Subscribe: It's All About Me
http://siti-nurbaya.blogspot.com/feeds/posts/default
Added By: Feedage Forager Feedage Grade B rated
Language: Indonesian
Tags:
aku  banyak  bisa  dari  dengan  ini  juga  kami  karena  lagi  lebih  menjadi  rumah  tapi  tidak  untuk  yang  zia 
Rate this Feed
Rate this feedRate this feedRate this feedRate this feedRate this feed
Rate this feed 1 starRate this feed 2 starRate this feed 3 starRate this feed 4 starRate this feed 5 star

Comments (0)

Feed Details and Statistics Feed Statistics
Preview: It's All About Me

It's All About Me



BLOG DIARY, BLOG BERBAGI...



Updated: 2018-01-03T20:05:01.148+07:00

 



1 bulan (hampir)

2017-05-07T21:30:21.656+07:00

Kalau dalam hitungam minggu, Selasa ini sebulan sudah kami menempati ruko ini.  Tidak terasa,  deposit tinggal 11 bulan lagi.  Usaha masih belum jalan.  Mudah2an dalam waktu dekat sebelum puasa. 
Kami transisi banyak hal.  Rumah yg dulunya kecil..  Sekarang terasa luas sekali.  Sampai bicara juga mesti lebih keras dari biasanya.  Berjalan jauh antara dapur dan kamar.  Tidak merasakan lagi lantai keramik.  Kamar mandi yg tidak senyaman dulu.  Sebulan ini juga tidak pakai ac.  Nyamuk agak banyak dibanding di flamboyan.  View ruko bagus.. Apalagi di saat hujan atau angin kencang.  Terasa kebesaran Allah.
Semua yg enak dan tidak enak kami jalani. Setidaknya,  walau pintu kamar tak sebagus dulu tapi kini tidak ada cicilan. Hidup lebih tenang.




Malam pertama

2017-04-11T22:06:05.474+07:00

Malam pertama di ruko. 
Panas.  Tanpa AC.  Karena ac cuma ada satu..  Dan setengah pk.  Sekat kamar ke atas masih blong.  Kaki berpasir..  Berdebu..

Sabar..  Sabar 
Insyaaallah masih banyak sabar.  Pelan-pelan..  Karena ini situasinya baru pindah dan kondisi ruko belum selesai.
Mimi entah dimana..  Tadi kami bawa..  Tapi mimi ketakutan,  sembunyi dan aneh dengan situasi ruko ini.
Aci sedih tanpa mimi. Mudah-mudahan besok mimi muncul.




Delay 3 days

2017-04-11T04:45:08.593+07:00

Ini pindahan yang tertunda lagi. 
Dan tadi malam kami masih diberi kesempatan tidur di flamboyan.  Berenam di kamar aci yg kecil.

انش الله hari ini kami fix pindah




Delay 2 days

2017-04-09T22:01:24.877+07:00

Dapat unduran 2 hari dari postingan sebelumnya.. :)

Kami berpikir sabtu pindah beneran..  Ternyata kondisi kamar di tempat hunian baru belum siap..  Jadi malam ini insyaAllah malam terakhir di Flamboyan.  Qodarullah..  Selama dua hari banyak yg membantu kami. Kami juga punya waktu lebih untuk berkemas-kemas.

Dan malam ini kami kedatangan tamu dari jauh.  Teman sekolah suami yg dulu memasok mukena bali jualanku.. Prabowo Bersama bapaknya.. Dari semarang.  Senang masih bisa menerima tamu dan menyediakan tempat bermalam di rumah yang kecil ini dengan kondisi apa adanya.  Termasuk keterbatasan peralatan makan.

Bismillah.  Semoga di tempat yang baru kelak lebih berkah..
Semangaatt..  :)  :)




(jangan) melow tinggalkan rumah flamboyan

2017-04-08T04:07:18.350+07:00

Malam terakhir di rumah ini.
Beberapa kali terbangun menyusukan bayi Muti.  Aku  memandang sekeliling kamar.  Begitu banyak kenangan di kamar ini.  Memandang rintik hujan di luar.  Betapa tak terhitung kejadian di halaman,  di teras rumah.

Lebih 8 tahun kami menganggap rumah ini adalah rumah kami..  Ternyata qodarullah belum rejeki kami. 

Rumah ini akan menjadi kenangan.
Tapi aku teringat pesan temanku Pit,  jangan melihat ke belakang.  Tentu akan semakin larut tenggelam bersama memori2 yang semakin banyak.  Lebih baik semangat menempati ruko..  Semangat jualan..  Semangat untuk semuanya yg ada di depan..




Rumah Ini akan dirindukan

2017-03-28T16:00:19.335+07:00

Rumah ini.. 
Tempat kami berkumpul.
Ruangan tamu=ruangan keluarga=kadang juga menjadi ruangan makan.
Kami tidak punya banyak ruangan.
Tapi kami punya banyak kebahagiaan. Berkumpul dengan anak2.  Bercanda.  Bermain dan bersenda gurau.

Ruangan dalam rumah ini beberapa waktu lagi akan kami tinggalkan. 
Tempat tinggal yang baru tidak berlantai keramik..  Tidak licin seperti di sini.. Karena ruko yang kami sewa masih kosong dan dengan kondisi apa adanya.

Banyak berdoa semoga manis dan pahit kehidupan berikutnya mendapat berkah.  Semoga episode berikutnya adalah indah.
Rumah ini memang banyak meninggalkan kenangan,  memang banyak sayang untuk ditinggalkan.  Tapi kehidupan setelah di dunia adalah benar adanya.  Benar ada perhitungan dan pertanggungjawaban atas kehidupan sebelumnya.

Menjual rumah ini untuk melepaskan diri dari riba mungkin terdengar bodoh dan gila bagi sebagian orang.  Biarlah.  Karena kita tidak bisa memaksa pikiran kita untuk sama seperti yang lainnya.

Tetap Semangat ya,  suami dan anak2ku..




Zavia Muthi'ah, our new baby

2017-03-20T01:10:25.063+07:00

Proses melahirkan memang selalu menjadi kenangan yg tidak terlupakan. Demikian pula dg kelahiran anak ke-4 kami.
Banyak kemudahan dan kelancaran yg Allah berikan.. tiada henti rasa syukur melihat bayi kami lahir sehat selamat.. dan cantik.. ;)




Rumah Ini....

2017-03-20T00:43:18.268+07:00


Lebih delapan tahun tinggal di sini. Tanpa terasa ini bukan rumah kami lagi. Tinggal menghitung hari untuk pindah dan menyewa.. memulai dari nol lagi..

Keputusan untuk menjual rumah bukan perkara yang mudah. Hanya Allah tempat kami berserah. Berharap bebas dari riba membuat kehidupan yg kami jalani lebih baik. Semua hanya untuk menjadi hamba yg taat.




Ketika Dia Tidak Seperti Dulu Lagi

2017-01-12T21:41:09.434+07:00

Hampir 11 tahun kami bersama.
Akhir-akhir ini dia terasa agak asing bagiku. Dia jauh dari sosok penyabar dan penyayang. Juga pemerhati.
Kalau dulu apapun dia selalu ingat. Sekarang apapun tentang aku dia sering lupa.
Dia lebih senang bercengkrama dan larut di dunia maya dengan yang lainnya. Aku seperti tidak berarti, bahkan keluhanku juga tidak didengarkan apalagi ditanggapi.

Aku tiada tempat mengadu dan berbagi.
Keadaan ini jujur saja membuat aku kadang tidak sanggup lagi. 




Memasang Benang Mesin Obras

2017-01-07T01:59:27.995+07:00

Haaii..Sesungguhnya aku bukan tukang jahit, dan belum mahir menjahit. Bisanya menjahit pakaian koyak.. dan kalau pun berani menjahit baju itu adalah baju yang dipakai sendiri saja. Dan hasilnya tentu masih berantakan, karena hanya belajar otodidak tidak sempurna.Ceritanya aku beli mesin obras bekas. Waktu beli, udah ditunjukin cara memasukkan benang2nya oleh si penjual. Tetapi karena memang gak ngeh, sampai di rumah, terlebih ketika benangnya putus aku mulai kerepotan. Browsing sana sini tapi belum ketemu yg detil penjelasannya. Solusi akhir aku memanggil tetangga yg kebetulan tukang jahit juga.Nah terinspirasi dari situ aku coba buat tutorial memasang benang obras. Mesin obras yg aku pakai adl mesin obras kecil 3 benang merk Butterfly. Semoga bermanfaat.. [...]



Sedih

2016-12-11T09:52:48.538+07:00

Capek. Letih. Pengen nangis.
Apa yg tidak aku korbankan. Tapi semua entah dihargai atau tidak.
Dia saja yg berhak marah.
Di saat kondisi berat spt ini, harusnya aku mendapat kasih sayang dan perhatian yg lebih.
Terima kasih.
Mungkin mmg ini sudah jalannya hidupku.




Tendangan pertamaaaa...

2016-10-12T23:11:05.830+07:00

Eh eh, tadi kira-kira jam delapanan malam.. aku dikagetkan dengan tendangan yg cukup kencang di dalam perut... Awalnya aku pikir itu adalah tendangan reflek Zia tanpa sengaja....

Amazing.. padahal udah kehamilan yang keempat. Senang bangeettt...
Semoga janin di dalam perut ini sehat walafiat..

Udaaahh.. mau catat itu aja. Biar bisa ingat.. hehehe..




September 2016

2016-09-26T21:31:23.400+07:00

Basi ya. Lagi-lagi vakum berbulan-bulan. Kini aku menjadi seorang yang malas menulis. Waktuku sudah banyak habis untuk menjadi ibu rumah tangga dengan bisnis onlinenya. Hehehe.

Oya, sekarang usia kehamilanku kira-kira 4 bulan. What??? Hamil lagi??
Hihi.. iyaa.. pengen Zia punya adik..  pengen rumahnya ramai.. pengen Ahmad punya teman jagoan. Semoga Allah izinkan. Tapi seandainya pun diberikan putri cantik juga gpp.. yg penting sehat walafiat..

Tapi, lagi-lagi aku gak mau heboh dan ramai tentang kehamilan ini. Anak ke empat, InsyaAllah. Tanggapan org kan macam-macam. Tidak kelihatan raut senang dimata orang tua dan mertuaku. Semua dingin, seperti khawatir dengan keadaan ekonomi kami yang masih biasa saja.

Kami percaya Allah telah menjamin rejeki setiap makhluknya. Cicak saja bisa memakan nyamuk yang terbang. Semua dengan usaha, doa. Karena itu kami tidak takut. Dan tentunya bahagia dengan kehamilan yg diperkirakan lahir bulan Maret 2017.

Oya, Zia juga sudah disapih. Banyak kemandiriannya.. banyak ocehannya sekarang.. masa-masa yang menggemaskan.

Sementara Dymsi dan Ahmad, juga senang bersekolah di Kuttab. Alhamdulillah..

Cukup dulu sebagai obat kangen ngeblog. Pengen lebih rajin menulis.. mudah-mudahan.. :)




Mak Dabo, here..

2016-03-13T21:42:04.042+07:00

Butuh waktu bagi emak untuk mau tinggal di Pekanbaru. Emak yg sudah puluhan tahun ditinggal bapak, lebih senang di Dabo. Menunggui rumah pusaka yg bersahaja.
Tapi kini emak sudah sebulan disini. Dua minggu di rumah abangku, dan dua minggu di sini. Emak senang berbagi. Bercerita dengan anak cucu.
Betah emak disini, itu harapan kami. Apa yg telah emak korbankan untuk kami tentu hanya Allah semata yg mampu membalasnya. Yang bisa kami lakukan adalah berusaha membuat emak merasa senang, nyaman dan bahagia.




Menidurkan Zia

2016-01-19T20:21:22.170+07:00

Menidurkan Zia ini kadang bikin ngantuk. Tak jarang juga bikin kulitku sakit. Karena Zia suka mencubit. Tangannya merayap kemana2. Kakinya juga. Apalagi disaat kukunya panjang. Huhuu.. ditambah sedang minum asi.. ditarik kesana kemari.

Zia kini sudah 1 tahun 5 bulan. Berarti masih ada jatah asi 7 bulan lagi. Saat2 yg berat bagi seorang ibu untuk menyapih anaknya. Karena sesungguhnya dibalik duka dipreteli anak.. terselip banyak sukanya.. saling bertatapan, berpelukan, bahkan seringkali bercanda diiringi belaian, ciuman syg di kepalanya..
Betapa besar manfaat asi yg Allah berikan.

Dan disaat aku hampir selesai menulis ini, zia mulai kecapean. Mulai terdiam. Mengantuk. Tidurlah nak... tidur yang nyenyak. kami menemanimu.. menjagamu...




10 tahun bersamamu

2016-01-15T14:00:23.574+07:00

150106-150116
Dulu.. lihat sepuluh tahun orang nenikah.. acungkan jempol. Hebat. Bisa lalui banyak hal bersama selama itu. Dan tak terasa kami juga masih tergolong hebat. Walau pasti banyak yang lebih hebat.

Tak terhitung ya.. berapa bahagia dan berapa derita. Berapa ketawa dan berapa tangisan. Semua berjalan begitu saja dan semuanya dibungkus oleh perasaan dan komitmen membangun rumah tangga bersama, saling mengisi dan berharap kami dan anak2 kelak sama2 menjadi penghuni surga.

Tidak ada selain Alhamdulillah. Thank u Allah.. untuk jodoh indahku, imamku, separuh jiwaku..




Mesin Jahitku

2015-12-24T10:31:18.165+07:00

Waktu dikasi mesin jahit ini sama ibu mertua, aku senaaaaaang sekali. Betapa tidak. Terpikir byk baju dan celana robek yg bisa dijahit dan terpikir menciptakan sesuatu dengan mesin ini.
Dan Alhamdulillah kemarin aku bisa menyelesaikan sebuah baju dress panjang untuk Dymsi. Hasilnya masih biasa saja.. tp lumayan untuk pemula. Setidaknya baju itu bisa menjadi baju kesukaannya untuk saat ini. Hehehe.

Menjadi ibu rumah tangga itu harus multi talenta. Karena banyak yg bisa dikerjakan di rumah. Asal niat kuat, yakin bisa.




Desember. Posting pertama

2015-12-23T15:51:41.605+07:00

Desember. Bulan terakhir 2015.
Begitulah waktu. Tidak disadari, jsm terus berputar dan kita semakin tua.
Anak-anak juga semakin besar. Dymsi sudah sembilan. Ahmad enam dan Zia satu. Mereka sehat seakan sempurna. Kadang bersenda gurau, kadang berantam.

Oya sejak bbrp waktu lalu kami mrmbuka pintu rumah untuk belajar mengaji. Alhamdulillah mendapat respon baik dari tetangga. Murid yg awalnya satu sekarang sudah enam dan insyaallah akan bertambah lagi. Senang sekali.




Ramadhan 2015

2015-07-10T22:29:11.102+07:00

Zia hampir 11 bulan. Gigi seri atas sudah muncul bersamaan dua buah. Total gigiyg sudah terihat ada empat..
Zia sedang lasaknya. Merangkak. Tatah..
Kadang aku keteteran juga. Andai tidak ada suami, aci dan ahmad.. mungkin pekerjaanku lebih banyak y berantakan krn zia suka nempel denganku..




Lintau (again)

2015-05-16T22:32:07.335+07:00

Pulang kampung suami yg sesekali. 7 jam dari pekanbaru. Perjalanan yg bikin pusing mual dan muntah. Tapi dihadiahi pemandangan nan indah..
Menurut wikipedia Lintau Buo adalah sebuah kecamatan diKabupaten Tanah DatarSumatera Barat,Indonesia. Kecamatan Lintau Buo terletak sekitar 45 Km dari Kota Batusangkar.

Wilayah Kecamatan Lintau Buo terletak pada ketinggian antara 200 hingga 400 m diatas permukaan laut. Curah hujan di wilayah kecamatan ini rata-rata 172,06 mm3 per tahun dan merupakan daerah bayang-bayang hujan.

Kecamatan Lintau Buo dilintasi aliran Sungai Batang Sinamar yang berhulu di Kabupaten Limapuluh Kotodan bermuara di Sungai Batang Ombilin diKabupaten Sijunjung.

Kecamatan Lintau Buo terdiri dari 4 Nagari:
Nagari Taluak (terbagi menjadi 4 jorong)Nagari Tigo Jangko, (terbagi menjadi 6 jorong)Nagari Pangian, (terbagi menjadi 6 jorong)Nagari Buo, (terbagi menjadi 6 jorong)

Nah.. suamiku berasal dari nagari buo.
Sebenarnya kl dibanding2kan.. antara melayu dan buo memiliki kemiripan bbrp kosa kata.  Mungkin pengaruh penjajahan belanda atau lainnya.

Anak2 menikmati bermain disini. Cuaca juga adeemm.. btw ini adalah pulkam pertama bagi zia.

Oya zia sudah bisa berdiri sendiri berpegangan.. merangkak dg kaki kanan yg kdg terangkat. Sudh  besar ayang2ku... mmg tidak terasa dan tidak terasa bdblkubjuga  blm lgsung2. Heheheh..




Subuh

2015-04-24T04:51:43.897+07:00

Subuh ini aku rindu dg bapak...
Bapak yang sudah sejak 1998 meninggalkanku..bapak yg sudah membesarkanku...
Ya Allah. Lama tak aku doakan khusus untuk bapak.. aku sedih dan merasa byk dosa dan tidak menjadi anak yg berbakti..
Bapak sangat menyayangi aku..
Bapak yg kini ada dkm memoriku..

Dan andai bapak tang im masih hidup.. tentu aku mendapat kasih syg dari dua bpk..

Dunia memang takkan habis dikejar.
Allah kuatkanlah hatiku untuk selalu bersujud. Karena aku takut dunia ada dlm hatiku..




Sedang Kesal (entah tanpa sebab)

2014-11-22T20:47:08.275+07:00

Malam ini sedang kesal, entahlah.. ingin menangis, tapi tidak tahu harus bersembunyi dimana...
Kadang ada perasaan lemah sebagai wanita, walau sebenarnya menjadi wanita itu harus kuat. Kadang ingin bermanja, tapi keadaan membuat aku tidak bisa menjadi wanita yang dimanja. Tiga anak dan pekerjaan rumah, serta bisnis online membuat aku harus selalu sehat, selalu kuat dan selalu bisa mengatasi semuanya..
Semoga Allah selalu memberikan aku kekuatan lebih dan lebih.. 



Keberanian Ahmad

2014-11-17T21:42:34.817+07:00

Hari ini aku kagum kepada Ahmad. Dia mulai berani mengayuh sepeda dengan sebelah roda bantu. Barangkali ini adalah hal yang biasa bagi orang lain, tapi bagiku sungguh luar biasa. Kenapa luar biasa? karena Ahmad termasuk anak yang secara fisik dia jarang bermain diluar. Bermain dengan laptop, mainan susun susun. Tapi sore ini dia begitu bersemangat. Berkali-kali aku lontarkan pujian untuknya dengan harapan semangatnya semakin membara. Menjelang dia tidur tadi,aku bertanya: apa yang membuat ahmad berani? Ahmad lihat banyak kawan - kawan ahmad yang suda pintar dari ahmad..subhanallah..
Tetap berani ya ahmad.......




Tanpa Judul

2014-11-03T22:04:24.759+07:00

Ngerapiin file di BB.. ketemu foto-foto dan video yang menggelitik.. Begitulah hidup, siang malam silih berganti, tidak terasa waktu terus berjalan, yang kecil semakin besar, dan yang besar mulai kelihatan tua. Tua itu pasti, tidak bisa dipungkiri apalagi dihindari. Demikian pula dengan kematian.

Hari-hari aku jalani masih normal seperti biasa, salon sementara off sejak Zia lahir, karena sikonnya tidak memungkinkan untuk diriku menyalon orang. Biarlah, karena rezeki itu tak berpintu. Sementara bak keramas aku letakkan di belakang supaya rumah agak lapang. Bicara soal rumah, aku tidak tahu kapan bisa merehab rumah, membesarkan sedikit demi sedikit, karena memang jualannya untuk saat ini belum nampak... Cukup bersyukur saja dengan keadaan yang sekarang.. :)

Malam ini aku tidak tahu mau fokus menulis tentang apa.. Pikiranku banyak melayang-layang... Banyak ide, tapi lagi-lagi bingung belum ketemu jalannya.. sah

Sebaiknya aku istirahat dulu saja, barangkali dengan istirahat, banyak ide peluang usaha yang sedang aku rencanakan




Pengen bisnis..

2014-10-27T06:28:55.166+07:00

Bincang2 malam ini tentang keinginan membuka usaha. Ingin bisa menabung, bisa investasi.. dan banyak lagi. Butuh keberanian lebih banyak ni... butuh keyakinan dan tekad yang kuat. semoga bisa menyusun rencana yang matang dan segera bisa terwujud. Amiinn.