Subscribe: Yellow Life
http://yellow-up-yourlife.blogspot.com/feeds/posts/default
Added By: Feedage Forager Feedage Grade B rated
Language: Indonesian
Tags:
ada  aku  banyak  bisa  dari  dengan  dija  ini  itu  juga  kami  karena  lagi  saja  sudah  tapi  untuk  yang 
Rate this Feed
Rate this feedRate this feedRate this feedRate this feedRate this feed
Rate this feed 1 starRate this feed 2 starRate this feed 3 starRate this feed 4 starRate this feed 5 star

Comments (0)

Feed Details and Statistics Feed Statistics
Preview: Yellow Life

Yellow Life





Updated: 2018-02-16T12:54:21.286+07:00

 



Tulip di Flower Dome Singapore

2017-05-02T13:24:10.084+07:00

Minggu lalu saat ada keperluan di Singapore, alhamdulillaah bisa menyempatkan diri main main ke Flower Dome nya Gardens by The Bay. Sebelumnya sudah pernah kesana sih, cuman kemarin itu bener bener niat ke Flower Dome karena disana sedang ada bunga tulip bermekaran. Tulip??Yessss, Tulip!!!Temanku Lily, yang sudah menetap di Singapore sebelumnya bercerita bahwa ada tulip di Singapore. Tentu saja aku kaget, kok bisa ada tulip di singapore? enak dong gak usah jauh jauh ke Belanda untuk bertemu tulip. Akhirnya aku bikin janji sama Lily untuk pergi bareng kesana. Dan, yup aku langsung terbelalak begitu menyaksikan Tulip. MasyaAllaaah indahnya... betapa Tuhan Maha Pencipta !Flower Dome  adalah salah satu bagian di kompleks Gardens by The Bay yang luas. Seperti namanya, kita bisa memprediksi pasti bentuknya seperti dome - dome pada umumnya. Flower Dome pada dasarnya adalah sebua rumah kaca raksasa, dimana suhu didalamnya bisa diatur sedemikian rupa. Dan untuk pameran tulip yang diadakan mulai 1 april dampai dengan 7 mei ini, suhu di flower dome jauh lebih dingin dibanding suhu di luar dome.Ada banyak sekali macam tulip di dalamnya, warna warni dan beraneka bentuk. Aku pikir tulip ya begitu aja bentuknya, ternyata aku salah besaaaaar!!  ada tulip yang kelopaknya halus, ada tulip yang punya kelopak dengan ujung ujung seperti rambut. Ada tulip yang satu warna, ada tulip yang dua warna. Ada tulip yang berukuran kecil, ada pula yang berukuran besar. Ternyata, tulip juga bisa mekar. Aku kira selamanya tulip akan berupa kuncup. Ternyata tidak, hehehehe..... tulip bisa mekar. semakin lama semakin terbuka kelopaknya, dan lama lama akan menanggalkan kelopaknya satu demi satu baru setelah itu layu. dan ternyata yang terakhir... Hehehhee....Tulip itu harum !!!!aku suka harumnya, lembut sekali. Tidak menyengat. wanginya berbeda beda antara satu tulip yang satu dengan yang lain.Aku kira pengunjung Flower Dome saat itu pasti kampungan semua. Hehhee... maksudnya, semoga yang kampungan gak cuman aku seorang. Karena beberapa kali aku menyaksikan petugas flower dome yang berjaga jaga di setiap sudut harus memperingatkan beberapa pengunjung yang pingin pegang pegang bunga tulip.Pingin ketawa, coba ada tulip di Indonesia yaa...bertahan berapa lama? ingat fenomena banyaknya kebun bunga yang rusak gara gara selfie pengunjung yang tak tahu diri kan....alhamdulillah satu impian sudah tercapai, berjumpa tulip.semoga Allah segera mengabulkan impian impian yang lain. aaamiiinn[...]



Menikmati Opium di Anatolia

2015-10-26T14:28:00.046+07:00

Ada yang mengenali bunga merah yang cantik itu?  Namanya Bunga Poppy. Bunga Poppy ini selain cantik, ternyata juga menyimpan kehebatan lain, yaitu membunuh ribuan orang, menyiksa manusia dengan candu, atau bahkan menyebabkan perang. Semua itu karena Bunga Poppy memiliki tangkai yang mengandung getah, getah ini disebut cannabis. Nah, cannabis ini setelah diproduksi akan menghasilkan banyak sekali turunan jenia narkoba, hasil yang paling gampang adalah opium.  Bahkan nama opium jauh lebih terkenal dibanding bung poppy sendiri. Kita pasti lebih akrab dengan kata kata ladang opium, atau biji opium dibanding dengan bunga poppy itu sendiri.Nah, aku punya sedikit cerita ketika sempat ke Turki beberapa tahun yang lalu. Ketika itu kami melewati kota kecil bernama Anatolia. Jalanan yang lebar, kanan kiri adalah perkebunan, kebanyakan adalah perkebunan delima, rumah rumah yang jarang dan suasana yang sepi. Kami berhenti di sebuah restoran sederhana untuk sekedar melepas lelah setelah menempuh separo perjalanan panjang. Di bagian teras restoran, ada meja panjang. Di atasnya ada tiga mangkuk berlainan ukuran. Mangkuk pertama berukuran besar, berisi sesuatu berwarna putih, seperti whipped cream. Mangkuk kedua, berbentuk bulat besar, berisi madu, dan mangkuk terakhir berbentuk bulat kecil, berisi biji-biji seperti pasir. Mengingatkanku pada pasir merica, pasir di pantai-pantai lombok. Kemudian seorang lelaki keluar dari arah dapur restoran, dia membawa susunan piring-piring kecil dan banyak sekali garpu di atasnya. Ditatanya piring dan garpu itu di meja tadi. kami masih bertanya tanya, hidangan apa itu sebenarnya. Guide ku lalu tersenyum, dan siap menjelaskan. Sesuatu seperti whipped cream tadi adalah yogurt khas anatolia, rasanya plain/hambar, terbuat dari susu, dan sama sekali tidak masam. Sementara yang kedua, memang benar itu madu. Yang terakhir, bikin aku terkejut, itu adalah biji opium. What?? opium?? opium yang narkoba itu??Yup, opium yang itu. Masyarakat anatolia ternyata banyak sekali yang bekerja sebagai petani opium, mereka punya ladang-ladang opium. Dan semuanya sudah terdaftar di pemerintahan setempat, juga sudah bekerja sama dengan pabrik pabrik farmasi secara legal. Hasil dari tanaman opium tadi langsung disetorkan ke pabrik farmasi, yang akan mengolahnya untuk dijadikan obat-obatan. Namun tentu saja, petani tetap punya celah menjual hasil dari ladang opium nya ke tempat yang lain, selain ke pabrik farmasi tadi. Misalnya biji opium yang kering banyak di jual di toko-toko souvenir di Anatolia, biji biji seperti pasir tadi juga bahkan menjadi "snack" yang sangat digemari di sana. Di sebelah restoran tempat kami singgah, ada toko kecil yang menjual souvenir khas anatolia, khas turki. Tapi yang paling menarik bagi kami, tentu saja biji opium. Dijual secara bebas, dan sudah dikemas dalam plastik plastik transparan, ada kemasan kecil, ada pula kemasan besar. Ingin sekali beli biji opium itu, siapa tau bisa ditanam di rumah nanti? Hahahahaatau setidaknya jadi oleh oleh buat keluarga dan teman teman. Membawa oleh oleh berupa biji opium, membayangkannya saja aku sudah merasa sangat keren. Hahahahhaa.....Balik lagi ke meja hidangan di teras restoran sederhana tadi, ternyata ketiga macam bahan itu adalah untuk dimakan. Hehehhee....tentu saja dimakan, dimasukkan ke dalam mulut lalu dinikmati. Aku masih seakan tak percaya. Opium? aku memakan biji opium? Opium seperti yang selama ini kutonton di film-film?? heheheheSi pemilik restoran mengambil dua sendok besar yogurt, meletakkannya di piring kecil. Lalu diatasnya diberi sesendok madu. Kemudian ia memberi taburan biji opium di atasnya. Dia tidak memberi kami sendok, melainkan garpu. Sedikit bingung, bagaimana cara menikmatinya. Guideku bilang, langsung saja dimakan. Bisa dicampur, diaduk sampai rata baru dimakan, atau tanpa diaduk. Makan saja sesuai selera. Aku tidak suka susu, juga yogurt. Tapi ketika mencicipi hidangan opium ini, aku menyukainya. Sangat menyukainya. Hahahaha jangan jangan aku sudah kecanduan opium ya??Mu[...]



Aloha

2015-08-31T16:01:11.443+07:00




baru selesai nonton Aloha. dan aku jatuh cinta (lagi) sama si Bradley Cooper ini...
ending yang bagus, terharu saat adegan "telepati" alias tanpa ngomong.
hiks.... love you Bradley Cooper !






Lombok Beaches

2015-08-21T17:18:27.713+07:00

Tanjung Aantanjung aantanjung aantanjung aan(lupa nama pantainya)Gili TrawanganGili Trawangantanjung aan#pinginkelomboklagi#pantaikerenbersih[...]



decholicious cheese cake

2015-08-06T17:58:02.764+07:00

Pakde Cholik sebentar lagi berulang tahun. Dan kali ini beliau "meminta" sepotong kue untuk memeriahkan ulang tahunnya. Hhhm... aku pikir, kue nya harus sangat special. Bisa saja hanya sepotong kue kecil, tapi wajib hukumnya mengandung keajaiban yang bisa membuat penikmatnya tak mampu berkata kata karena kelezatannya, juga cukup membuat kokinya tersenyum karena mudah membuatnya.... atau bisa juga membuat pembaca resepnya langsung terbelalak tak percaya? hehehehe... aku menulis terbelit belit dan membingungkan ya?Baiklah, setelah membuka-buka koleksi resep cake, lalu browsing sana sini, hinggaplah aku pada sebuah akun youtube Ochikeron yang membagikan cara menyulap cheese cake secara ajaib hanya dengan 3 bahan saja !Ya, cukup 3 bahan saja, gak perlu ribet, gak perlu bongkar-bongkar lemari untuk mengumpulkan banyak macam bahan kue. Awalnya aku juga gak percaya, ini pasti kerjaan jin... ini pasti pake edit sana sini..... ini pasti ada yang gak bener. Mana mungkin 3 bahan saja bisa bikin cheese cake? Biasanya cheese cake itu bahannya banyak, cara bikinnya ribet, harus ini harus itu...Ternyata cheese cake yang ini benar-benar ajaib, Saudara-saudara !!!!Cara membuatnya juga sangat mudah. Perhatikan benar benar, dan lakukan sesuai petunjuk .** Pisahkan putih telur dan kuningnya. Simpan putih telurnya di kulkas.** Panaskan oven 170 derajat celcius.** Lelehkan coklat putih dengan cara di tim. Hati hati ya, jangan sampai coklat putihnya kemasukan air.** Sementara itu, ambil putih telur yang disimpan di kulkas tadi, lalu kocok menggunakan mixer sampai kaku. Sisihkan.** Siapkan loyang, lapisi dengan kertas roti/kertas minyak. Sebaiknya kertasnya tadi diolesi minyak/mentega terlebih dahulu, agar mudah melepaskannya nanti.** Setelah coklat putihnya sudah leleh dengan sempurna, angkat dari kompor. Masukkan cream cheese, aduk hingga rata. Kemudian masukkan kuning telur satu persatu, aduk lagi hingga tercampur sempurna.** Masukkan 1/3 putih telur, aduk hingga rata. Masukkan lagi 1/2 nya, lalu aduk, dan lakukan hal yang sama hingga semuanya tercampur rata.** Tuang adonan ke loyang.** Masukkan loyang tadi ke dalam oven, dan beri air panas secukupkan di sekitar loyang.** Panggang dalam suhu 170 derajat celcius selama 15 menit pakai panas atas bawah** Panggang dalam suhu 150 derajat celcius selama 15 menit pakai panas bawah saja** Diamkan di dalam oven yang sudah mati, hingga panasnya habis.Dan hasilnya adalah cheese cake yang sangat ajaib! Beberapa orang yang sudah menikmatinya memberi komentar sangat sangat sangat positif, hehehee... alhamdulillah yaaa.Penasaran banget kan dengan kue ajaib ini, mari mari silahkan berguru langsung pada masternya di Three Ingredients Souffle Cheesecake. Oh ya, resep yang disini, sudah aku modifikasi sedikit ya...Karena membuat cheese cake ajaib ini niat awalnya adalah special buat Pakde Cholik, maka dengan semena-mena aku pun menyisipkan nama pakde cholik ke dalam judul kue ajaib ini, hehehehe.... dan namanya adalah Decholicious Cheese Cake. Keren kan namanya?Pasti Pakde Cholik yang baca postingan ini bilang  "Lebih keren lagi kalo saya bisa mencicipinya"Jangan khawatir Pakde, untuk mengantisipasinya saya langsung meluncur ke rumah Pakde begitu kue ini selesai dibuat, saya juga ingin mengirimkan kue yang fresh from the oven. Alhamdulillah siang tadi saya berhasil memaksa Pakde Cholik untuk mengantar piknik di tepi sungai Brantas. Saya membawa bekal sederhana dari rumah, beberapa bungkus rujak cingur (semoga Pakde suka ya... ), lalu Pakde membawa kami ke tempat yang sangat strategis di tepi sungai.Dija yang turut serta piknik di siang bolong itu kegirangan melihat sawah padi yang sudah masuk masa panen, ladang jagung yang luas, dan pastinya sungai brantas yang besaaaaar. Apalagi setelah selesai makan siang di tepi sungai, kami naik perahu menyeberangi sungai. Dija tak henti hentinya bernyanyi di atas perahu.Piknik yang sederhana dan cukup singkat, tapi terasa sangat menyenangkan. Terima kasih sek[...]



Today

2015-06-11T09:11:44.546+07:00



remembering today.
jombang 10 juni 2015.



Watch Her Sleeping

2015-05-01T15:18:50.822+07:00

Sometimes late at night
I lie awake and watch her sleeping
She's lost in peaceful dreams
So I turn out the lights and lay there in the dark
And the thought crosses my mind
If I never wake up in the morning
Would she ever doubt the way I feel
About her in my heart


(if tomorrow never comes  ~  Ronan Keating)




Sering kali ketika bangun tengah malam, aku berlama lama menikmati pemandangan ia yang sedang tidur. Entah bagaimana, pemandangan yang ini membuatku sangat tenang.



Alhamdulillah... Sudah Selesai...

2015-03-30T10:43:24.572+07:00

Sempat bingung, waktu kemaren bikin syukuran 5 tahun Dija di blog. Antara iya atau tidak. Iya nya karena tahun kemaren udah gak bikin syukuran di blog. Tidaknya karena aku lagi repot sekali. Pegawai toko masih baru-baru semua dan belom bisa "dilepas", sementara itu aku yakin syukuran ulang tahun Dija di sekolah juga pastinya akan menyita banyak perhatian dan tenaga. Tapi akhirnya tetep aku adain syukuran di blog, pingin berbagi sama teman teman blog.Tapi kemudian... adaaa aja hal hal yang semakin menambah repotnya suasana, heheehehe... mulai nenekku yang sakit dan harus beberapa waktu di ICU, sementara itu Ibuku juga harus mengadakan perjalanan yang sangat jauh. Tidak itu saja, ketika rapat orang tua di sekolah Dija, Gurunya Dija kasih tahu kalo Dija mendapatkan peran utama di sebuah drama pada lomba main peran antar kelas. Beliau memintaku menyiapkan kostum yang sesuai dengan perannya. Setelah cari cari kostum dan minta tolong teman teman, aku dapat juga kostumnya. Tapi kurang sesuai dengan perannya. Jadi aku memutuskan untuk bikin kostum sendiri. Hehehhee... kalo dipikir pikir... emang aku sendiri ya yang bikin ribet.Ya sudah lah, balik lagi ke syukurannya Dija yang seminggu lalu sudah selesai digelar, dari awal aku berharap tidak banyak peserta, hehehehe. Bukan apa apa, tapi kalo terlalu banyak, bingung banget menentukan pemenangnya. Dan seperti perkiraanku, karena aku gak sempat promosi giveaway kali ini, jadi alhamdulillah pesertanya hanya sedikit. Karena sedikit itulah, aku memutuskan untuk memberikan hadiah kepada semua peserta. Berikut ini adalah daftar peserta secara acak beserta hadiahnya :40x40 Bantal Kecil1. Mugniar http://mugniar.blogdetik.com/2015/03/22/5-gaya-pusing-pala-ala-dija/2. Ajenghttp://nguleg-dot-net.blogspot.com/2015/03/princess-dija-5-hal-yang-membuatmu.html3. Bunda Fitri 3 Boyshttp://fitri2boys2.blogspot.com/2015/03/syukuran-5-tahun.html4. Sandra Buana Sarihttp://mykidneybean.blogspot.com/2015/03/a-princess-who-called-dija.html5. Pakde Cholikhttp://blogflamboyan.com/giveaway/5-persamaan-antara-dija-dan-sayaMini Tote Bags1.  Thia Bunda Vaniahttp://bundavania.blogspot.com/2015/03/dijas-special-five.html2. Husna Risalahhttp://risalahhusna.blogspot.com/2015/03/assalamualaikum-hi-dija.html3. MamaMiahttp://story-of-mamamia.blogspot.com/2015/03/princess-dija-is-turning-5.html4. Rina Bunda Kanayahttp://episodekanaya.blogspot.com/2015/03/5-hal-tentang-blog-dija.html5. Kaniahttp://catatantentangbuahhati.blogspot.com/2015/03/5-hal-menarik-di-blog-princess-dija.html6. Lidyahttp://www.fitrian.net/2015/03/serba-5-di-syukuran-5-tahun-dija.html7. Sarahhttp://nurlailazahra.blogspot.com/2015/03/5-point-tentang-blog-dija.html8. Reni Judhantohttp://another-reni.blogspot.com/2015/03/menjelang-5-tahun.html9. Jiah Al Jafarahttp://jiahjava.blogspot.com/2015/03/priscess-dija-di-yellow-life.htmlMaish ada satu sumbangan hadiah kecil lagi dari Pak Zach Flazz. Nanti akan diundi lagi siapa yang beruntung mendapatkannya. Aku tidak akan memberitahukannya disini dulu, mungkin lebih baik jadi surprise aja ya siapa yang nanti dapat kiriman hadiah tambahan itu. Terima kasih sekali lagi buat para peserta yang sudah membuat review blog Dija. Alhamdulillah sudah 5 tahun, semoga Dija dan blog nya akan panjang umur dan punya umur yang bermanfaat buat banyak orang. Kepada semua peserta, mohon mengirimkan alamat dan nomor ponsel yang bisa dihubungi melalui email  yellowupyourlife@gmail.com[...]



Syukuran 5 Tahun Dija

2015-03-09T11:38:07.583+07:00

Assalamualaikum....

Tak terasa, time flies so fast. Sebentar lagi Dija ulang tahun yang ke 5. Artinya, blog Little Dija juga sudah  hampir 5 tahun, sama kayak Dija. Untuk mensyukuri semua hal selama 5 tahun ini, Kami mau bikin syukuran sederhana, supaya bisa berbagi kebahagiaan sama teman teman blogger yang selama 5 tahun ikut memperhatikan perkembangan Dija.   Sudah tersedia 5  mini tote bags yang lucu untuk dibagikan :



Lalu ada juga 5 bantal lucu yang masih dalam proses pembuatan, (masih dijahit)  lihat contohnya satu aja ya, seperti ini nih bantalnya :


Jadi totalnya ada 10 hadiah yang siap dibagikan untuk syukuran Dija kali ini.


Bagaimana cara dapetinnya ?

Gampang kok. Cukup bikin postingan di blog masing masing berisi review blog Dija yang hampir berusia 5 tahun ini, dengan 5 point yang kreatif.

Review sederhana saja, tidak perlu terlalu panjang atau terlalu formal. Temukan 5 hal yang bisa dijadikan tema postingan, misalnya hal yang disukai dari blog Dija, 5 hal yang kurang atau belum ada di blog Dija selama ini, 5 cerita Dija, apapun bisa dibahas dalam review sederhana.

Lalu posting di blog masing masing. Waktunya mulai 4 Maret 2015 sampai tanggal 23 Maret 2015 pukul 17.00 WIB. Daftarkan Nama dan URL postingan review di kolom komentar postingan ini.
Semua blogger boleh ikutan, asalkan punya alamat pengiriman hadiah di Indonesia. Pengumuman pemenang insyaAllah seminggu setelahnya. Akan ada 10 pemenang paling kreatif yang akan dipilih oleh Dija dan Tante Elsa.

Syarat lainnya... hhm, apa yaa? Gak ada deh, itu aja sudah cukup. Review ringannya bisa dibikin mulai sekarang lho... Selamat posting ....





5 Mini Tote Bags

2015-02-24T11:22:57.750+07:00

Akhir akhir ini kurasa aku sangat (sok) sibuk. Berawal dari resign nya dua pegawaiku karena alasan menikah, lalu untuk beberapa waktu tidak ada pengganti, sehingga aku harus benar-benar standby di toko dari awal sampai akhir. Sekarang Alhamdulillah sudah ada pegawai baru, (semoga saja dia betah bekerja denganku, dan aku juga betah bekerja dengannya).... tapi yaaa, begitu.... harus memulai lagi dari awal, mengajarinya ini itu. Butuh waktu untuk beradaptasi. Jadi sementara ini, aku belum bisa santai santai blogwalking, belum bisa santai santai keluyuran. Apalagi momentnya pas banget, sebentar lagi ulang tahunnya Dija. Mau berbagi kebahagiaan di sekolah, seperti tahun sebelumnya. Jika tahun lalu aku bikinin souvenir mug untuk teman sekelasnya, yang sebulan atau dua bulan kemudian dicontek sama temannya Dija, heheehe..... sedikit kecewa sih ketika ide kita dijiplak habis habisan oleh orang lain. Berawal dari situ, sudah sekitar 4 bulan yang lalu aku mikir, mau berbagi apa di sekolah nanti untuk syukuran hari lahir Dija yang ke lima ini. Akhirnya aku putuskan untuk membuatkan totebag berukuran mini yang sederhana tapi dengan banyak pilihan motif. Sengaja menjahit sendiri, dengan harapan kali ini idenya gak mungkin dijiplak lagi, hehehehe.... kalopun dijiplak, pastinya lebih bagus lagi ya, baik dari bahan, jahitan dan lain sebagainya.dan karena teman sekelas Dija cuma 10 anak, maka membuatkan sekitar 15 totebag mini aku rasa masih bisa dihandle sendiri lah. Dan sejak sebulan yang lalu, aku sudah mulai mencicil mini tote bag ini.  Karena kali ini temanya adalah angka 5, maka aku bikin 5 motif tote bag yang (semoga) bisa disukai anak anak.Mini tote bag ini rencananya sebagai goodie bag syukuran ulang tahun Dija. Tas nya sudah selesai. Isinya yang belum selesai dipikirkan. Pinginnya sih bikinin paket bento yang lucu buat anak anak. Terlalu tidak mungkin untuk membuat bento sendiri, karena (1) aku gak bisa masak dan (2) aku tidak bisa mengatur waktu dengan baik. Jadi sementara ini aku masih hunting dimana bisa pesan bento, secara Jombang adalah kota kecil yang kayaknya belum ada jasa catering yang menerima pesanan bento. Harus putar otak nih, apakah tetap mau isi bento atau isi snack lainnya. Kalo ada saran dan usul yang keren, tolong share yaa....Btw, ada yang berminat dapetin mini tote bag ini juga?[...]



IRI

2015-01-30T09:00:02.751+07:00



cuma sedang ingin berdoa. semoga kita semua dijauhkan dari rasa iri dan dengki pada orang lain, dan semoga orang orang di sekitar kita juga dilindungi dari hal yang sama, termasuk semoga mereka berhenti merasa iri dan dengki pada kira.

ingat pepatah jawa, urip iku mung sawang sinawang, hidup itu hanya saling memandang. Bagaimana kita memandang rumput tetangga yang selalu tampak lebih hijau, memandang hidup manusia lain lebih baik daripada kita, hanya menilai, menimbang dan membayangkan saja. Kita tak pernah bisa tahu apa sesungguhnya yang ada di balik rumput hijau tetangga tadi. 






its kinda (not really a) DILEMMA

2014-12-22T11:28:10.917+07:00

Hari ini aku bikin satu judul baru di blognya Dija. Judulnya adalah Today I'm Wearing.  Ide awalnya adalah saat melihat begitu banyak foto Dija yang asal foto aja gitu, tanpa konsep, tanpa ada peristiwa yang melatar belakanginya. Foto foto asal jepret itu menumpuk begitu saja, karena mau dimasukin blog, tapi kok gak mengandung "cerita". Kemudian aku melihat beberapa waktu belakangan ini lagi ngetrend istilah OOTD alias Outfit Of The Day. Aksi OOTD ini gencar dilakukan oleh fashion fashion blogger yang stylish dan pastinya keren. Caranya cukup simpel, hanya mengapload foto seluruh badan untuk menampilkan secara lengkap busana apa yang dipakainya hari itu. Cara main berikutnya adalah dengan memberikan keterangan lengkap, brand brand apa aja yang dipakai from head to toe, dari atas sampai ke bawah. Misalnya, baju atasan merk apa, baju bawahan merk apa, tas merk apa, asesoris merk apa aja, dan lain sebagainya.OOTD yang dilakukan banyak fashion blogger terkenal akhirnya mendapatkan respon dari brand brand tertentu. Karena pada akhirnya brand-brand ternama melihat OOTD para fashion blogger itu merupakan sarana promosi yang paling efektif. Yang terjadi kemudian adalah, pemilik brand fashion akan mengirimkan secara gratis barang barang terbaru mereka ke fashion blogger yang dirasa pantas untuk mempromosikannya. Sang fashion blogger pun dengan senang hati akan memamerkan barang baru itu dalam aksi OOTD nya. Semacam simbiosis mutualisme ya...Fashion blogger yang sudah punya nama bahkan bisa menjadikan "simbiosis" itu tadi menjadi profesi tetapnya. Seperti fashion blogger yang selalu aku kagumi foto fotonya, si Alyx dari Perancis. Coba kunjungi blognya di Cherry Blossom Girl.  Foto fotonya menakjupkan. Gaun gaun dan segala pernak pernik yang dipakainya selalu tampak luar biasa indah. Everything looks good on her. Dia bahkan berkeliling dunia mengunjungi banyak negara, yaaa dari undangan brand brand ternama. Mereka mengundang si Alix ini dengan tujuan agar Alix nanti menuliskannya di blog, sebagai promosi. Hebat kan? aku ngefans banget sama blognya si Alix ini.Nah, dari situ... muncul ide, kenapa gak jadikan foto foto Dija yang menumpuk tak berkonsep tadi menjadi semacam OOTD?Tahu majalan VOUGE kan? Majalah fashion vouge (versi inggris) yang bisa dikatakan seperti kiblat fashion dunia ini bahkan punya segmen khusus OOTD para model ternama. Segmen itu diberi judul Today I'm Wearing.Mencontek istilah yang dipakai oleh situs VOGUE.UK, maka jadilah postingan Today I'm Wearing ala Dija. Hehehhee.....  Harapanku membuat OOTD versi Dija ini, selain memanfaatkan foto foto yang terbengkalai tadi, juga pingin bisa mengambil foto Dija sebaik foto foto milik Alix yang cantik itu. Tentu saja levelnya Dija masih jauuuuuh dibanding Alix, seujung kuku pun belom bisa menyamainya. Tapi, meski begitu semoga segmen OOTD di blog Dija ini membuatku bersemangat ngeblog lagi, bersemangat belajar foto foto Dija lagi.Today I'm Wearing versi Dija, sekali lagi memang pada dasarnya OOTD. Seperti yang aku jelaskan di atas, bahwa cara mainnya selain mengupload foto busana yang dipakai hari itu, juga menyebutkan merk-merk yang dipakai. Sebenarnya tidak harus branded. Diana Rika Sari dulu bahkan sering menyebutkan bahwa busana yang dipakainya adalah warisan sang nenek, tas yang dikenakan adalah warisan ibunya, atau rok yang cantik ternyata dia jahit sendiri. Intinya hanya menyebutkan, tak masalah itu barang branded atau tidak.Yang menjadi masalah adalah.... ketika ada orang yang melihat segala sesuatu dari kacamata negatif. Ada kalanya kita bermaksud baik, tapi orang lain menilainya buruk. Pernah mengalaminya juga kan?Aku sih berdoa, pinginnya OOTD versi Dija nantinya tidak direspon negatif. Hmmm... gimana jelasinnya ya.... sebenarnya yang kumaksud adalah[...]



Kopdar dengan Ibu Ibu Cantik

2014-11-21T17:02:57.903+07:00

Kopdar 1  [Nchie Hanie]Lokasi : BandungTerjadi Bulan Mei yang lalu, aku sampai sudah lupa tanggalnya, karena sudah terlalu lama.  Waktu itu, aku dan Ibu menghadiri pernikahan saudara di Bandung. Seminggu sebelumnya aku sudah berusaha mengontak Teh Nchie, memohon untuk bertemu beliau, karena aku ngefans banget, hehehehhee.....Alhamdulillah  Teteh Nchie Hanie yang sangat sangat cantik dan baik hati bersedia menghampiriku di hotel sepulang kerja. Mungkin hanya 10 menit, tapi senang sekali bisa bertemu dengan Mama Olive yang baik ini. Beliau bahkan menghadiahiku selembar kaos hitam seperti yang dipakainya di foto ini, bertuliskan "SUMPAH AKU INI BLOGGER". Wow, siapa yang tak gembira? Hehehhe, terima kasih banyak ya Mama Olive yang sudah sangat baik mau menyambutku di bandung, meskipun hanya 10 menit.Kopdar 2  [Mbak Nia Alqoernia dan Mbak Thia Bunda Vania]Lokasi : JakartaTerjadi di awal Juni 2014. Ritualku ke Jakarta minimal sekali setahun mewajibkanku blusukan ke TanahAbang. Berhubung Mama Duo Ina juga saban hari melakukan hal yang sama, yaitu blusukan di Tanah Abang, maka mudah sekali bertemu dengan owner kios 108 ini. Sebenarnya kami sudah pernah bertemu tahun sebelumnya. Tak ada salahnya bertemu lagi, ya kan? Silaturahim kan bisa memperpanjang umur, hehehehe...Mbak Nia ini ceria sekali orangnya, banyak bercerita dan tidak pelit berbagi ilmu. Di foodcourt Tenabang kami ngerumpi sampai tertawa terbahak bahak, hehehehe...seperti teman lama yang ratusan tahun tak pernah bersua. (lebay dot com).  Aku punya banyak waktu saat itu, jadi kami menghabiskan waktu sambil makan makan, juga sambil menunggu kedatangan Mbak Thia yang ingin bergabung dalam kopdar mini ini. Mbak Thia ternyata lumayan sibuk waktu itu, mengurusi pengambilan rapor di sekolahnya Vania, putri cantiknya. Tapi demi kopdar, Mbak Thia yang buta daerah Tanah Abang dan sama sekali belum pernah menginjakkan pasar tekstil terbesar se asia tenggara itu nekat membelah kemacetan jakarta demi bertemu kami berdua. Lama kami menunggu, hingga akhirnya Mbak Thia sampai juga setelah melalui perjuangan yang melelahkan. Terharu juga dengan perjuangan Mbak Thia nih...Terima kasih ya Mbak Thia....Terima kasih lagi buat buku-bukunya untuk Dija.ssstt... Mbak Thia ternyata menyenangkan sekali lho, dan cantiiiik banget!!! Kopdar 3  [Mbak Entik]Lokasi : YogyakartaBerawal dari komentar Mbak Entik di postinganku tentang yogyakarta, Mbak Entik ngajak ketemuan jika aku ke yogyakarta lagi. Kebetulan sekali, ketika aku membaca komentarnya Mbak Entik itu, aku memang berencana hendak ke Yogya dua hari kemudian. Sejak itulah kami intens janjian via whatsapp. Akhirnya disepakati, kami akan bertemu di CondongCatur Yogyakarta.Sabtu 15 November yang lalu, sejak pagi aku sudah meluncur ke Borobudur, mengantarkan Dija dan kakaknya berlibur. Jadwal hari itu lumayan padat, karena setelah borobudur, kami melanjutkan ke Prambanan. Setelah itu, ada 4 tempat lagi yang ingin didatangi, salah satunya adalah rumah ayahandanya Mbak Entik di CondongCatur. bagi penduduk Yogyakarta, condongcatur mungkin wajar-wajar saja ya, tapi bagiku, Condongcatur itu layaknya labirin tak berakhir. Jalan-jalan kecil, gang-gang yang saling bersilangan satu sama lain, membuatku bingung! Untungnya di kami diantar oleh sepupunya Ibuku, yang mengenal betul daerah itu. Dan Mbak Entik yang khawatir kami tersesat, bersedia menunggu di pinggir jalan sambil kehujanan, untuk memastikan kami berhenti di lokasi yang tepat. Duuuh, hebat banget nih Mbak Entik....Alhamdulillah akhirnya kami bertemu malam itu, meskipun cuma 5 menit aja, hehehehee yang penting sempat foto bersama. Aku yang datang beserta rombongan besar jadi  gak enak karena bikin penuh rumahnya Mbak Entik. B[...]



Cuci Mata di Grand Bazaar

2014-10-23T08:29:46.530+07:00

Grand Bazaar. Inilah tempat yang dituju jika kita ingin belanja oleh oleh khas turki. Grand Bazaar merupakan pasar tradisional yang didirikan pada tahun 1461, termasuk salah satu pasar terbesar dan tertua di dunia. Jangan bayangkan Grand Bazaar dengan pasar tradisional di Indonesia ya... karena Grand Bazaar di Istambul ini adalah pasar yang tertutup, indoor, dengan arsitektur yang menakjupkan. Dikatakan salah satu tertua di dunia, pasti tak diragukan lagi, karena sudah berumur lebih dari 500 tahun ! Dan dikatakan sebagai salah satu yang terbesar di dunia, juga sudah pasti. Karena di dalamnya ada lebih dari 3000 toko. Pengunjung perhari rata rata mencapai 300.000 hingga 400.000 manusia.Grand Bazaar itu luas sekali, tentu saja ada banyak pintu masuk menuju Grand Bazaar. Dan ada jaauuuuhhh lebih banyak lorong lorong yang saling bersimpangan di dalamnya. Cukup membingungkan, dan siap siap tersesat, hahahaha.... Karena perlu waktu seharian jika ingin mengelilingi seluruh Grand Bazaar, sementara aku tidak punya banyak waktu saat itu, maka aku cuma menyusuri tak lebih dari 10 lorong. Sebenarnya, itu juga karena aku takut tersesat, heheheheBangunan yang berusia lebih dari 500 tahun ini tetap kokoh berdiri, menaungi ratusan ribu pengunjung tiap harinya. Dan yang paling kusuka adalah langit langitnya yang memakai warna dasar kuning. Ornamen bunga bunga menghiasai setiap sudut, hampir mirip dengan ornamen bunga bunga yang kulihat di Blue Mosque.  Dan satu lagi yang membuatku takjub, seluruh lantai di dalam Grand Bazaar menggunakan batu marmer. Semuanya ada di Grand Bazaar. Seluruh kerajinan khas turki bisa ditemukan di sini. Kerajinan tembikar, kerajinan perhiasan emas, permadani handmade, kain kain tenun yang sudah di sulap jadi tas, dompet, peci atau sarung bantal. Aneka bumbu, macam macam teh, manisan dan lain sebagainya. Makanan khas turki juga banyak sekali. Tapi jangan harap menemukan barang barang bermerk disini ya, karena ini adalah pasar tradisional yang khusus menjual hasil karya rakyat turki.Jadi mari mari... ikut aku cuci mata di Grand Bazaar...Bagaimana?Jalan jalan ke pasar seperti ini jelas membutuhkan iman yang kuat ya. Karena kalo gak kuat, bisa bisa kalap, pingin beli semuanya. Ingat ingat, sesuaikan dengan kondisi kantong atau dompet, selama dompetnya masih sehat dan gemuk, boleh boleh aja belanja banyak, tapi kalo dompetnya mulai kurus kering dan layu...sebaiknya puasa dulu, hehehehe...Oh ya, ada satu pengalaman yang aku pikir bisa dishare di sini. Waktu pulang dari Grand Bazaar, ada teman seperjalanan yang mengeluhkan tentang satu atau dua penjual di sana yang dinilainya  kurang sopan. Dia tidak menjelaskan bagaimana bentuk ketidaksopanan itu, tapi yang pasti dia merasa dilecehkan sebagai perempuan. Aku sih menganggapnya, mungkin dia digodain sedikit, atau tak sengaja dipegang atau gimana, yang jelas teman perempuanku itu tidak senang. Aku memang tidak tahu kejadiannya, karena sewaktu di dalam sana kami berpisah, aku dan ibuku belanja sendiri, dia juga belanja sendiri bersama temannya. Nah, dari pengalamanku belanja di Grand Bazaar, cuci mata ke banyak sekali toko, tawar menawar dengan lebih dari 20 penjual, tak seorang pun penjual yang semuanya adalah lelaki itu melecehkanku. Tak seorangpun! Mereka semua memperlakukan kami secara sopan dan baik, mereka hormat dan kami saling menghargai.Setelah kupikir pikir lagi, apa yang membuat temanku tadi mengalami kejadian yang tidak mengenakkan, ternyata itu bisa jadi karena temanku memakai pakaian yang "menurutku" kurang sopan. Aku tidak akan menjelaskan bagaimana pakaiannya, karena kita semua punya standar yang berbeda tentang bagaimana pakaian bisa dikatakan sopan dan tidak sopan. Tapi itu menurutku ya... [...]



My Powerpuff Girls

2014-10-17T15:21:09.660+07:00

Aku sedang menikmati Jogja saat itu, bersama sahabatku Dewi, saat aku merasa ada yang janggal di dadaku sebelah kiri. Tiga benjolan tak lebih besar dari telur puyuh, rasanya cukup nyeri. Tentu saja aku panik, jangan jangan ini tumor payudara? Jangan jangan ini kanker payudara? Duuuh, membayangkannya saja sudah sangat menakutkan.Tentu saja Dewi, sahabatku sejak SMA ini langsung sadar ada yang tidak beres ketika melihat air mukaku berubah. Tapi aku tidak bercerita, karena kami masih punya satu hari lagi di Jogja. Its vacation time, jadi harus benar benar dinikmati meskipun ada sesuatu yang membuatnya terasa kurang nyaman, tapi  malamnya kami masih sempat nonton di Plaza Ambarukmo. Liburan hari itu terasa sangat menyenangkan dan Alhamdulillah kami menikmati Saturday Night in Yogyakarta yang sungguh indah. Sampai akhirnya ketika menjelang pulang ke Jawa Timur, di stasiun sambil menunggu kereta, aku pun menceritakan kegelisahanku. Tentu saja Dewi membesarkan hatiku, mengatakan hal hal klise yang meskipun aku tahu itu klise, tapi somehow cukup menenangkanku. "Semua akan baik baik saja..." Bersama Dewi, nonton di Ambarukmo Plaza YogyakartaAku ingat betul, sepanjang perjalanan di kereta, kami sibuk mencari informasi tentang kanker payudara di internet. Hampir semua sumber menyatakan, bahwa tumor ataupun kanker payudara bersifat genetis. Artinya, jika kita punya Nenek dan Ibu yang terserang kanker, maka sagat BESAR kemungkinannya kita juga akan bernasib serupa.  Aku langsung ingat, Kakakku dulu juga pernah terserang tumor payudara, Alhamdulillah tumor jinak, yang setelah dilakukan operasi, dokter menyatakan bersih. Jika kakak mengalaminya, berarti aku juga punya "kemungkinan" itu.  Sayang Kakakku sudah tiada, aku tak bisa lagi bertanya dan berkeluh kesah tentang hal ini. Tapi aku masih punya satu sahabat yang juga pernah mengalaminya, Ika namanya.Rasanya seperti masih kemarin, ketika aku dan Merry ikut melepaskan Ika ke kamar operasi, menungguinya hingga selesai di Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya. Kami bertiga masih kuliah saat itu. Saking dekatnya atau entah saking konyolnya (mungkin kata yang terakhir jauh lebih tepat), kami bertiga menamai diri sebagai PowerPuff Girl, mencomot tokoh animasi produksi Nickleodeon. So silly huh?Ika juga pernah menderita tumor payudara kala itu. Operasi pengangkatan tumor sudah sukses dilakukan, tapi tentu saja secara berkala ia tetap menjalani wajib lapor ke dokter untuk mengecek perkembangan kesehatan payudaranya. Sebagai orang yang sudah berpengalaman menghadapi hal semacam itu, aku segera menelponnya, menceritakan masalahku. Lama sekali kami bicara di ponsel, Ika menceritakan segala prosedurnya, dan aku banyak sekali bertanya hal hal kecil mendetail. Dia berusaha membesarkan hatiku, tapi jujur saja, aku semakin diserang ketakutan.Setelah bicara dengan Ika, aku juga segera menelpon personel PowerPuff Girl lainnya, Merry. Aku mulai bercerita tentang benjolan dan sakit yang kurasakan. Segala ketakutanku, dan kekhawatiranku berkenaan dengan dokter laki laki atau perempuan yang akan aku hadapi juga aku sampaikan. Sahabatku ini sangat sangat mengerti keinginanku untuk segera menemukan dokter perempuan yang tepat. Merry dengan sangat sigap segera bertindak. Malam itu juga, ketika aku masih di duduk di bangku kereta, Merry sudah mencari segala informasi yang dibutuhkan. Dan sekitar satu jam kemudian, Merry melaporkan, "Aku sudah menemukan dokter perempuan untukmu, di RS Onkologi Surabaya. Besok sepagi mungkin aku akan membuat janji dengannya, atas namamu. Tetap tenang, jangan lama lama nangisnya ya"RS Onkologi Surabaya kini terletak di Araya Galaxy Bumi Permai blok A2 nomor 7 Surabaya. Aku ingat dulu kakakku ju[...]



Desert Safari Dubai (part 1)

2014-10-23T09:35:13.618+07:00

Dubai gak punya alam yang indah seperti Indonesia, hamparan sawah menghijau atau hujan rimba yang pekat, Air terjun yang dingin atau puncak gunung bersalju. Semua keindahan alam di Dubai adalah buatan manusia, kecuali gurun pasirnya, tentu saja. Mungkin itu satu satunya keistimewaan alam Dubai yang asli bikinin Tuhan. Gurun pasir yang tandus, super panas, dan konon katanya memiliki keindahan yang mematikan, kini sudah tak lagi mengerikan. Orang-orang Dubai sudah bisa menyulap gurun pasirnya menjadi arena bermain adrenalin, mereka menyebutnya Desert Safari. Turis yang sudah mendaftar untuk desert safari ini akan dijemput di hotel sekitar pukul 14:30 waktu setempat, lalu butuh waktu sekitar 1 jam untuk mencapai gurun pasir yang dituju. Desert Safari biasanya berupa rombongan atau konvoi beberapa mobil, karena wisata ini lebih asyik dilakukan beramai ramai. Begitu sampai di gurun pasir, mobil akan berhenti sejenak. Sopir kemudian mengatur tekanan ban, sedikit dikempesi, agar memudahkan mobil bermanuver dan meliuk liuk di bukit bukit pasir. Tak lama kemudian, gurun pasir yang luas dan berbukit bukit menjadi landasan pacu mobil mobil keren. Satu mobil memimpin di depan, dan lainnya berbaris di belakang seraya menjaga jarak tetap aman. Letak keasyikannya adalah ketika mobil meloncat, atau miring... menukik tajam, dan bermanuver dengan indahnya. Penumpang akan merasakan hentakan hentakan, kemiringan mobil dan keseruan lainnya, tentu saja sambil menjerit jerit ketakutan. Keasyikan lainnya ketika melihat mobil di depan atau di belakang kita melakukan akrobat, itu yang membuat penumpang berdecak kagum, juga menyiapkan kondisi jantung karena artinya tak lama lagi giliran mobil yang kita tumpangi akan melakukan hal serupa. Aku lupa menghitung waktu berapa lama kami berkendara, tapi belum selesai kami tertawa tawa karena merasakan isi perut dikocok, rombongan konvoi desert safari kemudian berhenti. Penumpang dipersilakan untuk turun dan menikmati  bukit bukit pasir di sekelilingnya. Lupakan sandal atau sepatu, karena merasakan pasir gurun yang sangat sangat lembut ternyata bisa membuat kita relax.Time break ini tentu saja digunakan turis untuk foto foto, tak terkecuali aku. Mau foto tiduran di pasir, foto melayang di atas bukit, foto bak turis dehidrasi atau foto gila lainnya, semuanya boleh boleh saja. Cukup banyak waktu untuk melakukannya. Tak lupa mengucapkan banyak banyak syukur pada Allah, sudah diberi kesempatan "main-main" di gurun pasirNya, menikmati pemandangan yang luar biasa. Pingin bawa pulang pasirnya, hehehehehe. Karena pasirnya benar benar lembut jauh lebih lembut daripada pasir pantai, dan warnanya jingga. Indah sekali. Tak lama kemudian, konvoi bergerak lagi. Seperti ronde pertama tadi, mobil kembali bermanuver, mengajak kami merasakan kemiringan, menukik  turun, lalu melompat dan terbang melompati bukit. Luar biasa asyik !Jerit ketakutan dan suara tertawa bercampur menjadi satu. Sang Sopir tampak puas mengerjai para penumpangnya, aku melihatnya tersenyum cekikikan. Setelah bermanuver panjang, konvoi desert safari berhenti lagi. Kali ini kami berhenti menghadap matahari yang hendak tenggelam. Subhanallaaaah indahnya.... menikmati detik demi detik bulatan api itu menghilang di antara bebukitan pasir.Konvoi mobil mobil besar itu melanjutkan perjalanan lagi. Aku sungguh menikmati suasana gurun saat matahari menjelang tenggelam itu. Langit yang menguning tampak begitu serasi dengan warna pasir jingga. Lukisan Allah yang luar biasa indah. Jangan mengira perjalanan desert safari telah usai seiring menghilangnya matahari. Ternyata kami masih melakukan setengah perjalanan.&[...]



Berrak

2014-09-15T11:15:58.389+07:00


Saat itu aku sedang di lantai 5 sebuah hotel di Cappadocia, Turki. Pagi pagi sekali bersiap siap cek out dari hotel. Semua sudah siap, gak ada yang harus dikerjakan lagi selain menunggu jam buka restoran hotel untuk makan pagi. Di saat saat pengangguran itu, aku jadi teringat satu botol minuman yang teramat istimewa. Mau dibawa pulang ke Indonesia, ngapain juga...bikin koper makin berat aja. Jadi sebelum meninggalkannya di Turki, aku ambil saja foto botol minumannya.

Hehehehe, ketawa dulu aaah....

ada yang tahu kenapa botol minuman itu sangat istimewa?




Hehehhee.... botol itu istimewa karena namanya BERRAK !
Aku langsung tertawa ketika pertama kali menerima botol minuman itu. Siapa yang tak tertawa, masa namanya BERRAK? Bayangin aja kalo ada yang nawarin, "Hey kamu mau gak minum berrak?" .... jorok banget kan? Hahahhahaa

Semoga saja produsen air minuman kemasan bermerk BERRAK itu tidak punya keinginan untuk ekspansi ke Indonesia ya.... kalaupun ada, semoga konsultan bisnis nya merekomendasikan nama yang lain, yang lebih bagus pastinya. Hehehehhehee....

Air minuman dalam kemasan bermerk lain juga sangat banyak di Turki. Dua diantaranya bermerk Gurpinar dan Hayat. Meskipun aku tak tahu arti kata ketiga merk itu, tapi dua merk yang terakhir terdengar lebih indah di telingaku. Setuju kan?





Satu Senja di Bosphorus

2014-08-22T18:17:04.830+07:00

Postingan ini mungkin bisa dibilang sebagai postingan kadaluarsa karena berisi rekaman perjalanan hampir setahun yang lalu. Yaaah, mau gimana lagi, aku sok sibuk akhir akhir ini, dan sempat mempertanyakan tujuan ngeblogku, jadi memilih untuk libur dulu selama tiga bulan. Tapi sekarang keinginan ngeblog muncul lagi. Meskipun mungkin blog ini udah gak ada yang baca, hehehehe..... tapi thats fine. Aku cuma mau mengajak teman-teman blogger yang sudah mampir kesini untuk menikmati satu senja di Selat Bosphorus Turki, semoga berkenan.Selat ini termasuk fenomenal, karena membelah satu negara --yaitu Turki-- menjadi dua benua. Satu bagian berada di Asia, dan satu bagian lagi berada di Eropa. Sebagian besar penduduk Istanbul setiap hari menyeberangi jembatan ini, baik menggunakan kapal feri maupun mobil dengan melewati jembatan, karena kebanyakan kantor kantor berada di wilayah eropa, dan rumah rumah tinggal kebanyakan berada di wilayah asia. Jadi ketika siang mereka berada di Eropa, malamnya pulang ke Asia. Hehhehehe.... hebat bener ya....Aku yang juga tinggal di Asia, butuh puluhan tahun bisa menginjakkan kaki di bagian eropa itu, sementara orang orang Istanbul dengan mudahnya bermigrasi setiap hari dari Asia ke Eropa.Selat Bosphorus ini ramai sekali, tepat berada di pusat kota. Kebetulan kami menikmati satu senja di Bophorus  saat saturday night alias malam minggu. Kelihatannya masyarakat Istambul pada keluar rumah semua, untuk menikmati waktu bersama keluarga di luar rumah. Banyak sekali taman-taman kota dipenuhi keluarga keluarga besar yang piknik bersama. Begitu juga di sekitar Bosphorus. Mereka yang berduit memenuhi cafe-cafe di sepanjang tepi Bosphorus, sementara yang lebih sederhana bisa membawa bekal sendiri lalu berpiknik ria. Seperti keluarga di bawah ini, mereka bahkan membawa serta bayi mereka yang masih sangat mungil. Duduk melingkar di tepi Bosphorus, membeli makanan di kaki lima, berkumpul hingga senja usai. Menyenangkan sekali tampaknya.Aku dan Ibu berhasil menaiki kapal wisata yang akan membawa kami menikmati Bosphorus tepat waktu, sekitar satu jam sebelum matahari terbenam. Langit masih biru  terang, udara juga masih cukup sejuk. Kami memilih duduk di bagian kapal paling atas, agar bisa menikmati pemandangan tiada batas, sambil tak berhenti mengucap Alhamdulillaaah...Bosphorus ini sangat lebar, lalu lintas kapal kapal besar juga sukup ramai. Ada kapal pesiar, ada feri, ada bosphorus cruise yang berukuran sedang, ada kapal kapal lebih kecil penjual makanan berbahan dasar ikan, aku juga melihat kapal perang besar melintas di sini.Beginilah  penampakan bagian paling atas dari Bosphorus Cruise yang kami tumpangi. Ketiga sisi, kanan kiri dan belakang dipenuhi tempat duduk, sementara di bagian tengah ada meja bulat yang menempel pada lantainya. Di depan ada semacam mini bar, dimana penumpang bisa menikmati minuman dan makanan kecil. Di lantai bawah, kondisinya lebih tertutup. Dikelilingi jendela jendela kaca yang bisa dibuka dan ditutup. Ruangan dipenuhi meja bundar besar dan ada kursi kursi, mirip restoran.Kapal kami pun berjalan, dan guide kapal mulai menjelaskan hal hal menarik di kanan kiri kapal yang bisa kami nikmati, tentu saja dalam bahasa inggris. Namun suasana romantis dan keindahan pemandangan lebih menarik daripada memperhatikan penjelasan dari Guide. Aku menikmati air selat , langit, dingginnya udara dan kepakan burung burung yang terbang di atas kami. Aku menikmati bangunan bangunan di sepanjang dataran yang kami lewati. Aku menikmati keindahan Bosphorus. Juga saat kami melewati jembatan yang mengingatkanku pada Jembatan Suram[...]



Chocolate Cupcake

2014-05-22T11:55:33.879+07:00

Gak cuma anak kecil aja yang suka termakan iklan atau hal hal yang menggiurkan di televisi. Ternyata orang dewasa juga. Aku mengakuinya karena itu terjadi padaku. Gara gara keseringan nonton DC Cupcakes, jadi kepingin juga bikin bikin cupcake sendiri. Jadi inget jaman masih SD dulu, ketika aku suka sekali mencoba berbagai resep kue. Saat itu sulit sekali mendapatkan resep aneka masakan, harus beli buku dulu, atau bertukar resep dengan teman. Jaman sudah jauh berbeda, kini mendapatkan resep semudah menekan tombol. Ya kan? cukup googling, sedetik kemudian kita akan mendapatkan ribuan versi dari resep yang diinginkan. Subhanallah, indahnya hidup ini.Dan, sebagai penggemar coklat, tentu saja pilihan jatuh pada cupcake coklat. Aku sudah googling dan mencoba beberapa resep cupcake coklat yang beraneka ragam. Tapi kemudian aku memutuskan bahwa resep dari Mbak Nining Soeryono adalah yang terenak dan termudah. Mbak Nining mendapatkan resepnya dari Martha Stewart, lalu kemudian merubah takarannya menjadi lebih indonesia. Tau sendiri kan, kalo di amerika sana lebih suka pake ukuran cup, sedangkan di indonesia lebih suka pake ukuran gram. Thanks to Mbak Nining Soeryono yang sudah membuat resepnya jadi jauh lebih mudah. Untuk melihat resep dan bagaimana cara membuatnya yang super super guuuuampang, silakan berguru langsung ke Mbak Nining Soeryono di SANA. Sebenarnya aku lebih suka menikmati cupcake coklat ini tanpa topping. Karena coklatnya sudah terasa nikmat. Tapi kemarin adikku khusus merequest topping coklat agar dia juga bisa ikut ikutan jadi profesional bakers layaknya DC Cupcakes. hehehehheeJadi, karena tidak berencana membuat topping, maka terpaksa mencari mencari bahan seadanya. Meskipun serba terbatas, alhamdulillah topping "ngawur" nya itu jadi juga, meskipun sedikit lembek, tapi rasanya luar biasa.  Dija yang sedari awal "membantu" proses pembuatannya, suka banget sama toppingnya. Berkali kali dia menjilatinya, "Kayak Es Krim Buk!" katanya. Sedangkan untuk hiasannya, sebenarnya juga seadanya. Untung saja masih punya persediaan springkles pink yang agak besar, dan ada sedikit strawberry di kulkas. Keduanya bisa mempermanis topping coklat yang penampakannya kurang sip itu.Oh ya, tekstur cupcake nya.... luar biasa deh. Cake yang lembut... , dengan rasa coklat yang pekat, manisnya pas, uuuenak pokoke rek!! hehehehe  Monggo monggo, siapa mau ??[...]



A Yellow Dress for Dija

2014-05-07T18:52:05.064+07:00

(image)

Akhir September tahun lalu, aku pernah memposting tentang Yellow Project-ku yang sangat menyita waktu sehingga kegiatan ngeblog dipinggirkan dulu. Yellow Project yang ini sebenarnya sudah selesai digarap sejak dahulu kala, tapi hingga tahun berganti, semangat ngeblog rupanya tetap dibawah rata-rata.

Nah, Yellow Project nya sudah menghasilkan A Yellow Dress for Dija, sudah berkali-kali dipakai Dija ke sekolah maupun ke tempat mengajinya tiap sore. Tapi ketika itu Dija sedang gak suka difoto. Baru sore ini, ketika hendak pergi mengaji, dan Dija memakai dress kuningnya... aku memintanya untuk foto, alhamdulillah Dija mau. Maka terjadilah sebuah sesi pemotretan yang singkat karena Dija keburu telat mengaji.









Selanjutnya, Dija minta dibikinkan dress warna biru, karena terinspirasi Princess Elsa dan Princess Anna, hehehhee....




MMM Indonesia : Arisan Berantai Dari RUSIA

2014-07-03T09:52:51.134+07:00

Artikel di bawah ini seluruhnya copy-paste dari situs HowMoneyIndonesiaSumber : http://howmoneyindonesia.com/2012/12/18/mmm-indonesia-arisan-berantai-dari-rusia/-----------------------------------------------------------------------MMM Indonesia : Arisan Berantai dari RUSIABagi Anda penggemar facebook mungkin Anda telah mendapat tawaran bisnis dari teman ataufriend baru berupa cewek cantik berwajah Eropa Timur. Bisnis baru tersebut bernama MMM (Mavrodi Mondial MoneyBox), sebuah ‘peluang bisnis’ hasil kreasi seseorang bernama Sergey Mavrodi asal Rusia.Namanya juga peluang bisnis tawaran yang disampaikan cukup menarik. Anda tidak perlu membeli produk sebagaimana bisnis Multi Level Marketing (MLM) tetapi cukup menanamkan sejumlah uang untuk ‘membantu’ orang lain. Lalu Anda akan menerima bantuan setiap bulan. Atau jika Anda menanamkan uang Anda sebanyak misalnya $500, lalu diamkan selama 3 bulan, Anda akan menerima $1860!Wow, tawaran yang menggiurkan. Apalagi MMM mengklaim telah merekrut 35 juta orang sedunia sebagai member. Berbagai jadwal seminar termasuk di Indonesia disampaikan lewat website mereka dimmmindonesia.com.Sejarah MMMMMM didirikan 1989 by Sergei Mavrodi, Vyacheslav Mavrodi, dan Olga Melnikova. Ketiganya menggunakan nama keluarga mereka sebagai nama usaha. MMM bermula dengan usaha jual beli computer dan peralatan kantor. Akan tetapi pada bulan Januari 1992 MMM dituduh menggelapkan pajak. Kasus ini mengakibatkan kebangkrutan. Lalu MMM banting setir ke usaha jual beli saham. Usaha ini pun tidak mendatangkan hasil yang baik.Bulan February 1994 MMM memulai usaha pyramid scheme atau phonzi. Pyramid scheme atau phonzi yaitu usaha mengumpulkan dana masyarakat dengan iming-iming pengembalian atau profit yang tinggi. Investor juga wajib merekrut member lain untuk menyetor dananya. Usaha ini biasa disamarkan dalam aneka bentuk seperti kospin, MLM, atau aneka bisnis investasi gadungan lainnya. Untuk info lebih lanjut, baca juga: Tipuan Piramid dan Bisnis Online.Dimasa itu MMM mengumpulkan dana masyarakat dengan janji hasil investasi 1.000% setahun! Rakyat Rusia yang sedang dalam masa transisi reformasi berbondong-bondong menanamkan duitnya. MMM berhasil mengumpulkan dana rakyat Rusia dalam jumlah yang sangat besar, sampai mencapai USD50 juta (Rp500 M) per hari! Bisnisnya tetap berjalan karena Pyramid Scheme merupakan usaha legal di Rusia.Sergey Mavrodi: Jagoan arisan berantai (Pyramid scheme)Akan tetapi pada bulan July 1994 MMM ditutup pemerintah Rusia karena tuduhan pengelakan pajak. Saat itu, MMM berhutang antara 50 Milyar – 100 trilyun Rubel (mata uang Rusia) kepada para investornya. Wikipedia menyebut setidaknya 50 orang investor bunuh diri karena tidak mendapatkan uangnya kembali. MMM kemudian dinyatakan bangkrut pada bulan September 1997.Sergey Mavrodi sempat menghilang. Ada yang mengatakan ia pindah ke AS, ada juga yang meyakini ia tetap di Moskow sambil memanfaatkan uang masyarakat yang telah dikumpulkannya. Dari persembunyiannya, Mavrodi dengan dibantu rekan dan kerabatnya masih sempat mencoba usaha yang sama. Kali ini dengan menggunakan bisnis ‘permainan saham’ dengan janji pengembalian investasi 200%. Meski pernah jatuh, bisnis Mavrodi masih menarik minat banyak orang. Tidak lama kemudian, bisnis ini kembali bangkrut dan sekitar 20.000 – 275.000 orang kehilangan uang mereka. Kerugian para korban ditaksir mencapai USD5,5 juta (sekitar Rp50 milyar).Tahun 2003 Mavrodi ditemukan lalu dijebloskan ke dalam penjara. Ia dihadapkan pada sejumlah tu[...]



Mampir ke Abu Dhabi

2014-03-17T08:24:00.658+07:00

Uni Emirat Arab merupakan gabungan 7 emirat. Emirat pada dasarnya sama dengan negara kecil. Pemimpin emirat biasa disebut Emir, tak ada bedanya dengan raja karena sifatnya turun temurun. Nah suatu hari, Emir Abu Dhabi mengajak 6 Emir lainnya (termasuk Emir Dubai) untuk bersatu mendirikan Uni Emirat Arab ini, jadilah satu negara besar yang kaya raya.Uni Emirat Arab pada dasarnya sih gak punya apa apa selain minyak ya... beda jauh sama Indonesia yang punya kekayaan budaya yang luar biasa. Tapi berkat kekayaan minyaknya itulah, Uni Emirat Arab bisa membangun negerinya sedemikian rupa menjadi kota-kota megapolitan dalam sekejap. Gedung gedung menjulang tinggi dimana-mana, semua pekerja impor dari banyak negara, semuanya serba bebas dan terbuka. Gak ada lagi aturan ketat islami seperti di Arab Saudi. Setiap berkesempatan ke arab saudi, aku suka menikmati pemandangan warga lokal yang berpakaian khas arab, lelaki memakai jubah putih sematakaki, lengkap dengan surban di kepala. Sementara perempuan memakai gamis hitam serta penutup wajah. Pemandangan seperti itu jarang ditemui di Abu Dhabi.Ada kabar yang menyebutkan bahwa "tabungan" minyak Uni Emirat Arab sebentar lagi habis, tak akan bisa bertahan hingga 20 tahun ke depan. Itulah mengapa, Dubai giat membangun daerahnya agar menjadi tujuan utama wisata dunia, untuk persiapan setelah cadangan minyaknya habis total. Dubai sudah punya beberapa ikon yang mendunia, sebut saja Palm Jumeria, Burj Al Khalifa, dan lain lain. Abu Dhabi sementara ini masih tertinggal dari Dubai, Abu Dhabi belum punya banyak ikon pariwisata yang mendunia seperti Dubai. Tapi jangan salah, Abu Dhabi kini juga mulai membangun daerahnya, meskipun pelan, tapi Abu Dhabi tampaknya membangun dengan penuh perencanaan matang, tak seperti Dubai yang kesannya sangat terburu buru dalam mengalami percepatan pembangunannya. Mirip dengan Dubai, di Abu Dhabi sepanjang mata memandang hanyalah gedung gedung tinggi.... dan beberapa pekerja berwajah khas bangladesh (atau india) yang berteduh di pojok pojok gedung. Cuaca yang super panas terik tentu saja membuat tak banyak penduduk Abu Dhabi berseliweran di jalan-jalan. Meskipun di beberapa sudut kota banyak ditemui taman-taman bunga lengkap dengan arena bermain anak-anak, tapi ketika aku kesana menjelang siang semuanya sepi. Lagian, siapa mau main-main di luar ketika panas terik seperti itu. Ternyata di balik gedung-gedung megah yang menjulang tinggi, Abu Dhabi punya pantai yang indah. Dengan hamparan pasir putih lebut, dengan pemandangan kota megapolitan di belakangnya, dengan air laut yang super jernih..... tapi dengan terik matahari yang luar biasa panas, hehehheheDari mana Abu Dhabi memiliki pasir pantai yang indah ? tentu saja impor dari negara lain, Indonesia mungkin?? Abu Dhabi, sama seperti negara arab lainnya, tidak mampu menghasilkan buah-buahan. Tapi di setiap supermarket, tersedia berbagai macam buah dari seluruh dunia dengan harga yang murah. Semuanya impor. Satu hal yang Abu Dhabi gak perlu impor adalah sinar matahari.Panasnya benar-benar bikin dehidrasi (hehheehehehe lebay).... bikin mata silau sampe kesulitan merubah setting kamera, hehehehhehhhe. Karena kepanasan, lihat air laut yang berlimpah... rasanya pingin nyemplung!!! Sebenarnya tujuan kami mampir ke Abu Dhabi cuman pingin main-main di Ferarri World, tapi si guide ngajakin kami mampir ke Heritage Village, semacam pujasera gitu kali ya... isinya ada kios kios kecil penjual suvenir abu dhabi (yang semuanya made in china,[...]



Bu Reni Berkunjung !

2014-03-03T14:57:35.946+07:00

Pernah berkunjung ke blog Catatan Kecilku milik Bu Reni Judhanto kan? Atau malah sudah kenal lama dengan Bu Reni??Jumat lalu, Bu Reni   menghubungiku, mengabarkan rencana kunjungannya ke Jombang hari minggu. Wah, senang sekali mengetahui Bu Reni akan datang. Beliau ini termasuk blogger senior, maksudnya udah lama ngeblognya, sejak tahun 2008, sama kayak aku. Persahabatan kami di dunia blog juga sudah lama, tapi tak pernah sekalipun bertemu. Dan begitu tiba kesempatan untuk bertemu secara langsung, siapa yang tak senang??Dan hari minggu pun tiba, sejak pagi aku sudah penasaran. Bu Reni jadi mampir gak ya? sambil terus berdoa supaya rencana pertemuan kami benar benar terwujud. Aku bahkan sejak pagi sudah bilang ke Dija, jangan tidur siang dulu, karena nanti ada teman tante elsa yang akan datang. Tapi hari menjelang siang, Dija tak kuasa menahan kantuknya, Bu Reni tak kunjung tiba. Aku pun sempat berhenti berharap. Pepatah manusia berencana, Tuhan yang menentukan, mulai aku jadikan kalimat penghibur.Lewat tengah hari, Bu Reni belum juga menghubungiku lagi. Aku menggenggam terus ponsel, sesuatu yang tak pernah kulakukan. Sampai akhirnya ponsel itu berbunyi, Bu Reni mengabarkan lokasinya yang sudah teramat dekat. Waaah kopdar pertama kali akan terlaksana, alhamdulillah....Dan dalam hitungan menit, Bu Reni pun muncul. Di belakangnya ada seorang gadis cantik, berambut panjang, tinggi langsing dengan senyum yang tak asing.Wow wow..... Itu Shasa!!!!Gadis kecil kesayangan Bu Reni yang dulu berpipi chubby, lucu, dan masih SD. Sekarang sudah bermetamorfosis menjadi gadis cantik sekali. Tak dapat dipercaya. Aku sampai tak berkedip melihatnya. Shasa tampak malu-malu. Sementara Bu Reni mengerti keherananku, Beliau sendiri yang memastikan bahwa gadis di sampingnya adalah Shasa yang dulu. Wow wow... aku masih melongo!Acara selanjutnya sudah bisa ditebak, kami mengobrol haha-hihi seperti dua keluarga yang lamaaaa terpisah, satu di Korea Utara dan satu di Korea Selatan, hahahahhaa..... Saking serunya percakapan kami, aku sampai melupakan tugasku menjadi tuan rumah yang baik. Bener-bener deh, karena melongo lihat Shasa, aku jadi gak berpikir memberi minuman buat dua tamuku dari Madiun ini. Tuan rumah yang gak sip, hehehee.... memalukan yaa....Tapi kalo soal foto, aku gak mungkin lupa dong. Hukumnya wajib diprioritaskan, karena kalo tanpa foto pasti nanti dituding hoax. Sayangnya Dija gak bisa ikut bergabung di sesi pemotretan kami bertiga.Lihatlah Shasa.... cantik nian!!!!ayooo ayooo.... siapa punya calon memantu buat Bu Reni? hehehheeAda satu hal lagi yang memalukan nih, sebagai tuan rumah yang tidak baik, secara tidak langsung aku "mengusir" Bu Reni dan Shasa, Hehehehehee semoga tamunya gak merasa terusir ya. Aku menerima mereka berdua di "tempat kerja", berhubung hari minggu tempat kerjaku beroperasi hingga jam 13.30 saja mau gak mau kopdarnya juga harus diakhiri pada saat itu. Gak enak banget sebenarnya, padahal masih pingin berguru pada Bu Reni tentang pengasuhan anak.  Alhamdulillah Bu Reni masih sempat sharing sedikit tentang pengalamannya mengasuh Shasa, yang ternyata sepertinya sih setipe dengan Dija saat ini. Mereka berdua sama sama pemalu dan butuh proses ekstra untuk beradaptasi di lingkungan baru. Terima kasih Bu Reni sudah mau berbagi ilmunyaDan terima kasih lagi oleh olehnya... Bu Reni sempat sempatnya membawa dua bungkus bumbu pecel khas madiun (maknyuuuus pastinya) dan kerupuk jagung andalan daerahnya juga. Sedangkan Sh[...]



Book : Conversation for Preschoolers

2014-02-18T17:57:09.129+07:00

Ada buku bagus yang mau aku share, judulnya Conversation for Preschoolers, penulisnya Indi Sugar. Pasti banyak teman blogger yang sudah kenal Indi Sugar kan? Indi adalah penulis buku bestseller "Waktu Aku Sama Mika"  dan "Karena Cinta itu Sempurna", dan beberapa buku lainnya. Buku pertamanya , "Waktu Aku Sama Mika" malah sudah difilmkan setahun yang lalu, dengan judul "MIKA". Hebatnya lagi, film "MIKA" itu termasuk dalam 10 besar film yang paling banyak penontonnya di Indonesia tahun lalu. Alhamdulillah, kini Indi melebarkan sayapnya pada buku pendidikan untuk anak usia dini. Tidak heran sebenarnya sih, karena kelihatan banget di blognya, kalo Indi sangat menyukai dunia anak anak. Hal itu dibuktikan Indi dengan menjadi guru taman kanak-kanak.  Setiap hari bergaul dan mendidik anak-anak, pasti sedikit atau banyak menginspirasi Indi untuk menulis buku ini. Aku sebagai penikmat buku, dan pengasuh dari seorang gadis usia hampir  4 tahun pastinya sangat sangat menyambut baik buku ini. Conversation for Preschooler ini memang ditujukan untuk anak-anak usia dini, yang duduk di Kelompok Bermain / Playgroup, dan Taman Kanak Kanak. Di dalamnya dibuat beberapa percakapan sederhana dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia. Salah satu contohnya adalah percakapan antara guru dan muridnya di sekolah ketika pagi, seperti  "Good Morning" dan lain sebagainya. Bagaimana jika anak belum bisa membaca?Pertanyaan itu pasti ada. Tapi aku sudah menguji-cobakan buku ini ke Dija yang hampir 4 tahun dan belom bisa membaca. Awalnya, Dija tertarik dengan bukunya karena warna-warni sampulnya yang meriah. Anak-anak pasti tertarik dengan benda yang penuh warna, dan sampul buku ini sudah mampu menarik minat anak. Kemudian Dija membuka bukunya, matanya berbinar binar seolah menemukan buku cerita. Dia begitu senang menemukan banyak sekali gambar gambar lucu di sana. Selanjutnya, "Buk, ceritain buk!" begitu katanya. Itu tandanya dia menyukai bukunya.Jika Dija sudah tertarik dengan bukunya, maka lebih mudah bagiku untuk "masuk". Begitu mudahnya english conversations yang diajarnya, membuat anak seusia Dija mudah pula mengingat dan mengikutinya. Kita bisa membaca buku ini dalam bahasa inggris, dan langsung membaca artinya, seperti membacakan buku cerita untuk anak, karena ternyata buku Conversation fot Preschooler ini ditulis dengan alur cerita yang sederhana. Jadi anak-anak tidak sadar bahwa buku cerita yang sedang "dibaca" nya itu sebenarnya adalah buku pelajaran.  Bagus kan??Dan yang paling menyita perhatian Dija terletak di halaman paling belakang.Lembar mewarnai!!!!Setelah kami selesai membaca buku bersama, Dija langsung bersemangat mengambil pensil warnanya. Selanjutnya sudah bisa ditebak, Dija khusyuk mewarnai sedikit demi sedikit. Kelihatan asyik sekali.Belajar bahasa inggris jadi mengasyikkan!!! Terima Kasih Indi, sudah menulis buku Conversation for Preschoolers dengan begitu istimewa.Teman-teman blogger yang ingin membeli buku Conversation for Preschoolers ini sudah bisa didapatkan di Gramedia , Tisera, dan Social Agency di seluruh Indonesia. Tak punya waktu untuk keluar rumah atau keluar kantor? Well, hidup jaman sekarang tuh serba mudah kok. Buku ini bisa dipesan langsung ke penerbitnya. Cukup mengirimkan email pemesanan  ke ideaworldkidz@yahoo.com  atau melalui sms /whatsapp ke nomor 0856-4352-1823. Khusus pemesanan melalui email-sms-whatsapp akan mendapatkan harga [...]



Blue Mosque Istanbul (inside)

2014-02-07T18:35:07.240+07:00

Alhamdulillah, akhirnya bisa posting foto-foto Blue Mosque bagian dalam, kayaknya beberapa bulan terakhir ini dunia nyata lebih menyita perhatianku dibanding ngeblog di dunia maya. Jadi kasihan sama blogku yang terbengkalai....Ya sudahlah, yang penting sekarang sudah bisa posting blue mosque, Semoga teman-teman blogger bisa menikmati foto-fotonya. Aku sempat kesulitan mengambil foto di salam masjid, bukan karena apa apa..cuman karena keterbatasan kemampuan otak dalam menghasilkan foto yang bagus dan jelas. Di dalam masjid bisa dikatakan agak gelap, redup, itulah kenapa banyak sekali dipasang lampu lampu kecil yang menggantung, memenuhi hampir seluruh ruangan. Mengambil foto menggunakan blitz, hasilnya cukup bagus dan terang. Hanya saja ornamen bunga-bunga biru di seluruh keramik masjid jadi kalah oleh cahaya lampunya. Padahal ini Blue Mosque yang terkenal karena keindahan ornamen biru di seluruh bagian dalam masjidnya, jadi sudah seharusnya foto yang dihasilkan bisa menunjukkan betapa indahnya warna biru di dalam masjid ini. Bingung, beginilah kalo gak pinter, alias gak menguasai kamera dengan baik. Maka hasilnya pun kurang memuaskan. Tapi semoga teman-teman blogger sedikit banyak bisa mengetahui bagian dalam masjid biru, syukur kalo melalui foto foto di bawah ini, jadi bisa ikut merasa berada di dalamnya.Blue Mosque ternyata sangat sangat luasss... dan masih dipergunakan untuk sholat berjamaah setiap waktunya dengan jumlah jamaah yang tidak sedikit. Turis diperkenankan masuk ke dalam masjid hanya ketika diluar waktu sholat saja. Itupun hanya diberi space yang terbatas, sekitar seperlima bagian masjid di bagian belakang. Maksud hati pingin mengelilingi seluruh bagian masjid, termasuk ke bagian mihrab nya. Sayang sekali aku datang di saat dhuha, jadi masjidnya sedang tidak terbuka untuk jemaah sholat.Oh ya, turis yang masuk Blue Mosque, tentu saja harus menaati peraturan dan menghormati Blue Mosque sebagai tempat ibadah. Jadi bagi turis yang memakai baju pendek, diharuskan menutupi bagian-bagian tubuh yang terbuka. Untuk itu petugas masjid sudah menyediakan baju yang bisa dipinjam selama tur di dalam masjid. Khusus pengunjung perempuan yang tidak memakai penutup kepala, petugas masjid juga akan memberikan pashmina yang harus dikenakan selama berada di dalam masjid. Blue Mosque hari itu sangat ramai, dan aku bisa melihat begitu banyak pengunjung dari berbagai ras. Mereka semua tampak mengagumi keindahan Blue Mosque. Termasuk dua perempuan cantik yang aku curi fotonya, mereka begitu menikmati ber-narsis- ria di berbagai sudut masjid. Jadi tersenyum sendiri melihat tingkah mereka, ternyata bukan aku aja yang heboh narsis di situ. Kalo soal narsis, aku pasti gak mau kalah dong sama mereka. hehehhehee, cuman sayang kalah mancung! hahahahhaaaSeperti bagian luarnya, di dalam masjid juga bisa kita lihat bahwa batu marmer putih digunakan hampir di semua bagian masjid. Pilar pilar raksasa juga terbuat dari batu marmer utuh, yang haluuuss... yang dingiiiiiin...... yang subhanalloohhh bikin terkagum-kagum.Sementara keramiknya, yang seperti aku jelaskan tadi di atas, keistimewaannya terletak pada ornamen bunga-bunga biru yang dibuat senada dengan keramik yang ada di Topkapi Palace. Semuuuuuanya bernuansa biru. Kalo ada pengunjung yang menggemari warna biru, pasti deh tergila gila berada di dalam masjid ini. that's it, semoga sedikit foto ini bisa teman-teman blogger nikmati... &nbs[...]