Subscribe: Bobotoh Roma
http://bobotohroma.blogspot.com/feeds/posts/default
Added By: Feedage Forager Feedage Grade B rated
Language: Indonesian
Tags:
dalam  dari  dengan  gol  ini  inter  itu  menit  pada  pemain  pertandingan  roma  saya  tidak  untuk  vucinic  yang 
Rate this Feed
Rate this feedRate this feedRate this feedRate this feedRate this feed
Rate this feed 1 starRate this feed 2 starRate this feed 3 starRate this feed 4 starRate this feed 5 star

Comments (0)

Feed Details and Statistics Feed Statistics
Preview: Bobotoh Roma

Bobotoh Roma





Updated: 2014-10-03T11:05:10.246+07:00

 



Vucinic Sang Penentu

2008-12-18T10:04:21.322+07:00

(image)
Mirko Vucinic mungkin takkan bisa menghilangkan bayang-bayang Francesco Totti sebagai andalan utama lini depan Il Lupo. Namun keberadaannya di skuad AS Roma tampak semakin mantap.

Memasuki musim ketiganya di Olimpico, Vucinic baru menghasilkan 14 gol di Seri A, termasuk tiga di musim ini. Statistik tersebut tentu tergolong biasa-biasa saja. Ia masih terlalu jauh untuk dibandingkan dengan Totti, yang sebenarnya kerap bermain sebagai trequartista atau penyerang lubang.

Meski demikian, Vucinic makin terbukti sebagai sebuah opsi bagus jika Totti sedang buntu dalam menjebol gawang lawan. Ia kerap menjadi pahlawan yang menentukan kemenangan timnya.

Bukti terakhir ia tunjukkan saat skuad Luciano Spalletti menundukkan Bologna 2-0 di babak perdelapanfinal Coppa Italia, Kamis (19/12/2008) dinihari WIB. Tak ada gol sampai 10 menit terakhir, Vucinic memecahkan kebuntuan itu. Tak hanya satu, ia malah mencetak dua gol cepat masing-masing di menit 83 dan 86. Giallorossi pun melesat keperempatfinal.

Sebelumnya, Vucinic juga telah menunjukkan betapa vitalnya peran dia untuk Roma. Saat menjamu Chelsea di Liga Champions pada 4 November lalu, ia mencetak dua gol ke gawang Petr Cech. Roma menang dengan skor 3-1.

Di pertandingan terakhir Seri A pekan lalu Vucinic juga jadi pahlawan kemenangan Roma atas Cagliari. Saat papan skor masih menunjukkan angka 2-2, pemain berusia 25 tahun itu mencetak gol pamungkas di masa injury time.

Kini, setelah sejumlah bukti ia hadirkan, setiap lawan Roma harus berhati-hati karena Vucinic berpotensi menjadi penentu klub ibukota Italia itu.

sumber : Detik com



Copa Italia : Roma Melenggang

2008-12-18T10:01:27.985+07:00

Dalam pertandingan Rabu (18/12/2008) dinihari WIB, Roma berhasil melanjutkan kiprahnya di turnamen ini setelah memukul Bologna dua gol tanpa balas. Dua gol kemenangan Il Lupi dicetak oleh Mirko Vucinic di menit 83 dan 86.

Bermain di Olimpico, peluang pertama dalam pertandingan ini ditorehkan oleh Vicenzo Montella. Sayang bagi dia, tendangan melengkungnya di menit kesebelas masih melebar.

Roma pun menekan melalui Jeremy Menez, namun hingga babak pertama usai laga masih imbang tanpa gol.

Di babak kedua pertandingan berjalan alot. Serangan yang dibangun kedua tim masih belum berujung gol, meskipun peluang beberapa kali dibuat oleh Vucinic dan Montella.

Publik Olimpico baru bersorak saat laga tersisa tujuh menit, setelah umpan pendek dari Menez berhasil diteruskan Vucinic menjadi gol. Roma pun unggul 1-0.

Selang tiga menit kemudian, Vucinic kembali membobol gawang Bologna setelah penyerang Montenegro ini berhasil mencuri bola dari Marcello Castellini. Ia kemudian berhasil mempecundangi Colombo dan menceploskan bola ke gawang lawan.

Keunggulan 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan. Roma pun berkesempatan mempertahankan trofi Piala Italia yang direbutnya musim lalu. Di babak perempatfinal akan bertemu pemenang Inter Milan versus Genoa, yang baru akan bertanding pada 13 Januari mendatang.

Susunan pemain:

Roma: Artur; Cassetti, Loria, Mexes, Panucci (46' Riise); Cicinho, De Rossi, Brighi; Baptista, Menez (82' Okaka); Montella (71' Vucinic).

Bologna: Colombo; Lavecchia (69' Marchini), Britos, Castellini, Rodriguez; Adailton, Volpi (46' Confalone), Carrus, Cesar; Amoroso (74' Coelho); Marazzina.



Sanksi UEFA Untuk Roma

2008-12-16T09:28:09.679+07:00

Romanistis sempat berulah saat Chelsea melawat ke Olympico dalam ajang Liga Champions beberapa waktu lalu. Beberapa orang tidak bertanggung jawab melempar kembang api ke tengah lapangan dan menunjukkan aksi tidak simpatik lainnya.

Meski tidak sampai menggangu jalannya pertandingan, UEFA tetap menilai hal itu sebagai sebuah pelanggaran. Roma pun dinilai sebagai pihak yang bertanggung jawab terkait hal ini.

Imbasnya, Roma harus menanggung sanksi dari UEFA berupa denda sebesar 18 ribu poundsterling, demikian seperti diwartakan Football Italia.

Tak hanya berupa sanksi denda, Roma juga mendapat ancaman dari UEFA akan mencabut hak mereka sebagai tuan rumah final Liga Champions musim 2008/09 jika fans mereka kembali berulah di kemudian hari.

Selain Roma, tiga klub lain yaitu Olympique Marseille, Feyenoord dan Deportivo la Coruna juga mendapat sanksi dari UEFA, juga karena ulah tidak simpatik pendukungnya.



Spalletti: Roma Sempat Goncang

2008-12-15T09:04:51.257+07:00

Roma - AS Roma mengerahkan segala daya upayanya ketika menundukkan Cagliari 3-2. Menurut pelatih Roma Luciano Spalletti, kubunya memang sempat goncang dan seharusnya bisa tampil lebih baik.

Pertandingan tampak seperti akan jadi milik Roma ketika Francesco Totti membuat mereka memimpin. Tetapi Il Lupo lalu tertinggal 1-2 sebelum akhirnya menang 3-2 lewat gol Mirko Vucinic di menit penghabisan.

"Itu adalah sebuah pertandingan yang intens dengan sepakbola yang mengalir dari ujung ke ujung. Di babak pertama kami mengontrol tempo, tetapi gol Daniele Conti memberi mereka harapan," ujar Spalletti seperti dikutip Football Italia.

Akibat gol Conti, Cagliari memang semakin bersemangat. Memanfaatkan goyahnya Roma, tim asuhan Massimiliano Allegri itu sanggup berbalik unggul lewat gol Capucho Jeda.

"Kami kehilangan kesatuan kami dan sebuah serangan balik memungkinkan mereka mencetak gol kedua. Syukurlah, tim ini bereaksi bagus dan mengemas hasil positif," imbuh allenatore berkepala plontos itu.

"Kami bermain cukup bagus dan saya melihat penampilan yang baik setelah gol penyama. Tetapi harusnya kami bisa lebih baik," kata Spalletti mengomentari gol kedua Roma yang dicetak Simone Perotta dengan tendangan salto.

Spalletti memuji Vucinic yang tampil sebagai pahlawan Roma. "Mirko tahu bagaimana caranya mengubah pertandingan di momen penting karena dia punya visi dan kualitas; bahkan di saat dia kehilangan fokus dan berjuang keras untuk tetap konsisten," pungkasnya.



Gol Telat Vucinic Menangkan Roma

2008-12-15T09:02:58.084+07:00

(image)
Roma - AS Roma terus merangsek ke peringkat atas Liga Italia. Terakhir, tim ibukota Italia itu membutuhkan gol Mirko Vucinic di menit terakhir untuk menaklukkan Cagliari 3-2.

Di Stadion Olimpico, Minggu (14/12/2008), Francesco Totti membuat Roma memimpin di menit 39. Umpan dengan kepala Vucinic diteruskan Totti dengan sepakan kaki kiri yang menembus jala Federico Marchetti.

Menit ke-58, Cagliari sanggup membuat kedudukan imbang 1-1. Mantan pemain Roma, Daniele Conti, mencetak gol dengan satu tendangan keras kaki kanan ke pojok gawang Roma yang kali ini dijaga oleh Artur.

Sebelas menit kemudian, Cagliari berbalik unggul. Sebuah serangan balik tim tamu diakhiri dengan tendangan keras oleh Capucho Jeda dari luar kotak penalti. Artur lagi-lagi dipaksa memungut bola dari gawangnya.

Simone Perotta membuat pendukung Roma sedikit lega ketika sukses menyamakan skor jadi 2-2 lewat golnya di menit 77. Perotta menjebol gawang Marchetti untuk kali kedua dengan tendangan jarak dekat.

Gol kemenangan yang ditunggu Roma baru datang di menit ke-90. Vucinic merobek gawang Cagliari dengan tendangan kaki kanannya menyusul sebuah kemelut di kotak penalti lawan.

Tiga angka yang dipetik di rumah ini membuat posisi Roma terkerek ke peringkat 10 Seri A. Dengan nilai 23, tim asuhan Luciano Spalletti ini melompat dari sebelumnya di posisi 13.

Susunan pemain
Roma: Artur; Cassetti, Mexes, Juan (Panucci 46), Riise; Cicinho (Montella 78), De Rossi, Perrotta; Baptista (Menez 65); Totti, Vucinic

Cagliari: Marchetti; Pisano, Lopez, Astori, Agostini; Fini, Conti, Biondini; Cossu (Lazzari 79); Larrivey (Acquafresca 46), Jeda (Parola 86)



Arrigo Sacchi Kagumi Roma

2008-12-12T11:55:12.762+07:00

(image)
Setelah mengawali Serie A Italia dan Liga Champions dengan buruk, AS Roma mulai tampil menjulang.

Giallorossi malah sukses mempecundangi Chelsea dengan duduk sebagai penguasa klasemen Grup A Liga Champions. Eks pelatih AC Milan Arrigo Sacchi (foto) sangat terkesan dengan perkembangan tersebut.

"Kemarin malam aku bertemu [pelatih Roma Luciano] Spalletti dan aku bertanya apakah dia bahagia," ujarnya kepada laman Romanews. "Dia sangat puas setelah Roma sempat terbenam pada awal musim. Mereka memainkan sepakbola indah."

Sacchi yakin Roma dapat menembus final di Liga Champions yang akan digelar di kandang sendiri.

"Spalletti masih belum puas dengan pertahanan timnya. Tim asuhannya juga bermain terlalu dalam dan menekan terlalu jauh dari bola," jelasnya. "Jika Roma mempertahankan kemajuan seperti ini, mereka bisa berprestasi tinggi tak hanya di kancah domestik, tapi juga di tingkat Eropa."

Kini, Roma harus menanti hasil undian pada 19 Desember mendatang untuk melihat lawan mereka di babak 16 besar. Akhir pekan ini, Roma berhadapan dengan Cagliari pada lanjutan Serie A.



Spalletti Minta Menez Bertahan

2008-12-12T11:46:46.174+07:00

(image)

Jeremy Menez mengungkapkan alasannya untuk tetap berada di AS Roma walaupun ia tidak terlalu sering mendapatkan kesempatan bermain.

Seperti dilaporkan AFP, pemain asal Prancis itu mengatakan kalau pelatih Roma Luciano Spalletti memintanya untuk tetap bertahan bersama Giallorossi.

"Saya sempat berbicara dengan pelatih dan ia menekankan kalau ia tidak akan membiarkan saya keluar."

"Ia percaya pada saya dan pertandingan melawan Chievo sangat penting. Saya ingin terus menjadi pemain inti dan melakukan pekerjaan saya."

"Roma adalah klub yang hebat dan saya sangat senang berada di sini, saya harus mencoba dan memberikan segalanya."

Pemain berusia 21 tahun itu juga menambahkan kalau rekan senegaranya Philippe Mexes sangat membantu dirinya dalam mengatasi masa-masa sulit di Trigoria.

Sedangkan mengenai Sang Pangeran Francesco Totti, Menez memberikan opini kalau Totti adalah pemain yang sederhana dan ia suka bermain bersama kapten Roma tersebut



Chelsea perpanjang derita Roma

2008-10-23T12:07:08.363+07:00

Lagi Roma mengalami kekalahan 3 kali beruntun, setelah tadi malam di Stamford Bridge (kandang Chelsea), Roma menyerah 1-0 lewat sundulan John Terry memanfaatkan tendangan pojok Lampard pada menit ke 77.

Hasil ini membuat Chelsea semakin kokoh di puncak klasemen Grup A dengan mengumpulkan poin tujuh. Sedangkan Roma tetap belum bisa beranjak dari posisi tiga dengan raihan poin tiga.

Menarik disimak apakah Presiden Roma masih tetap mempertahankan Spalleti, ataukah Mr.Spall mengundurkan diri dari jabatan pelatih Roma
Buat Romanisti jangan berkecil hati untuk terus mendukung tim kesayangna kita Roma dalma menang maupun kalah FORZA ROMA
(image)

Susunan Pemain:

Chelsea:
Petr Cech, Ricardo Carvalho, John Terry, Wayne Bridge, Jose Bosingwa, John Obi Mikel, Frank Lampard, Deco, Florent Malouda (Juliano Belletti 45), Nicolas Anelka (Paulo Ferreira 89), Salomon Kalou (Franco Di Santo 77).

AS Roma: Alexander Doni, Philippe Mexes, Christian Panucci, John Arne Riise (Max Tonetto 82), Cicinho, Daniele De Rossi, Alberto Aquilani (Simone Perrotta 60), Francesco Totti, Matteo Brighi, Mirko Vucinic, Rodrigo Taddei (Jeremy Menez 81).



Roma 0 Inter 4, Kekalahan menyakitkan Roma

2008-10-20T10:36:21.764+07:00

Usai sudah laga Bigmatch tadi malam antara AS ROMA vs INTER MILAN di stadion Olimpico Roma. Pertandingan yang semula diperkirakan akan berakhir dengan skor seimbang ternyata berakhir menyakitkan bagi AS ROMA dan juga para Romanisti, Roma dibobol 4 gol tanpa balas. Kekalahan ini merupakan kekalahan keempat Roma di musim ini, juga kekalahan kedua dalam 2 pekan terakhir sekaligus memperparah krisis Roma di musim ini.Sebetulnya skor 0-4 tidak akan terjadi andai pemain Roma bisa memanfaatkan sejumlah peluang yang mereka peroleh pada babak Pertama, tendangan Aquilani, Totti, dan Vucinic bisa di blok oleh kiper Julio Cesar yang bermain cemerlang malam itu. Terlepas dari tumpulnya barisan depan Roma dan efektifnya permainan Inter, Roma juga bermain tidak sesuai karakter mereka, sangat gampang kehilangan bola, lini belakang sangat rapuh. Rapuhnya pertahanan serta kelengahan dalam menjaga pemain Inter dinilai Spalletti juga sebagai faktor utama dari kekalahan ini."Sangat jelas pertandingan ini ditentukan oleh beberapa kelengahan dan Inter tahu bagaimana mempertahankan keunggulan," ujarnya "Bagi saya hasil ini terlihat kejam karena kami memiliki beberapa kesempatan dan gagak memanfaatkannya dengan baik. Sementara itu lawan kami bermain lebih efektif," tukasnya lagi.Dalam pertandingan ini saya menyoroti performa permainan Doni (kiper), Loria (bek) dan Perrotta (tengah). Diantara sebelas pemain Roma, saya menyoroti merekalah pemain dengan penampilan terburuk tadi malam. Kalau di game FM dkasih nilai 4. Tidak konsistennya Permainan Doni kembali terulang tadi malam, Doni banyak bengong melihat bola, tidak ada reaksi sama sekali. Loria disamping belum menyatu dengan permainan tim, menurut saya dia tidak cocok menjadi pemain Roma, permainannya sudah lamban, apalagi untuk mengawal striker sekelas Ibra. Sebagai playmaker Perrotta tidak menampilkan permainan terbaiknya, banyak kehilangan bola, minim kreasi, sehingga supply bola ke Totti tidak ada.Sebagai Romanisti, tentu saya tidak menyangka dengan hasil semalam, skor telak itu diluar dugaan, apalagi Roma memainkan ll capitano Totti dari menit awal. Warning untuk Spalletti untuk segera memperbaiki kondisi tim, lupakan kekalahan menyakitkan semalam, mari tatap pertandingan selanjutnya melawan Chelsea di Stamford Bridge kamis malam depan. Jika Roma kalah lagi, lebih baik anda (Spalletti) mundur Sir… Jalannya Pertandingan Inter sudah unggul 1-0 ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Diawali sebuah umpan jauh, bola kemudian diterima Zlatan Ibrahimovic yang tak terkawal di daerah pertahanan Roma. Kiper Alexander Doni pun langsung maju untuk menutup gerak Ibrahimovic, namun dengan lihai penyerang internasional Swedia itu me-lob bola melewati Doni dan jala tim tuan rumah pun bobol.Roma sempat mencetak gol pada menit 34 melalui kaki Simone Perrotta. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena Perrotta dianggap berada dalam posisi offside. Hingga babak pertama berakhir skor 1-0 untuk keunggulan Inter tetap bertahan.Babak kedua baru berjalan satu menit, Ibrahimovic sudah membuat Inter unggul 2-0. Setelah menerima umpan terobosan dari Sulley Muntari, ia kemudian menggiring bola sendirian hingga ke dalam kotak penalti Roma. Meski dikawal oleh seorang bek, dengan tenang Ibrahimovic masih bisa melepaskan sebuah sepakan kaki kiri yang kemudian berbuah menjadi gol.Semenit setelah gol tersebut, Roma memiliki kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan. Cicinho melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih bisa diblok Julio Cesar. Bola rebound kemudian disundul lagi oleh Cicinho, namun masih melambung di atas mistar gawang.Inter kembali melanjutkan dominasinya atas Roma yang tampak rapuh dalam bertahan. Pada menit 54 La Beneamata kembali sukses menggetarkan jala lawannya itu. Sebuah tendangan keras Dejan Stankovic dari luar kotak penalti, memanfaatkan bola muntah [...]



SLOW START ROMA

2008-09-17T12:35:28.986+07:00

Sudah lama nih ga update nih blog, sebetulnya males juga ngupdate disaat Roma kalah, yah itulah permainan.. heu.hue.hue.., jadi pengen ngomentarin Start Buruk Roma nih.. Start buruk dialami roma musim 2008/2009 ini, Diawali dikalahkan Inter di Piala Super Itali, kemudian hasil seri 1-1 pada pekan pertama melawan Napoli di Olimpico, terus berlanjut kekalahan 1-3 atas Palermo di pekan kedua. Dan yang paling terbaru kekalahan menyakitkan 1-2 dari tim debutan Champion asal Rumania CFR Cluj, sungguh kekalahan memalukan di stadion Olimpico. Ada apa Dengan Roma ?Roma memulai musim ini dengan melakukan transfer Arthur (Kiper), Loria (Bek), Riise (Bek Sayap), Menez (Penyerang Sayap), Baptista (Penyerang). Sungguh transfer yang cukup meyakinkan Romanisti, dengan pemain tersebut Roma optimis bisa berbicara banyak di Serie A dan Liga Champion. Tapi apa yang terjadi ? di beberapa pertandingan awal Roma malah mendapatkan hasil yang kurang maksimal bahkan bisa disebut BURUK. Roma seolah kehilangan ritme permainan yang musim kemarin mereka perlihatkan, lini belakang rapuh, lini depan pun masih kurang meyakinkan. Sepertinya Spalleti masih terpaku dengan pola 4-2-3-1 nya, Spalletti tidak mempunyai formasi alternative. Memang sih dengan pemain yang sekarang Roma bisa tambah kuat dengan formasi 4-2-3-1 nya, dengan mendatangkan RIISE di bek sayap kiri, BAPTISTA dan MENEZ di posisi penyerang siapa yang meragukan kekuatan Roma 2008 ?Menurut saya Kelemahan Roma sekarang :(1) Tidak adanya pelapis sepadan untuk Juan dan Mexes, disaat dua bek andalan Roma ini cedera tidak ada pengganti yang pas yang kemampuannya setara dengan mereka. Kita lihat waktu lawan Palermo, Roma mengandalkan duet Loria – Pannuci lalu kalah 1-3 lawan CFR Cluj di champion spaletti menurunkan duet Cassetti – Panucci(/Loria) kalah lagi 1-2, harusnya spalleti berkaca dari kejadian ini. Keputusan Spalletti membuang Andreolli salah bek potensial yang dimiliki Italy adalah salah besar. Selain belum punya pelapis sepadan di posisi bek, Roma juga g punya pelapis sepadan buat Doni (Kiper). Menurut saya Arthur bukan pelapis yang pas. Kualitasnya masih diragukan. Semoga di Transfer Windows januari Spalleti membeli bek potensial satu lagi..(2) Pemain baru Roma belum bisa adaptasi dengan permainan Spalletti, Riise pemain pertama yang bergabung lebih awal permainannya masih labil, Menez masih belum diberi kepercayaan jadi starter. Mungkin hanya Baptista yang cukup lumayan(3) Sudah terbacanya formasi 4-2-3-1 ala spalletti oleh lawan., ditambah level kebugaran pemain roma yang tidak berada dalam kondisi puncak, Roma kehilangan ritme permainan mereka yang sesungguhnya . "Tahun lalu karakter terbaik kami adalah mengalirkan bola dari lini ke lini. Namun, kami terlihat tak bisa melakukannya saat ini dan itulah yang membuat permainan kami tak seimbang," ujarnya seperti dilansir Channel4. Mantan pemain Real Madrid dan AC Milan itu juga menambahkan saat ini level kebugaran timnya sedang tak berada dalam kondisi puncak. Hal ini ia nilai juga memengaruhi permainan mereka di lapangan dinihari tadi."Sejujurnya level kebugaran kami sedang tak bagus dan Cluj mengambil keuntungan dari hal itu. Sangat sulit untuk mengatakan apa masalah kami sesungguhnya saat ini. Saya memilih untuk tetap diam dan bekerja keras," tandasnya."Saya pikir kami memiliki skuad yang cukup tangguh, kami bisa kembali ke jalur yang benar Sabtu ini (di Seri A) dan begitu jugadi Liga Champions.Semoga Spalletti dan tentu semua pemain Roma berkaca pada kesalahan dan kekurangan mereka, kita lihat pekan depan di Olimpico Giornata 3 Roma vs Reggina. SEE and WAIT, GO ROMA..GO.REVIEW PERTANDINGAN ROMA:Serie A 2008/2009 :Giornata I AS ROMA 1 vs NAPOLI 1Gol : Aquilani (29’), Hamsik (55’)Susunan Pemain :Roma : Doni, Cicinho (Menez), Mexes, Juan, Riise (Tonetto), De Rossi, Pizarro, Cassetti, Aq[...]



Pembagian Group Liga Champion 2008/2009

2008-08-30T14:11:31.201+07:00

(image)

Undian fase Group Liga Champion 2008/2009 baru saja dilakukan di Monaco, dari hasil undian tersebut Roma berada di Group A bersama Chelsea, Bordeaux, dan CFR Cluj. Sepertinya Roma bisa melangkah mulus dari Group ini bersama Chelsea. patut ditunggu gmana hasil pertandingan Roma vs Chelsea, secara 2 klub ini klub favoritku ..hehe Roma di Italy, Chelsea di Inggris.

Group yang paling berat menurut saya adalah Group D dan G. Dimana di Group D Lipervool, PSV, Marseille dan Atletico mememiliki kualitas tim yang tidak berbeda jauh, sama engan Group G Arsenal, Port, fenerbache, dan Dynamo Kiev. Sementara itu pesaing Roma di Seri A, Inter Milan bergabung di group yang menurut saya tergolong lemah, tim yang patut di waspadai dari group ini cuma Bremen.


Berikut pembagian grup lengkapnya:

Grup A: Chelsea, AS Roma, Bordeaux, CFR Cluj

Grup B: Inter Milan, Werder Bremen, Panathinaikos, Anorthosis Famagusta

Grup C: Barcelona, Sporting Lisbon, Basel, Shakhtar Donetsk

Grup D: Liverpool, PSV Eindhoven, Marseille, Atletico Madrid

Grup E
: Manchester United, Villarreal, Celtic, Aalborg

Grup F: Lyon, Bayern Munich, Steuau Bucharest, Fiorentina

Grup G: Arsenal, Porto, Fenerbahce, Dynamo Kiev

Grup H: Real Madrid, Juventus, Zenit St Petersburg, Bate Borisov



Benvenuto Jeremy Menez

2008-08-30T13:39:10.387+07:00

(image)

Satu lagi pemain didatangkan Roma menjelang penutupan bursa transfer 1 September 2008, setelah melewati proses negoisasi yang panjang akhirnya Roma berhasil merekrut bintang muda Prancis 'The Next Zidane' Jeremy Menez dari AS Monaco. Untuk mendatangkan pemain berusia 21 tahun ini ke Trigoria Roma harus rela merogoh kocek sekitar 14 Juta Uero.

Dengan kehadiran Menez, Spaletti (saya, dan tentu juga Romanisti yang lain) berharap dapat menambah daya gedor serangan Roma dari sayap. Sepeninggal Guily (PSG) dan Mancini (Inter) Roma belum mendapat pengganti yang pas untuk posisi ini. Menez merupakan pemian sayap yang punya naluri mencetak gol cukup tajam, ini bisa dilhat dari catatan golnya di klub sebelumnya Sochaux (55 main 27 gol) Monaco (54 main 34 gol) benar-benar rekor gol yang fantantis bagi seorang pemain sayap. Dia juga bisa bermain di tiap posisi sayap kanan/kiri bahkan penyerang murni. Sebuah pembelian yang tepat bagi Roma dan tentu saja type pemain yang sangat dibutuhkan oleh seorang spaletti untuk mempertajam formasi 4-2-3-1 nya.


sekali lagi "Benvenuto Menez"

(image)

Berikut Profil lengkap Jeremy menez

Nama Lengkap :Jérémy Menez
Tempat Lahir : Longjumeau, France
Tanggal Lahir : 07 Mei 1987
Usia : 21 tahun
Tinggi : 1.81 m
Posisi : Striker, Penyerang Sayap
Karir Klub : 2003-2006 Sochaux (55-27 gol), 2006-2008 (54-34 gol)

Cuplikan Video Menez.

(object) (embed)



Roma gagal juarai Italian Super Cup 2008

2008-08-29T13:47:36.670+07:00

AS ROMA gagal mempertahankan gelar Piala Super Italy sekaligus gagal mempersembahkan kado manis buat Presiden Sensi yang Wafat minggu sebelumnya.Pada pertandingan Italian Super cup 2008 minggu, 24 Agustus 2008 yang mempertemukan Juara Liga Italy 2007/008 dengan Juara Coppa Italy 2007/2008 Inter vs AS Roma, Roma menyerah 6-5 lewat drama adu penalti setelah bermain 2-2 dalam waktu normal 2x45 menit (plus Extra time 2x15 menit).Dalam Pertandingan yang dimulai dengan mengheningkan cipta itu terlebih dahulu, Inter lebih banyak menguasai pertandingan pada babak pertama. Inter mencetak gol lebih dahulu pada menit ke 18 lewat suley muntari memanfaatkan kemelut didepan gawang Roma. Pada Babak kedua Roma tampil agresif sehingga mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauh Daniel De Rossi pada menit ke 59. Inter mencetak gol kedua lewat pemain pengganti mario balotelli pada menit ke 83 setelah lepas dari jebakan offside Roma. Roma berhasil menyamakan kedudukan lewat Vucinic pada menit ke 90. Pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu, sampai 2×15 menit skor masih 2-2 maka pertandingan harus diakhiri dengan adu pinalti. 6 penendang inter berhasil menjalankan tugasnya, sementara satu yang gagal adalah dejan stankovic. Sementara Roma hanya berhasil melesakkan 5 gol dari 7 penendangnya, sementara 2 penendang yang gagal adalah totti dan juan. Tendangan javier Zanetti menjadi penentu kemenangan Inter atas Roma sekaligus meraih tropi piala super Italia. Pada pertandingan ini pula menjadi debut bagi Totti setelah sekian lama absen karena Cedera, Totti masuk pada menit 85 menggantikan Perotta, tapi sayang debut itu tidak berbuah manis, sebagai eksekutor terakhir pada Adu Penalti Totti gagal menjaringkan bola, jika saja Penalty Totti GOL maka Roma akan meraih Super Italian Cup 2008, tapi sayang dewi fortuna lebih memihak Inter.. Kejadian ini mirip dengan eksekutor John Terry pada waktu Final Piala Champion 2007/2008. waktu itu jika Terry sebagai eksekutor terakhir berhasil menjaringkan bola maka Chelsea menjadi pemenangnya. CIAO ROMA semoga aja ini bukan start musim 2008/2009 yang buruk bagimu (meskipun emang iya awal yang buruk, hiks.hiks), masih ada Liga Italy, Liga Champion, dan Coppa Italy 2008/2009 di depanmu… FORZA ROMA.. HIGHLIGHT SUPER ITALIAN CUP 2008Inter (4-3-3): Julio Cesar 6; Maicon 6.5, Burdisso 6 (44' st Rivas 6), Cambiasso 6, Maxwell 6; Zanetti 6, Stankovic 6, Muntari 7; Figo 6.5 (21' st Balotelli 7.5), Ibrahimovic 6.5, Mancini 5.5 (26' st Jimenez 5.5).Subs: Toldo, Pelè, Cruz, Crespo. All. MourinhoRoma (4-3-2-1): Doni 6; Cassetti 6, Mexes 5.5, Juan 5, Riise 5.5 (33' st Tonetto 6); Aquilani 6 (42' st Okaka 6), De Rossi 6.5, Pizarro 5.5; Perrotta 6 (40' st Totti 6), Baptista 5.5; Vucinic 5.5. Subs: Artur, Loria, Panucci, Brighi. All. SpallettiVIDEO PERTANDINGAN ITALIAN SUPER CUP 2008 INTER MILAN VS AS ROMA[...]



Julio Cesar BAPTISTA

2008-08-28T16:19:36.548+07:00

WELCOME JULIO CESAR BAPTISTA

(image)

Nama : Julio Baptista
Tanggal Lahir : 01/10/1981
Tempat Lahir : São Paulo
Kewarganegaraan : Brazil
Tinggi : 183 Centi Meter
Berat : 80 Kilogram
Posisi : Penyerang
Klub : SaoPaulo (2000-2003), Sevilla (2003-2005), Real Madrid (2005-2008)
Arsenal-pinjam(2006-2007), ASROMA (2008-...)

Baptista resmi bergabung dalam skuad AS Roma pada 14 Agustus 2008. Setelah sempat mengalami masa-masa buruk di Real Madrid dan dipinjamkan ke Arsenal, dirinya bertekad ingin menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Ia berkesempatan melakukan itu jika pelatih Luciano Spalletti memainkan dia dalam duel Piala Super Italia hari Minggu (24/8) malam, saat anak-anak Giallorossi menghadapi Inter Milan.

"Saya dalam kondisi baik dan siap ditugaskan pelatih. Saya ingin menunjukkan kemampuan saya," ujar Baptista dalam wawancara resmi pertamanya sebagai pemain Roma, sebagaimana dikutip dari situs resmi klub tersebut, Jumat (20/8).

Dikatakan Baptista, dirinya merasa senang mendapat sambutan baik di Roma. Ia pun menilai klub ibukota Italia ini punya kualitas tinggi dan memiliki banyak pemain hebat.

"Saya belum memasang target untuk mencetak berapa gol. Tapi saya mengincar banyak hal dan menghindari cedera-cedera," tandas pemain yang pertama kali mencuat saat memperkuat Sevilla itu.

Salah satu incaran Baptista adalah derby melawan Lazio, yang mana tensi pertandingan musuh bebuyutan tersebut selalu tinggi. "Saya ingin sekali mencetak gol ke gawang Lazio, tapi yang penting tim ini bisa menang."

Satu hal dari dirinya yang dipromosikan Baptista adalah karakter permainannya. "Kenapa saya dijuluki The Beast? Itu karena sangat sangat bertenaga dan sulit ditaklukkan -- tapi tidak dalam konotasi negatif," tukasnya.

(object) (embed)



AS ROMA 2008/2009

2008-08-28T14:34:36.710+07:00

(image)

SKUAD
AS ROMA 2008/2009


ALLENATORE :
LUCIANTO SPALETTI

PORTIERI :
32- ALEXANDER DONI
27- JULIO SERGIO
25- GUILHERME ARTUR
12- PIETRO PIPOLO

DIFENSORI
77- MARCO CASSETTI
28- MARCO ANDREOLLI
22- MAX TONETTO
17- JOHN ARNE RIISE
15- SIMONE LORIA
5- PHILIPPE MEXES
4- JUAN DOS SANTOS
3- CICINHO
2- CHRISTIAN PANUCCI

CENTROCAMPISTI
34- VALERIO VIRGA
33- MATTEO BRIGHI
21- EDGAR ALVAREZ
20- SIMONE PERROTTA
16- DANIELE DE ROSSI
11- RODRIGO FERRANTE TADDEI
8- ALBERTO AQUILANI
7- DAVID PIZARRO

ATTACCANTI
10- FRANSESCO TOTTI
9- MIRCO VUCINIC
18- MAURO ESPOSITO
19- JULIO CESAR BAPTISTA
23- VINCENZO MONTELLA
89- OKAKA CHUKA STEFANO