata yang ada di Provinsi Banten memang menarik dan mempesona, khususnya yang ada di Pandeglang.Yang mana pemerintahan Kabupaten Pandeglang begitu peduli terhadap kemajuan daerahnya, termasuk bidang pariwisata. Dengan dukungan yang All out dari pemerintan Pandeglang, maka kemajuan bidang pariwisata di Pandeglang begitu pesat akhir - akhir ini.Langkah - langkah strategis yang telah dilakukan Pemerintahan Kabupaten Pandeglang bisa menjdi contoh buat kota - kota lainya yang ada di Provinsi Banten khususnya dan di Negara Indonesia umumnya. Semoga saja kota - kota lain tidak merasa malu untuk mencontoh sesuatu yang baik yang telah dipelopori Kota Pandeglang. [...]

Tim Pencari Fakta Kasus Bibit dan Chandra

2009-11-02T19:54:41.296+07:00

Tim Pencari Fakta Bibit dan Chandra yang teridiri dari 8 orang : Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan lima orang anggota. Bertugas meneliti kasus yang melibatkan penahanan Bibit Samad Rianto dan Chandra M hamzah.Ketua Tim Independen Klarifikasi Fakta dan proses hukum atau Tim Pencari Fakta dijabat oleh Adnan Buyung Nasution, wakil ketua Koesparmono Irsan dan sekretaris Deny Indrayana. Beberapa nama yang menjadi Anggota Tim Pencari Fakta diantaranya Anies Baswedan, Todung Mulya Lubis, Amir Syamsudin, Hikahanto Juwana dan Komaruddin Hidayat.Sedangkan Teten Masduki salah satu tokoh yang bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin malam., Koordinator Indonesia Corruption Watch menolak untuk dijadikan salah satu Tim Pencari Fakta dan beliau memilih berjuang dari luar."Sebenarnya tim ini ingin sekali Teten itu masuk di dalam tim, tetapi informasi yang diperoleh, Teten sendiri tidak bersedia. Namun, Teten bersedia untuk membantu," kata Ketua TPF Adnan Buyung Nasution dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Komplek Istana Jakarta, Senin (2/11) siang.Teten yang dihubungi secara terpisah membenarkan hal tersebut. "Saya memang menolak untuk masuk," kata Teten.Kenapa? "Ya, banyak kerjaan lah. Biar saya di luar saja. Saya kira kawan-kawan di dalam sudah cukup," jawabnya diplomatis. Tim pencari fakta bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diberi waktu dua minggu untuk melakukan verifikasi dan telaah atas kasus yang dituduhkan kepada pimpinan KPK (nonaktif), Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah. Tim ini mempunyai hak untuk mendapat informasi apa pun terkait proses hukum Bibit-Chandra. Target pastinya belum ditentukan."Mengingat dinamika masyarakat yang dinamis, kami berharap tim dapat menyelesaikan tugasnya paling lama dua minggu. Kalau masih membutuhkan waktu lebih dari itu, bisa dikonsultasikan lebih lanjut," ujar Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto saat mengumumkan pembentukan tim ini di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11).Tim yang beranggotakan delapan orang ini diketuai oleh praktisi hukum senior yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden Adnan Buyung Nasution, dengan Wakil Ketua mantan anggota Komnas HAM Irjen Pol (Purn) Koesparmono Irsan, dan Sekretaris adalah Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Deny Indrayana.Anggota tim adalah praktisi hukum Todung Mulya Lubis, Amir Syamsuddin, guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikahanto Juwana, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, dan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat.Kriteria Tim Pencari Fakta Bibit-ChandraSejumlah tokoh ahli hukum mengusulkan beberapa syarat bagi orang yang akan masuk dalam Tim Pencari Fakta kasus penahanan dua petinggi nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi, Bibit Samad Rianto dan Chandra M hamzah."Mereka harus kompeten, netral, bisa mendudukkan persoalan dalam konteks legal, bukan politis," kata Rektor Universitas Paramadina, Anis Baswedan, kepada VIVAnews. Anis merupakan salah satu tokoh yang dipanggil Presiden ke Istana semalam.Menurut dia, melalui orang-orang yang berkompeten di bidang hukum dan netral, dinilai bisa membuka simpul permasalahan itu.Minggu malam, 1 November 2009, Presiden memanggil empat tokoh untuk mencari pendapat lain soal penahanan Bibit dan Chandra oleh polisi. Empat tokoh yang diundang adalah Anies Bawesdan, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat, Sekjen Transparansi Internasional Indonesia Te[...]

Membela KPK Tweeps, Blogger, Forum dan Facebooker

2009-11-07T02:15:46.197+07:00

Selain di dunia nyata dukungan untuk Bibit dan Chandra mengalir terus di dunia maya, tidak hanya melalui situs jejaring sosial Facebook.Aksi dukungan kepada dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah juga marak di Twitter, ranah blog, hingga forum Kaskus.Di Twitter, volume trafik tweet berbunyi '#dukungkpk' tetap marak kendati tak seramai hari sebelumnya. Kemungkinan besar hal ini disebabkan pada akhir pekan trafik pengunjung ke situs mikroblog itu juga menurun.Bila pada Jumat 30 Oktober 2009 trafik tweet berbunyi '#dukungkpk mencapai hampir 0,03 persen, pada Sabtu 31 Oktober 2009 hanya berkisar 0,02 persen. Aksi #dukungkpk sendiri mulai dibuat sejak Kamis 29 Oktober 2009 sore.Yang tak kalah menarik, banyak di antara Tweeps (pengguna Twitter) yang berencana untuk melakukan aksi dukungan kepada Bibit dan Chandra dengan mengenakan baju hitam atau pita hitam di lengan kanan sejak Senin hingga Bibit dan Chandra dibebaskan.Hal itu mereka tempuh untuk melakukan apa yang mereka sebut sebagai perlawanan terhadap kriminalisasi KPK. Rencana ini juga muncul di forum kaskus serta Forum Diskusi Facebook di Group "Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto".Sementara itu, di ranah blog, aksi dukungan terhadap Bibit dan Chandra juga marak. Selain blog bebaskanbibitchandra.wordpress, setidaknya ada dua blog, yakni kamicicak.blogspot.com dan membelakpk.blogspot.com menyediakan tautan unduhan template surat jaminan, agar blogger bisa ramai-ramai menjadi penjamin pada surat penangguhan penahanan atas Bibit dan Chandra. [...]

Feedage.com on Facebook