Subscribe: Literatur Buku
http://feeds.feedburner.com/LiteraturBuku
Added By: mulki mu Feedage Grade A rated
Language:
Tags:
adalah  akan  anda  atau  buku  dapat  dari  data  dengan  gelombang  ini  literatur buku  pada  sistem  untuk  yang 
Rate this Feed
Rate this feedRate this feedRate this feedRate this feedRate this feed
Rate this feed 1 starRate this feed 2 starRate this feed 3 starRate this feed 4 starRate this feed 5 star

Comments (0)

Feed Details and Statistics Feed Statistics
Preview: Literatur Buku

Literatur Buku



Kumpulan Referensi Buku dan Artikel terbaru seperti Skripsi Mata Pelajaran Teknik Informatika dan Komputer Literatur Buku



Last Build Date: Mon, 20 Nov 2017 04:04:22 PST

 



Fungsi dan Nilai Media Pembelajaran - Literatur Buku

Thu, 01 Jan 2015 22:09:00 PST

Literatur Buku memberikan info Fungsi dan Nilai Media Pembelajaran dengan berbagai penjelasan para ahli dalam bidangnya. setiap pelajaran yang telah anda miliki kini akan diupdate setiap saat. berikut Fungsi pokok dari media pembelajaran dalam proses pembelajaran, menurut Sudjana (2005: 99), adalah 




Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa efektivitas adalah suatu keadaan yang menunjukkan sejauh mana rencana dapat tercapai. Semakin banyak rencana yang dapat dicapai, semakin efektif pula kegiatan tersebut, sehingga kata efektivitas dapat juga diartikan sebagai tingkat keberhasilan yang dapat dicapai dari suatu cara atau usaha tertentu sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Media pembelajaran bisa dikatakan efektif ketika memenuhi kriteria, diantaranya mampu memberikan pengaruh, perubahan atau dapat membawa hasil. Ketika kita merumuskan tujuan instruksional, maka efektivitas dapat dilihat dari seberapa jauh tujuan itu tercapai. Semakin banyak tujuan tercapai, maka semakin efektif pula media pembelajaran tersebut.

Menurut Sondang dalam Othenk (2008: 4), efektivitas adalah pemanfaatan sumber daya, sarana dan prasarana dalam jumlah tertentu yang secara sadar ditetapkan sebelumnya untuk menghasilkan sejumlah barang atas jasa kegiatan yang dijalankannya. Efektivitas menunjukkan keberhasilan dari segi tercapai tidaknya sasaran yang telah ditetapkan. Jika hasil kegiatan semakin mendekati sasaran, berarti makin tinggi efektivitasnya. Sejalan dengan pendapat tersebut, Abdurahmat dalam Othenk (2008: 7), efektivitas adalah pemanfaatan sumber daya, sarana dan prasarana dalam jumlah tertentu yang secara sadar ditetapkan sebelumnya untuk menghasilkan sejumlah pekerjaan tepat pada waktunya. Dapat disimpulkan bahwa efektivitas berkaitan dengan terlaksananya semua tugas pokok, tercapainya tujuan, ketepatan waktu, dan partisipasi aktif dari anggota serta merupakan keterkaitan antara tujuan dan hasil yang dinyatakan, dan menunjukan derajat kesesuaian antara tujuan yang dinyatakan dengan hasil yang dicapai.

Aspek-aspek efektivitas berdasarkan pendapat Muasaroh (2010: 13), efektivitas dapat dijelaskan bahwa efektivitas suatu program dapat dilihat dari aspek-aspek antara lain: (1) Aspek tugas atau fungsi, yaitu lembaga dikatakan efektivitas jika melaksanakan tugas atau fungsinya, begitu juga suatu program pembelajaran akan efektiv jika tugas dan fungsinya dapat dilaksanakan dengan baik dan peserta didik belajar dengan baik; (2) Aspek rencana atau program, yang dimaksud dengan rencana atau program disini adalah rencana pembelajaran yang terprogram, jika seluruh rencana dapat dilaksanakan maka rencana atau progarm dikatakan efektif; (3) Aspek ketentuan dan peraturan, efektivitas suatu program juga dapat dilihat dari berfungsi atau tidaknya aturan yang telah dibuat dalam rangka menjaga berlangsungnya proses kegiatannya. Aspek ini mencakup aturan-aturan baik yang berhubungan dengan guru maupun yang berhubungan dengan peserta didik, jika aturan ini dilaksanakan dengan baik berarti ketentuan atau aturan telah berlaku secara efektif; dan (4) Aspek tujuan atau kondisi ideal, suatu program kegiatan dikatakan efektif dari sudut hasil jika tujuan atau kondisi ideal program tersebut dapat dicapai. Penilaian aspek ini dapat dilihat dari prestasi yang dicapai oleh peserta didik.
(image)



Konsep Dasar Data Flow Diagram (DFD)

Fri, 23 May 2014 07:44:41 PDT

Literatur Buku Telah Mempersiapkan Segala hal referensi Buat anda. DFD adalah alat gambaran sistem secara logikal”.8 DFD merupakan diagram yang menggunakan notasi-notasi atau simbol-simbol untuk menggambarkan arus dari data sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau data tersebut akan disimpan.Levelisasi DFDLevelisasi pada DFD adalah penggambaran DFD dengan membagi DFD berdasarkan tingkatan dari tingkatan yang paling tinggi sampai dengan tingkat paling bawah yaitu :Diagram Konteks (diagram level 0 )Diagram ini dibuat untuk menggambarkan sumber serta tujuan data yang akan diproses atau dengan kata lain diagram tersebut untuk menggambarkan sistem secara umum atau global dari keseluruhan sistem yang ada.Diagram Zero (diagram level 1)Diagram ini dibuat untuk menggambarkan tahapan proses lebih terperinci dari diagram kontek.Diagram Primitif / Detail ( diagram level 2 )Diagram ini dibuat untuk menggambarkan arus data secara lebih mendetail lagi dari tahapan proses yang ada di dalam diagram nol.Komponen DFDAda 4 simbol yang digunakan dalam DFD yaitu : Terminator / Kesatuan LuarTerminator mewakili entitas eksternal yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. Komponen terminator digambarkan sebagai berikut :Proses (Process)Suatu kegiatan sistem yang mentransformasikan dari masukkan ke keluaran. Komponen Proses digambarkan sebagai berikut :Simpanan Data (Data Store)Simpanan data merupakan simpanan dari data yang dapat berupa :- suatu file database- suatu arsip atau catatan manual- suatu table acuan manualKomponen Data Store digambarkan sebagai berikut :Simbol Data StoreArus Data (Data Flow)Arus data ini mengalir diatara proses, simpanan data (Data store) dan kesatuan luar, serta menunjukkan arus dari data yang berupa masukkan dari sistem atau hasil dari proses sistem. Komponen Data Flow digambarkan sebagai berikut :Simbol Data FlowPerancangan TerstrukturPerancangan Terstruktur adalah pengembangan model untuk memecahkan masalah dengan menggunakan sistem komputer, yang memiliki hubungan yang sama dengan masalah aslinya.Tavri D. Mahyuzir, Analisa Perancangan Sistem Pengolahan Data, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta, 1989, hal :41.[...]



Pengertian Sistem Menurut Jogiyanto dan Elemen Saling Berkaitan

Wed, 21 May 2014 08:23:05 PDT

(image) Sistem  adalah  kumpulan  elemen-elemen  yang  berinteraksi  untuk mencapai tujuan tertentu. Menurut Jogiyanto, sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berkaitan, elemen-elemen yang menyusun sebuah sistem terdiri dari :

  • Tujuan, merupakan tujuan dari sistem.
  • Batasan, merupakan batasan-batasan yang ada dalam mencapai tujuan dari sistem.
  • Control, merupakan pengawas dari pelaksanaan pencapaian tujuan sistem.
  • Input, merupakan bagian dari sistem yang bertugas untuk menerima data masukan.
  • Proses, merupakan bagian yang memproses masukan data menjadi informasi sesuai dengan keinginan penerima.
  • Output, merupakan keluaran atau tujuan akhir dari sistem. Output dapat berupa laporan dan grafik.
  • Umpan balik, merupakan releven sistem yang mempunyai tugas untuk melihat kembali apakah sistem telah berjalan sesuai dengan yang diinginkan.
Setelah anda Membaca Atau Mengcopy Artikel ini lebih baik anda berlangganan Melalui FansPage facebook kami karena disana disediakan referensi terbaru buat anda. tidak ada salahnya Like Facebook kami karena akan berdampak PoSitif Buat anda sendiri. dengan mengikuti Artikel Terbaru dari Literatur buku ini. Bila anda Ingin Mengetahui Visi misi kami Membuat blog Literatur Buku Silahkan baca Tentang Blog Literatur Buku Atau Kumpulan Referensi
(image)



Pengertian Sekolah dan Pembagiannya

Tue, 20 May 2014 07:50:05 PDT

Literatur Buku Memberikan Info mengenai Sekolah dengan memberikan pengertian sekolah. dan anda patut mengetahui ini. buat apa anda sekolah bilah pengerian sekolah saja tidak diketahui.
Sekolah merupakan tempat dimana seseorang dapat menuntut ilmu. Sekolah terbagi atas 3 tingkatan wajib belajar, yaitu 
  1. Sekolah Dasar dengan 6 tahun masa belajar kemudian dilanjutkan ketingkat berikutnya, 
  2. Sekolah Menengah Pertama dengan masa belajar 3 tahun dan yang terakhir adalah 
  3. tingkatan Sekolah Menengah Atas dengan masa belajar 3 tahun. 

Setelah itu dilanjutkan kejenjang Perguruan Tinggi dengan masa studi sesuai dengan jurusan yang akan diambil oleh siswa tersebut tetapi tingkatan ini bukan tingkatan wajib
(image)



Penjelasan Kamus Data (Data Dictionary) dan Proses Normalisasi

Tue, 20 May 2014 09:20:25 PDT

Kamus Data (Data Dictionary) dan Proses Normalisasi dua materi yang saya gabung dengan memberikan secara mendetail. namun jangan khawatir semua jelas dari Sumbernya Loh dan Buku yang saya Tulis kembali. jadi ini artikel asli dari karangan Buku.Kamus data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari sistem informasi. Notasi standar yang digunakan pada kamus data yaitu :SIMBOL        ARTI=             Terdiri dari+             And (dan)( )           Pilihan (boleh Ya atau Tidak){ }           Iterasi/pengulangan proses[ ]           Pilih salah satu pilihanI             Pemisah pilihan didalam tanda [ ]*            Keterangan atau catatan@           Petunjuk (key field) Alias Nama lain untuk dataNormalisasiProses Normalisasi merupakan proses pengelompokkan data elemen menjadi tabel-tabel yang menunjukkan entity dan relasinya. Pada proses normalisasi selalu di uji pada beberapa kondisi. Apakah ada kesulitan pada saat menambah, menghapus, mengubah, membaca pada suatu database. Bila ada kesulitan pada pengujian tersebut maka relasi tersebut dipecahkan pada beberapa tabel lagi atau dengan kata lain perancangan belum mendapat database yang optimal. Semua hubungan databaseselalu sudah ternormalisasi, dalam arti bahwa semua hubungan sudah terdefinisikan tehadap domain sederhana, yaitu domain yang hanya berisi nilai atomic.Normalisasi bertujuan untuk menghilangkan atau mengurangi data yang duplikasi, agar mendapatkan bentuk yang lebih baik dan cepat.Berikut ini uraian mengenai tingkatan-tingkatan yang ada dalam normalisasi, semua normalisasi di kutip dari buku “ An Introduction to Database System, Canada: ( Adision – Wessley Publishing Company, 181, Third Edition ), hal 237.First Normal (1 NF)Suatu relasi R berada pada 1 NF jika dan hanya jika semua domainnya sudah berisi atom semua. Second Normal Form (2 NF)Suatu relasi R berada pada 2 NF jika dan hanya jika sudah berada pada 1 NF dan setiap atribut yang bukan key tergantung sepenuhnya terhadap primary key.Third Normal (3 NF)Sustu relasi R berada pada 3 NF jika dan hanya jika sudah berada pada 2 NF dan setiap atribut yang bukan key dan tidak tergantung secara transitif primary key.Kunci dalam Normalisasi yang digunakan pada sistem adalah sebagai berikut:a. Kunci Kandidat (Candidate Key)Candidat Key adalah satu atribute atau satu set minimal atribute yang mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian spesifik dari entity.b. Kunci Primer (Primary Key)Primary key adalah satu atribute atau satu set minimal atribute yang tidak hanya mengidentifikasi secara unik suatu kejadian spesifik, tapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entity.c. Kunci Alternatif (Alternate Key)Alternate key adalah Candidat Key yang tidak dipakai sebagai primary key. Kerap kali Alternate Key dipakai sebagai kunci pengurutan dalam laporan misalnya.d. Kunci Tamu (Foreign Key)Foreign key adalah satu atribute yang melengkapi satu relationship yang menunjukkan ke induknya. Foreign Key ditempatkan pada entity anak dan sama dengan primery key dihubungkan (relation).Setelah anda Membaca Atau Mengcopy Artikel ini lebih baik anda berlangganan Melalui FansPage facebook kami karena disana disediakan referensi terbaru buat anda. tidak ada salahnya Like Facebook kami karena akan berdampak PoSitif Buat anda sendiri. dengan mengikuti Artikel Terbaru dari Literatur buku ini. Bila anda Ingin Mengetahui Visi misi kami Membuat blog Literatur Buku Silahkan baca Tentang Blog Literatur Buku Atau Kumpulan Referensi[...]



Pengertian HIPO (Hierarchy Input Process Output) Referensi Buku

Wed, 21 May 2014 01:30:53 PDT

HIPO ( Hierarchy Input Process Output ) adalah suatu teknik pendokumentasian program yang dapat digunakan untuk mengkomunikasikan spesifikasi sistem kepada para programer melalui proses perancangan. Setiap modul HIPO digambarkan oleh fungsi utamanya.

Fungsi dari sistem digambarkan oleh HIPO dalam tiga tingkatan ( diagram ), yaitu :
  • - visual table of content
  • - Overview diagram
  • - Detail diagram
Sebelumnya kita telah Membahas Mengenai Konsep Dasar Informasi, Konsep Dasar Sistem Informasi, Sistem Informasi Manajemen, Pengembangan Sistem, Analisa Sistem, Perancangan Sistem Yang Semuanya Telah ada dalam Blog Literatur Buku. Mari Kita memperkaya Pengetahuan Kita Dengan Membaca Daftar Isi Blog Literatur buku

Setelah anda Membaca Atau Mengcopy Artikel ini lebih baik anda berlangganan Melalui FansPage facebook kami karena disana disediakan referensi terbaru buat anda. tidak ada salahnya Like Facebook kami karena akan berdampak PoSitif Buat anda sendiri. dengan mengikuti Artikel Terbaru dari Literatur buku ini. Bila anda Ingin Mengetahui Visi misi kami Membuat blog Literatur Buku Silahkan baca Tentang Blog Literatur Buku Atau Kumpulan Referensi
(image)



Pengertian Analisa Sistem dan Perancangan Sistem

Fri, 16 May 2014 04:11:00 PDT

Analisa sistem adalah suatu metode pengembangan untuk menganalisa sistem yang ada ke arah pengembangan spesifikasi sistem yang baru.
  • Tujuan analisa sistem adalah menentukan kebutuhan pemakai secara akurat yang berarti :
  • Jelas dalam dokumentasinya
  • Semua informasi yang diinginkan telah dimasukkan secara lengkap
  • Mudah dimengerti oleh pengguna
  • Konsisten
  • Tepat dan spesifik, dimana semua kebutuhan digambarkan dengan jelas dan pasti.
Sebelumnya kita telah Membahas Mengenai Konsep Dasar Informasi, Konsep Dasar Sistem Informasi, Sistem Informasi Manajemen, Pengembangan Sistem, Analisa Sistem, Perancangan Sistem Yang Semuanya Telah ada dalam Blog Literatur Buku. Mari Kita memperkaya Pengetahuan Kita Berlangganan melalui Like FansPage Facebook Literatur Buku. 

Perancangan Sistem

Perancangan sistem adalah sebagian gambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. Untuk mencapai tujuan pada analisa sistem harus dapat mencapai sasaran-sasaran sebagai berikut :
  • Perencanaan sistem harus berguna, mudah dipahami dan nantinya mudah digunakan.
  • Rancangan sistem harus dapat mendukung tujuan utama perusahaan sesuai dengan yang telah didefinisikan pada tahap perancangan sistem yang dilanjutkan pada analisa sistem.
  • Perancangan sistem harus efisien dan efektif untuk dapat mendukung pengolahan transaksi.
Setelah anda Membaca Atau Mengcopy Artikel ini lebih baik anda berlangganan Melalui FansPage facebook kami karena disana disediakan referensi terbaru buat anda. tidak ada salahnya Like Facebook kami karena akan berdampak PoSitif Buat anda sendiri. dengan mengikuti Artikel Terbaru dari Literatur buku ini. Bila anda Ingin Mengetahui Visi misi kami Membuat blog Literatur Buku Silahkan baca Tentang Blog Literatur Buku Atau Kumpulan Referensi
(image)



Penjelasan Pengertian Pengembangan Sistem Referensi Buku

Tue, 20 May 2014 09:22:20 PDT

Literatur Buku menyajikan Pada pertemuan kali ini kita akan membahas Penjelasan Pengertian Pengembangan Sistem Referensi Buku, menindak lanjuti pertemuan sebelumnya yaitu Konsep dasar sistem. literatur Buku akan selalu memberikan yang terbaik buat anda. bila anda membaca ini lebih baik anda berlangganan Artikel Melalui Facebook Kami Silahkan Masuk Di akun FansPage facebook kami. Tidak ada Ruginya buat anda malah akan menguntungkan Buat anda sendiri. karena tiap hari anda akan mendapatkan Info terbaru Mengenai Dunia referensi terbaru dari Literatur Buku melalui Facebook Dan Twiter Anda.Penjelasan Pengertian Pengembangan Sistem Referensi BukuPengembangan sistem berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki yang sudah ada. Siklus hidup pengembangan sistem adalah :Perencanaan Analisa SistemPerencanaan Sistem Seleksi SistemImplementasi Sistem dan perawatan sistemDalam pengembangan sistem informasi, perlu digunakan suatu metodologi yang dapat digunakan sebagai pedoman bagaimana dan apa yang harus dikerjakan selama pengembangan ini. Dengan mengikuti metode dan prosedur-prosedur yang diberikan oleh suatu metodologi, maka pengembangan sistem diharapkan dapat diselesaikan dengan baik.Pendekatan dan alat yang digunakan dalam pengembangan sistem yang diusulkan adalah pendekatan terstruktur. Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dihubungkan akan didapatkan sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas.Setelah anda Membaca Atau Mengcopy Artikel ini lebih baik anda berlangganan Melalui FansPage facebook kami karena disana disediakan referensi terbaru buat anda. tidak ada salahnya Like Facebook kami karena akan berdampak PoSitif Buat anda sendiri. dengan mengikuti Artikel Terbaru dari Literatur buku ini. Bila anda Ingin Mengetahui Visi misi kami Membuat blog Literatur Buku Silahkan baca Tentang Blog Literatur Buku Atau Kumpulan Referensi[...]



Sistem Informasi Manajemen Dan Pengertian Sistem Administrasi Pelayanan Kesehatan

Thu, 15 May 2014 03:59:00 PDT

Sistem informasi manajemen (management information systems atau SIM) merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen. “SIM adalah kumpulan-kumpulan dari sistem-sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen”.

literatur buku Yang kali ini membahas 2 Pokok Pembahasan yaitu Sistem Informasi Manajemen Dan Pengertian Sistem Administrasi Pelayanan Kesehatan dan adapun 7 Tingkatan-tingkatan manajemen dan kebutuhan informasi yang dimaksud adalah :

Manajemen Tingkat Atas

  • Perencanaan strategis, diperlukan untuk mencapai tugas pokok organisasi. Manajemen Tingkat Menengah
  • Perencanaan taktis dan pengendalian manajemen, dibutuhkan untuk mengukur hasil pelaksanaan, keputusan untuk tindakan pengendalian, alokasi sumber daya dan sebagainya.

Manajemen Tingkat Bawah

  • Perencanaan dan pengendalian operasional, untuk mendukung operasi manajemen sehari-hari.

Pengertian Sistem Administrasi Pelayanan Kesehatan

Pengertian sistem administrasi pelayanan kesehatan. Administrasi adalah kegiatan dalam usaha mencakup penetapan tujuan serta penetapan cara penyelenggaraan pembinaan organisasi. Pelayanan adalah memberi bantuan dan hal-hal yang diperlukan. Sistem Admininstrasi pelayanan kesehatan adalah kegiatan yang mencakup penetapan tujuan serta penyelenggaraan pembinaan organisasi dalam usaha untuk memberikan bantuan dalam hal kesehatan.

Referensi Diambil Dari 7 Frederick H. Wu, Accounting Informations Systems, Theory and Pratice, 1984, hal: 65.

Setelah anda Membaca Atau Mengcopy Artikel ini lebih baik anda berlangganan Melalui FansPage facebook kami karena disana disediakan referensi terbaru buat anda. tidak ada salahnya Like Facebook kami karena akan berdampak PoSitif Buat anda sendiri. dengan mengikuti Artikel Terbaru dari Literatur buku ini. Bila anda Ingin Mengetahui Visi misi kami Membuat blog Literatur Buku Silahkan baca Tentang Blog Literatur Buku Atau Kumpulan Referensi
(image)



Konsep Dasar Informasi Dan Sistem Informasi Referensi Buku

Wed, 14 May 2014 03:46:00 PDT

Pada pertemuan kali ini kita akan membahas konsep dasar Informasi dan sistem informasi, menindak lanjuti pertemuan sebelumnya yaitu Konsep dasar sistem. literatur Buku akan selalu memberikan yang terbaik buat anda. bila anda membaca ini lebih baik anda berlangganan Artikel Melalui Facebook Kami Silahkan Masuk Di akun FansPage facebook kami. Tidak ada Ruginya buat anda malah akan menguntungkan Buat anda sendiri. karena tiap hari anda akan mendapatkan Info terbaru Mengenai Dunia referensi terbaru dari Literatur Buku melalui Facebook Dan Twiter Anda.Konsep Dasar InformasiSuatu sistem yang kurang mendapatkan informasi akan menjadi luruh, kerdil dan akhirnya berakhir. Karena informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh suatu organisasi, sehingga informasi ini sangat penting di dalam suatu organisasi. Pengertian  informasi  itu  sendiri  akan  dijelaskan  dalam  penulisan Tugas Akhir ini. Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.4  Selain pengertian diatas Informasi adalah data yang berguna yang  diolah sehingga dapat dijadikan  dasar untuk mengambil keputusan yang tepat.Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal datum atau data-item. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian-kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat yang tertentu. Data merupakan bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu model untuk dihasilkan informasi.Konsep Dasar Sistem InformasiSistem informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terpadu dari komponen manual dan komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, menyimpan data, memproses data serta menghasilkan informasi untuk  pemakai.  “Sistem  Informasi  adalah  sebuah  sistem  manusia  /  mesin  yang terpadu (integrated), untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi”.6Fungsi dari sistem informasi adalah mentransformasikan data kedalam bentuk informasi. Kualitas dari suatu informasi tergantung dari tiga hal berikut:AkuratAkurat bagi informasi berarti  harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa atau menyesatkan.Tepat pada waktunyaYang  dimaksud  dengan  tepat  pada  waktunya  adalah  informasi  yang datang pada penerimanya tidak boleh terlambat.RelevanRelevan berarti informasi tersebut mempunyai manfaat pemakainya.Mahalnya   nilai   informasi   disebabkan   karena   tuntutan   harus   cepatnya informasi yang didapat sehingga diperlukan teknologi untuk mengolah dan mengirimnya.Literatur buku admin ambil dari :6 Gordon B. Davis, MIS,Conceptual Foundation Structures and Development, 1991, Hal : 3.4 Robert N. Anthonny, John Dearden, Management Control Systems, 1980, hal :125-126.5 George H. Bodnar, William S. Hopwood,  Accounting Information Systems, 1980, hal : 2.Setelah anda Membaca Atau Mengcopy Artikel ini lebih baik anda berlangganan Melalui FansPage facebook kami karena disana disediakan referensi terbaru buat anda. tidak ada salahnya Like Facebook kami karena akan berdampak PoSitif Buat anda sendiri. dengan mengikuti Artikel Terbaru dari Literatur buku ini. Bila anda Ingin Mengetahui Visi misi kami Membuat blog Literatur Buku Silahkan baca Tentang Blog Literatur Buku Atau Kumpulan Referensi[...]



Penjelasan Struktur Memori Mikrokontroler IC AT89S51

Tue, 13 May 2014 08:33:00 PDT

Semakin Mendalamnya penjelasan Dari  Mikrokontroler IC AT89S51 kali ini kita akan membahas tentang Struktur Memori Mikrokontroler IC AT89S51. yang sebelumnya telah kita lihat artikel tentang Penjelasan Spesifikasi Mikrokontroler AT89S51 Lengkap dan Penjelasan Konfigurasi Pin Mikrokontroler IC AT89S51 LengkapPenjelasan Struktur Memori Mikrokontroler IC AT89S51 - Memori pada intinya berfungsi untuk ’mengingat’ atau menyimpan suatu informasi. AT89S51 mempunyai stuktur memori yang terdiri atas:RAM Internal, memori sebesar 128 byte yang biasanya digunakan untuk menyimpan variabel atau data yang bersifat sementara. Memori ini dapat diakses menggunakan RAM address register.Flash PEROM, memori yang digunakan untuk menyimpan instruksi-intruksi MCS51.21 Special Function Register (Register Fungsi Khusus), merupakan memori yang berisi register-register yang mempunyai fungsi-fungsi khusus. Register Fungsi khusus ini terdiri dari:1. AkumulatorRegister ini terletak pada alamat E0H. Hampir semua operasi aritmatik dan operasi logika selalu menggunakan register ini. Untuk pengambilan dan pengiriman data ke memori eksternal juga diperlukan register ini.2. Register B.Mempunyai fungsi yang sama dengan akumulator.3. Stack PointerStack Pointer (SP) merupakan register 8 bit yang terletak di alamat 81H. Isi dari Stack Pointer ini merupakan alamat dan data yang disimpan di stack. Proses yang berhubungan dengan stack ini biasa dilakukan oleh instruksi- instruksi Push, Pop, Acall, dan Lcall.4. Data PointerDPTR umumnya digunakan untuk mengakses alamat pada memori eksternal. Contoh: Mov A,#01HMov DPTR,#2000H Movx @DPTR.AListing diatas berfungsi untuk menuliskan data 01H kedalam alamat 2000H. Pertama data 01H diisikan ke akumulator kemudian DPTR yang berfungsi untuk menuliskan alamat penyimpanan data diisi dengan 2000H. Terakhir, isi dari akumulator A disimpan ke lokasi memori yang ditunjukkan oleh DPTR.5. Register PortMerupakan register yang mewakili alamat port.6. Register TimerMerupakan register yang digunakan untuk mengatur operasi Timer.7. Register Port SerialMerupakan register yang digunakan dalam proses komunikasi serial.8. Register InterupsiMerupakan register yang digunakan untuk mengatur proses interupsi.9. Power Control RegisterPower Control Register (PCON) mengandung beberapa macam bit kontrol dengan konfigurasi seperti pada tabel 2.19.Tabel 2.19 Alokasi Bit PCONKeterangan:SMOD : Double Baud Rate GF1&GF0 : General Purpose Flag PD : Power DownIDL : Idle Mode.Silahkan Lihat artikel Pendahulunya yang sudah lama Di Posting yaitu Penjelasan Spesifikasi Mikrokontroler AT89S51 Lengkap dan Penjelasan Konfigurasi Pin Mikrokontroler IC AT89S51 Lengkap[...]



Konsep Dasar Sistem Dari Referensi Buku

Mon, 12 May 2014 03:16:00 PDT

Literatur Buku Kini akan membahas Tuntas tentang sistem yang akan Di submit masuk ke Blog Literatur Buku. Sebagai bahan Awal saya akan memberikan Judul tentang Konsep dasar Sistem dan akan saya lanjutkan yaitu konsep dasar Sistem Informasi. sebelum itu anda lihat dulu penjelasan dibawah ini mengenai Konsep dasar SistemSecara sederhana suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel-variabel yang terorganisir, saling berinteraksi, saling ketergantungan satu sama lainnya dan terpadu.Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.1 Suatu prosedur adalah urutan-urutan kegiatan yang biasanya melibatkan orang dalam satu atau lebih bagian / departemen dan diterapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi.Sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem, interface(penghubung), masukan, keluaran, pengolah dan sasaran atau tujuan. Konsep sebuah sistem menuntut perancangan untuk mempertimbangkan sistem sebagai suatu keseluruhan. Tetapi leseluruhan sistem mungkin terlalu besar untuk dianalisis secara terperinci. “Sistem dibagi atau diuraikan atas subsistem”. 3Interface (penghubung) ditelaahsecara cermat untuk menjamin bahwa hubungan antar subsistem didefenisikan dengan jelas dan jumlah semua subsistem adalah leseluruhan sistem. Proses pengunsuran dilanjutkan dengan subsistem dibagi lagi menjadi subsistem lebih kecil sehingga mencapai ukuran yang mudah ditangani.Literatur buku admin ambil dari :Jerry FitzGerald, Andra F. FitzGerald, Warren D. Stallings, Jr., Fundamentals of Systems Analysis, 1981, hal:5.Richard F. Neuschel, Management by Systems, 1960, hal :10.Gordon B. Davis, MIS,Conceptual Foundation Structures and Development, 1991, Hal : 36.Bila anda mempunyai Bukunya pasti mendapatkan artikel kayak di atas deh. Oya Berhubungan Dengan sistem admin akan membahas Tuntas deh Mulai dari Konsep Dasar Informasi, Konsep Dasar Sistem Informasi, Sistem Informasi Manajemen, Pengembangan Sistem, Analisa Sistem, Perancangan Sistem, Dan Masih Banyak lagi Brow...Setelah anda Membaca Atau Mengcopy Artikel ini lebih baik anda berlangganan Melalui FansPage facebook kami karena disana disediakan referensi terbaru buat anda. tidak ada salahnya Like Facebook kami karena akan berdampak PoSitif Buat anda sendiri. dengan mengikuti Artikel Terbaru dari Literatur buku ini. Bila anda Ingin Mengetahui Visi misi kami Membuat blog Literatur Buku Silahkan baca Tentang Blog Literatur Buku Atau Kumpulan Referensi[...]



Penjelasan Spesifikasi Mikrokontroler AT89S51 Lengkap

Sun, 11 May 2014 08:00:03 PDT

Mikrokontroler AT89S51merupakan mikrokontroler CMOS 8 bit dengan 4 Kbyte in-system programable Flash memory. AT89S51 berteknologi memori nonvolatile kerapatan tinggi dari ATMEL, isi memori tersebut dapat diisi ulang ataupun dihapus berkali-kali dan kompatibel dengan mikrokontroler standar industri 80C51 baik pin IC maupun set instruksinya.

Spesifikasi AT89S51 antara lain:

  • 9 4 Kbyte In-system Programable (ISP) flash memori dengan kemampuan
  • 1000 kali baca/tulis.
  • 9 Tegangan kerja 4 - 5.5 V
  • 9 Bekerja dengan rentang 0 – 33 Hz
  • 9 128 x 8 bit RAM internal
  • 9 32 jalur I/O yang dapat diprogram
  • 9 Dua buah 16 bit Timer/counter
  • 9 6 sumber interupsi
  • 9 Saluran Full-Duplex serial UART
  • 9 Watchdog timer
  • 9 Dual data pointer
  • 9 Mode pemograman ISP yang fleksibel (byte dan page mode).
Gambar 2.16 Blok Diagram AT89S51

Silahkan baca referensi Selanjutnya tentang Konfigurasi pin Mikrokontroler AT89S51 dan Struktur Memori Mikrokontroler AT89S51
(image)



Karakteristik Analog To Digital Converter (ADC) 0804

Sun, 11 May 2014 07:49:00 PDT

Analog To Digital Converter (ADC) 0804 anyak tersedia dipasaran, Tapi kali ini Literatur Buku Menyediankan Penjelasan Dari ADC 0804. dalam perancangan ini digunakan ADC 0804. Gambar 2.7 menunjukkan susunan kaki ADC tersebut. Beberapa karakteristik ADC 0804 adalah sebagai berikut:
  • Memiliki 2 masukan analog : Vin (+) dan Vin(-) sehingga memperbolehkan masukan selisih (diferensial). Dengan kata lain, tegangan masukan analog yang sebenarnya adalah selisih dari masukan kedua pin [ analog Vin = Vin(+) – Vin(-)]. Jika hanya satu masukan maka Vin(-) dihubungkan ke ground. Pada operasi normal, ADC menggunakan Vcc = +5V sebagai tegangan referensi, dan masukan analog memiliki jangkauan dari 0 sampai 5 V pada skala penuh.
  • Mengubah tegangan analog menjadi keluaran digital 8 bit. Sehingga resolusinya adalah 5V/255 = 19.6 mV
  • Memiliki pembangkit detak (clock) internal yang menghasilkan frekuensi f=1/(1,1RC), dengan R dan C adalah komponen eksternal.
  • Memiliki koneksi ground yang berbeda antara tegangan digital dan analog. Kaki 8 adalah ground analog. Pin 10 adalah ground digital.
(image)
ADC 0804 merupakan ADC yang paling familier, yang paling sering digunakan untuk keperluan pembuatan alat-alat ukur digital, dengan karakteristik dasar, lebar data = 8 bit, waktu konversi = 100 uS. WR : ( input ) pin ini digunakan untuk memulai konversi tegangan analog menjadi data digital, bila WR mendapat logika '0' maka konverter akan mengalami reset; dan ketika WR kembali pada keadaan tinggi maka konversi segera dimulai. Bila CS atau RD diberi logika '1' maka output D0 s/d D7 akan berada dalam keadaan high impedanzi, sebaliknya bila CS dan RD diberi logika '0' maka output digital akan keluar pada D0 s/d D7. 
INT: ( output ) pin ini digunakan sebagai indikator apabila ADC talah selesai menkonversikan tegangan analog menjadi digital, INT akam mengeluarkan logika '1' pada saat memulai konversi dan akan berada pada logika '0' bila konversi telah selesai. Frekuensi clock konverter harus terletak dalam daerah frekuensi 100 s/d 800 kHz. CLK IN dapat diturunkan dari sumber clock eksternal. Clock internal dapat dibangkitkan dengan memeberikan komponen R dan C pada CLK IN dan CLK R. Vin : pin ini sebagai inputan tegangan analog yang akan dikonversikan menjadi data digital.
(image)



Pengertian Kapasitor dan Perbedaan Kapasitor Bipolar Dengan Non-polar

Sat, 10 May 2014 07:36:00 PDT

Penjelasan Pengertian Kapasitor dan Perbedaan Kapasitor Bipolar Dengan Non-polar yang telah di sediakan di LITERATUR BUKU dengan tema di atas semoga dapat menjawab dari hasil pencarian teman teman di search enggine seperti Google Bing ASK  OAL dan lainnya. Langsung ke pembahasannya yachKapasitor ialah suatu komponen elektronika yang dapat menyimpan dan melepaskan muatan listrik dan energi listrik. Kemampuan untuk menyimpan muatan listrik pada kapasitor disebut dengan kapasitansi atau kapasitas.Diantara jenis-jenis kapasitor, dibedakan menjadi dua golongan antara lain kapasitor bipolar dan kapasitor non-polar, yang mana kapasitor ini mempunyai kapasitansi yang tetap. Kapasitor ini juga dapat dibedakan dari bahan yang digunakan sebagai lapisan diantara lempeng-lempeng logam yang disebut dielektrikum, seperti keramik, mika, milar, kertas, polyester, film. Pada umumnya kapasitor yang terbuat dari bahan yang tersebut diatas nilainya kurang dari 1 mikro farad.Adapun kapasitor elektrolit adalah kapasitor tetap, yang memiliki nilai lebih besar sama dengan 1 mikro farad, dengan bahan dielektrikumnya terbuat dari cairan elektrolit. Kapasitor elektrolit ini memiliki polaritas ( kutub + dan kutub - ). Muatan ( nilai ) yang digunakan oleh kapasitor menggunakan satuan farad, karena kapasitor mempunyai nilai yang besar, maka nilai satuan pada kapasitor biasanya dinyatakan dalam mikro farad, nano farad dan piko farad.Fungsi kapasitor antara lain :Sebagai filter atau penyaring, biasanya digunakan pada sistem radio, tv, amplifier dan lain-lain. Filter pada radio digunakan untuk menyaring ( penghambatan ) gangguan-gangguan dari luar.Sebagai kopling, kapasitor sebagai kopling ( penghubung ) amplifier tingkat rendah ketingkat yeng lebih tinggiMasih banyak Materi yang lainnya brow. Silahkan cari di daftar isi kami.[...]



Penjelasan Sifat dan sektor Penggunaan Gelombang Elektromagnetik

Fri, 09 May 2014 14:01:00 PDT

Sifat dan Penggunaan Gelombang Elektromagnetik Sesuai dengan sifat cahaya, gelombang elektromagnetik mempunyai sifat - sifat sebagai berikut: Dari Catatan UnikDapat merambat pada ruang hampaMerupakan gelombang tranversal, yaitu arah getarnya tegak lurus dengan arah perambatannya.Dapat mengalami polarisasi.Dapat mengalami pemantulan (refleksi). e) Dapat mengalami pembiasan (reflaksi). f) Dapat mengalami interferensi.Dapat mengalami lenturan (difraksi).Arah perambatannya tidak dibelokkan baik pada medan listrik maupun medan magnet.Gelombang elektromagnetik pada saat ini dapat digunakan dalam banyak sektor, berikut penerapannya:Sifat dan sektor Penggunaan Gelombang Elektromagnetika. Gelombang RadioGelombang radio mempunyai daerah frekuensi antara 104 sampai 107 hertz, yang dipergunakan sebagai alat komunikasi. Gelombang ini digunakan sebagai pembawa informasi dari satu tempat ke tempat lain. Karena sifatnya yang mudah dipantulkan oleh lapisan ionosfer bumi, maka gelombang radio dapat mencapai tempat - tempat di bumi yang jaraknya sangat jauh dari pemancar radio. Informasi yang berupa suara dibawa oleh gelombang radio sebagai perubahan amplitudo yang disebutModulasi amplitudo, maupun sebagai perubahan frekuensi yang disebut modulasi frekuensi. (Kamajaya, 1990, h:130)Pesawat televisi dan pesawat radio FM (Frequency Modulation) menggunakan gelombang modulasi frekuensi ini sebagai pembawa informasi. Informasi yang dibawa dengan cara modulasi frekuensi lebih unggul bila dibandingkan dengan cara modulasi amplitudo (AM), sebab pada pemancar AM biasanya terdengar derau akibat peristiwa - peristiwa kelistrikkan di udara yang dapat mengganggu amplitudo gelombang. Tetapi di lain pihak, gelombang FM tidak dapat dipantulkan oleh lapisan ionosfer bumi, jadi tidak dapat mencapai tempat - tempat yang jauh di permukaan bumi.b. Gelombang TelevisiMempunyai frekuensi sedikit lebih tinggi dari gelombang radio, gelombang televisi ini merambat lurus, tidak dapat dipantulkan oleh lapisan – lapisan atmosfer bumi.untuk menangkap siaran televisi di Jakarta, untuk wilayah Bandung memerlukan sebuah stasiun penghubung (relay). Demikian juga untuk daerah yang lebih jauh lagi diperlukan satelit sebagai stasiun penghubung.c. Gelombang RadarRadar merupakan singkatan dari Radio Detection And Ranging, menggunakan gelombang elektromagnetik dengan frekuensi sekitar 1010 hertz. Antena radar dapat bertindak sebagai pemancar dan penerima gelombang.Pancaran dilakukan secara terarah dalam bentuk pulsa dalam selang waktu tertentu, bila pulsa tersebut mengenai sasaran, misalnya pesawat terbang maka akan ada pulsa pantul yang sebagian akan diterima kembali oleh antena radar. (Gunawan, 2000, h: 168)Selain untuk mendeteksi sasaran, radar juga dapat dipergunakan membantu keamanan pendaratan pesawat - pesawat terbang penumpang. Dengan menggunakan radar, cuaca yang buruk tidak lagi merupakan penghambat pendaratan pesawat di bandara.d. Sinar Infra MerahRadiasi sinar infra merah meliputi frekuensi 1011 – 1014 hertz, frekuensi ini dapat dihasilkan oleh getaran atom - atom dalam bahan. Getaran atom - atom pada suatu molekul dapat juga memancarkan gelombang elektromagnetik pada frekuensi - frekuensi yang khas dalam daerah infra merah, sehingga spektroskopi infra merah kini merupakan salah satu alat yang penting untuk mempelajari struktur molekul.Selain itu dengan menggunakan pelat - pelat potret yang peka terhadap gelombang infra merah, pesawat udara yang terbang tinggi ataupun satelit- satelit dapat membuat foto permukaan bumi. e. Sinar Tampak Merupakan sinar [...]



Penjelasan Frekuensi, Periode dan Cepat Rambat Gelombang

Tue, 20 May 2014 09:23:47 PDT

Frekuensi, Periode dan Cepat Rambat Gelombang - Gelombang merupakan getaran yang merambat, getaran adalah gerak bolak – balik secara berulang melalui titik seimbangnya. Getaran pada ayunan sederhana yang dilakukan dengan mengikat sebuah beban ringan pada seutas tali, memiliki gaya yang besarnya berbanding lurus dengan simpangannya. Arahnya selalu menuju kedudukan seimbang. (Gunawan, 2000, h: 108)Penjelasan Frekuensi, Periode dan Cepat Rambat GelombangFrekuensiFrekuensi gelombang adalah banyaknya gelombang yang terjadi dalam satu satuan waktu. Frekuensi dinotasikan dengan huruf “f” dan dengan satuan Hertz atau biasa disingkat dengan Hz.Rumus untuk mencari besarnya frekuensi : f = TPeriodePeriode adalah selang waktu yang diperlukan untuk menempuh satu gelombang. Periode dinotasikan dengan huruf “T“ dan satuannya adalah detik. Yang disebut dengan gelombang sempurna pada gelombang tranversal adalah gerakan gelombang dari kedudukan seimbang ke puncak gelombang kemudian kembali ke kedudukan seimbang lalu ke lembah gelombang sampai kembali ke kedudukan seimbang.Cepat RambatGelombang yang merambat lurus dari satu titik ke titik yang lainnya memerlukan waktu, dengan kata lain gelombang memiliki kecepatan untuk merambat. Jadi cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang dalam satu satuan waktu. Cepat rambat gelombang diberi lambang “V” dengan satuan m/detik.λRumus untuk mencari cepat rambat gelombang : V =T= λ . fket : V : cepat rambat gelombangλ : panjang gelombangT : periodef : frekuensiMedan MagnetikSifat magnetik dari mineral magnetik (Fe3O4) yang terdapat dalam batu – batuan di Magnesia (nama suatu daerah di Asia Kecil) diketahui oleh bangsa Yunani sejak beberapa abad yang lalu (sekitar tahun 600 SM). Pada jaman itu sejumlah orang mengetahui bahwa magnetik atau batu bermuatan mempunyai sifat dapat menarik partikel – partikel besi ke arahnya. Thales, seorang ahli matematika dan astronomi berkebangsaan Yunani (640 – 546 SM) dikenal sebagai orang yang banyak menaruh perhatian kepada sifat tersebut. (Kanginan, 1996, h:150)Kata magnet tampaknya berasal dari magnesia, tempat dimana orang menemukan batu bermuatan pertama kali. Cina merupakan bangsa yang pertama menggunakan batu bermuatan ini sebagai kompas (petunjuk arah) baik di darat maupun di laut. Catatan sejarah menunjukkan bahwa pelayaran antara Kanton, Cina dan Sumatera pada tahun 1000 sudah dilakukan berdasarkan petunjuk arah kompas magnetik.Pada saat sekarang, manusia telah dapat membuat magnet dari besi, baja, atau campuran logam lainnya. Magnet banyak digunakan dalam perangkat elektronik seperti mikropon, telepon, bel listrik, dan banyak peralatan elektronik lainnya. Elektromagnet (magnet listrik) yang menghasilkan medan magnetik kuat dapat digunakan untuk mengangkat barang – barang rongsokan yang terbuat dari bahan logam yang sangat berat.Medan Magnetik di Sekitar Sebuah MagnetSeperti yang kita ketahui, apabila sebuah magnet permanen digantung horisontal dan bebas berputar, serta di dekatnya tidak ada bahan – bahan lain yang bersifat magnet, maka ujung magnet permanen tersebut selalu akan berputar dan berhenti setelah sejajar dengan arah utara – selatan bumi. Ujung magnet yang menunjuk arah utara disebut kutub utara sedangkan yang menunjuk arah selatan disebut kutub selatan. Bila kita menempatkan magnet lain.Di dekat sebuah magnet maka magnet tersebut akan mengalami gaya tarik atau gaya tolak. Sehingga dapat didefinisikan bahwa medan magnetik adalah ruang di [...]



Penjelasan Dan Pengertian Tara Kimia Listrik Berserta Rumus

Thu, 08 May 2014 06:25:00 PDT

Tara kimia listrik adalah sel elektrolit (larutan elektrolit) yang berisi larutan garam (CuSO4) dialiri arus listrik searah dan sel-sel elektrolit itu akan terurai dan berkumpul pada elektroda-elektrodanya. Diambil di (Petunjuk Praktikum Fisika Dasar STMIK Jakarta STI&K : Hal 31–32 : 2002)
Dan cara menghitung  besanya  tara kimia  listrik  digunakan rumus 

dimana :
z          = Tara kimia listrik
W     = Jumlah zat yang diendapkan
I          = Besarnya arus listrik yang digunakan
t          = Lamanya waktu pelapisan dalam detik

Masih banyak Rumus Yang Lainnya Untuk Di Ikuti Silahkan Like fans Page kami atau setidaknya Shere Pengetahuan kalian Melalu Sosial Media. dengan memberitahukan  literatur buku ini ke orang anda Anda akan Mendapatkan pahala yang berlimpa. Bagaimana Tidak.?  yah karena Anda Orang Juga Mendapatkan Ilmu Dari pesan anda.

baca juga artikel lainnya : Penjelasan Dan Rumus Muatan Elementer(image)



Sifat Umum Gelombang Dan Penjelasan

Wed, 07 May 2014 09:25:00 PDT

Sifat Umum Gelombang - dari Literatur buku Memberikan Info dan kumpulan Terbaru mengenai berbagai penjelasan dengan Tema Elektro. Langsung saja Yach Brow. Gelombang mempunyai beberapa sifat umum, yaitu :Gelombang dapat mengalami pemantulan (refleksi)Pada setiap pemantulan gelombang akan berlaku sudut datang gelombang sama dengan sudut pantulnya. Gelombang datang, garis normal dan gelombang pantul terletak pada satu bidang datar. Pemantulan gelombang dapat terlihat pada dinding kolam, bila pada permukaan air kolam yang tenang diberikan usikan atau gangguan maka pada permukaan air akan timbul gelombang berbentuk lingkaran yang mengembang. Bila gelombang sampai pada dinding kolam akan timbul pula gelombang pantul, tetapi arah mengembang berlawanan arah dengan gelombang datang.Gelombang dapat mengalami pembiasan (refraksi)Bila dalam perambatannya, sebuah gelombang melewati bidang batas dua medium, maka arah gelombang datang tersebut akan mengalami pembelokkan, arah pembelokkan gelombang ini disebut dengan pembiasan. Hukum Snellius menyebutkan,“bila gelombang datang dari medium lebih rapat ke medium kurang rapat maka gelombang akan dibiaskan mendekati garis normal, dan sebaliknya”Jadi dalam pembiasan gelombang besar kecepatan gelombang akan berubah, demikian juga panjang gelombangnya akan berubah, yang tetap adalah frekuensi gelombang. (Kamajaya, 1990, h: 218) Gelombang dapat mengalami penggabungan (interferensi)Apa yang terjadi bila dua buah gelombang atau lebih saling bertemu? Pada benda pertemuan akan menyebabkan terjadinya tumbukan, benda yang satu akan terpental dari benda yang lain. Tumbukan seperti itu tidak pernah terjadi pada gelombang, dua gelombang yang bertemu akan saling lewat begitu saja seakan – akan merambat sendiri – sendiri tanpa halangan. Untunglah demikian, karena jika tidak kita tentu mengalami banyak kesulitan dalam berkomunikasi. Orang yang bercakap – cakap tidak akan dapat mendengarkan perkataan lawan bicaranya karena terbentur oleh suaranya sendiri.Dengan menggunakan sebuah tangki riak juga dapat dilakukan percobaan untuk menentukan interferensi dua buah gelombang. Di dalam tangki riak akan tampak suatu pola akibat perpaduan antara dua buah gelombang. Perpaduan antara dua buah gelombang atau lebih pada suatu tempat pada saat yang bersamaan itulah yang di sebut interferensi. (Prasetio, 1992, h:87)Gelombang dapat mengalami lenturan (difraksi)Bila suatu gelombang melewati suatu penghalang yang mempunyai celah sempit, maka menurut Huygens, titik – titik pada celah yang sempit itu akan menjadi sumber gelombang yang baru dan meneruskan gelombang tersebut ke segala arah.Jadi yang melewati celah sempit itu akan mengalami lenturan yang disebut dengan difraksi. (Kamajaya, 1990, h: 220)[...]



Jenis Jenis Gelombang Dan Penjelasan Detail

Tue, 06 May 2014 04:08:58 PDT

Gelombang menurut arah getarnya Menjadi 2 (Jenis Jenis Gelombang Dan Penjelasan Detail) bagian, yaitu Gelombang Tranversal dan Gelombang Longitudinal Berikut Penjelasannya.

Gelombang Tranversal

A. Gelombang Tranversal adalah
Gelombang yang arah getarnya tegak lurus arah perambatannya. Sehingga bentuk dari gelombang tranversal terdapat bukit dan lembah gelombang. contoh: gelombang pada tali dan gelombang permukaan air. Terdapat tiga hal penting yang mendukung terbentuknya gelombang tranversal yaitu:
  1. Adanya gaya tali yang menimbulkan perpindahan pada waktu pulsa melewatinya.
  2. Tali harus bersifat elastik.
  3. Tali harus mempunyai kelembaman, sehingga akan menghasilkan getaran harmonis yang sederhana.

Gelombang Longitudinal

B. Gelombang Longitudinal adalah
Gelombang yang arah getarnya berimpit atau searah dengan arah rambat gelombang. Suatu gelombang longitudinal tidak menyatakan suatu deretan bukit atau lembah gelombang. tetapi suatu deretan rapatan dan renggangan. Rapatan dan renggangan gelombang longitudinal dapat

Dilihat pada sebuah kawat spiral yang dibentangkan mendatar. contoh: gelombang pada pegas dan gelombang bunyi.

Masih 
(image)



Penjelasan Dan Pengertian Elektrolisa Lengkap

Wed, 11 Jun 2014 08:10:06 PDT

Elektrolisa  adalah  peristiwa  berlangsungnya  reaksi kimia  oleh  arus listrik. Alat elektrolisa terdiri atas sel elektrolitik yang berisi elektrolit (larutan atau leburan), dan dua elektroda, anoda dan katoda. pada anoda terjadi reaksi oksida sedangkan pada elektroda katoda terjadi reaksi reduksi.Pada suatu percobaan elektrolisa reaksi yang terjadi pada katoda bergantung pada  kecenderungan  terjadinya  reaksi  reduksi.  Elektrolisa  NaCl  pada  berbagai keadaan  menunjukkan  pentingnya  suasana  sistem  yang  dielektrilisa.  Jika  larutan NaCl yang sangat encer dielektrolisa menggunakan elektroda platina maka reaksi pada kedua elektroda sebagai berikut ;anoda : 2 H2O    O2 + 4 H+ + 4 e katoda : 2 H2O + 2 e     H2 + 2 OH-Jika larutan cukup pekat, reaksi-reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut :anoda : 2 Cl-          Cl2 + 2 ekatoda : 2 H2O + 2 e     H2 + 2 OH-Jika leburan NaCl dielektrolisis maka reaksi pada elektroda adalah sebgai berikut :anoda : 2 Cl-          Cl2 + 2 e katoda : Na+ + e     NaJika pada elektrolisis larutan NaCl digunakan raksa sebagai katoda, reaksi-reaksi pada elektroda adalah sebagai berikut :anoda : 2 Cl-          Cl2 + 2 e katoda : Na+ + e     NaNatrium yang berbentuk melarut dalam raksa membentuk amalgam.Melanjutkan percobaan Michelson dan Carlisle tentang elektrolisa, Michael Faraday (1791-1867) pada tahun 1833 mengemukakan gagasan terkuantisasinya muatan listrik menjadi unit-unit muatan, dengan menunjukkan bahwa jumlah zat yang beraksi pada elektroda-elektroda sel elektrolisis berbanding lurus dengan jumlah arus yang melalui sel tersebut. Selain dari pada itu ia membuktikan bahwa jika jumlah arus tertentu mengalir melalui beberapa sel elektrolisa, maka akan dihasilkan jumah ekivalen masing-masing zat.Yang  kemudian  oleh  Stoney  pada  tahun  1874,  dan  diperkuat  oleh  J.J. Thomson pada tahun 1897, dihipotesiskan adanya zarah pembawa unit muatan listrik, yang   lalu   dinamakan   elektron.   Sebagaimana   resin,   elektron   itu   dikatakan menghasilkan muatan listrik negatif maka elektronpun dikatakan bermuatan listrik negatif.Kapasitor  adalah  komponen  elektronika  yang  dapat  menyimpan  muatan listrik. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan-bahan dielektrik yang umum dikenal misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain-lain. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik, maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutub negatif dan  sebaliknya  muatan  negatif  tidak  bisa menuju  ke ujung kutub positif,  karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. Muatan elektrik ini "tersimpan" selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. Di alam bebas, phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan-muatan positif dan negatif di awan.Gambar 2.1 prinsip dasar kapasitorKapasitansi  didefenisikan  sebagai  kemampuan  dari  suatu  kapasitor  untuk dapat men[...]