Subscribe: 100 words stories
http://100words.blogdrive.com/atom.xml
Added By: Feedage Forager Feedage Grade B rated
Language: Indonesian
Tags:
akan  aku  dia  hari  kakek  kamu  pada suatu  pada  sebuah gubuk  seorang  suatu hari  sudah  tidak  tinggallah seorang  yang 
Rate this Feed
Rate this feedRate this feedRate this feedRate this feedRate this feed
Rate this feed 1 starRate this feed 2 starRate this feed 3 starRate this feed 4 starRate this feed 5 star

Comments (0)

Feed Details and Statistics Feed Statistics
Preview: 100 words stories

100 words stories



bercerita dalam 100 kata



Modified: 2007-03-05T20:25:02-08:00

 



UntitledUntitled

2007-03-05T13:23:59Z

COULD YOU SHOW ME THE TIME, PLEASE?

Said the form beside me. It had the head of a squid, leathery bat-like wings, and smelled like a thousand and one abattoirs.

... (more)




Insiden Pagi HariInsiden Pagi Hari

2006-12-26T09:34:58Z

“Mane die?” “Sakit. Gusinye bengkak.” “Kenape?” “Tauk.” Aku menyeruak masuk ruangan yang hanya berpintukan selembar kain itu, kulihat dia memang terbaring saja sambil merintih memegang mulutnya. Saat kutanya kenapa bicaranya tidak jelas. Di sela rintihannya aku hanya bisa menangkap kata-kata bego, gigi dan putih, selebihnya sama sekali tidak dapat dimengerti, tapi kuperhatikan dia kerap menunjuk giginya dan kamar mandi. Sebuah pemandangan ganjil menyambut pandanganku di kamar mandi. Sebatang sikat gigi yang baru saja terpakai dan setengah bungkus kecil deterjen pemutih pakaian... (more)



Like Mother, Like DaughterLike Mother, Like Daughter

2006-12-07T05:14:39Z

Mom threw me a gun. I stared at her in horror.

"Mary-Jane," she said "You are a woman. A woman is a mother. One day you would have to protect your children. Be brave and run!"

I ran without looking back, even when a shot instantly killed her.

Today I look at the gun in my hand, before throwing it to my only daughter.
She stares at me in horror.
I told her the exact thing as my mom did.

By the time she went running, they broke in.
A gun shot followed with mom's dying silhouette flashes upon me.



submitted by: Iphien



UntitledUntitled

2006-12-07T05:12:02Z

She took out a box of cigarettes that belonged to him.

Lighted one up and closed her eyes.

She remembered how great he looked.

His scent.

As she inhaled a deep puff, her lacquered nails hid her new found vice.
Comfort knowing that it covers yellowing stains from smoking heavily, lately.

She felt like the little match girl.

When she lights his fags, it would bring her to the glory days of their time together.

"Fuck," she would curse as she reached its end. It wasn’t real.... (more)



Mrs. Morrison's TaleMrs. Morrison's Tale

2006-12-01T09:48:22Z

I would never understand what happened at that time. I mean there I was, just strolling by the city lake, when suddenly this…this vampire swooped down and--well, of course it was night! Have you ever seen a vampire by day? So, anyway, this vampire came from God knows where, called me a conniving thief, punched me in the nose and snatched the brooch that I bought from a pawn shop that morning. And it was such a nice brooch, too; it looked like an antique heirloom. Cape? Oh, no, he didn’t wear any. He clenched it in his hand.



Debat Sunyi Dini HariDebat Sunyi Dini Hari

2006-11-22T06:10:36Z

Kamu sudah berjanji pada dirimu sendiri. Apa pun yang terjadi, kamu akan baik-baik saja. Tidak kurang dan tidak lebih. Kamu harus kuat. Tidak peduli sepedih apa pun sakit yang kamu rasakan. Kamu tidak punya pilihan.

Sejak awal kamu sudah tahu, kalau dia telah memilih orang lain. Dia memang bukan milikmu. Sialnya, jangan-jangan takdir juga berkata begitu.

Kamu juga tidak bisa pergi, karena sudah pula berjanji. Lagipula, bukankah sahabat sejati takkan pernah benar-benar pergi? Bukankah mereka akan selalu terpatri di dalam hati?

Jangan pernah membiarkan cinta merusaknya.
... (more)



DompetDompet

2006-11-22T06:06:52Z

Matahari Jakarta mulai menyengat.
Aku bergelantungan bercampur peluh di Metromini.
Berangkat ke kantor dengan tergesa.
Sarapan dan mengecup kening istriku kulewatkan.

Kuberdiri dekat pintu.
Meningkatkan kewaspadaan.
Nampak empat orang dengan tampang mencurigakan.
Kantorku sudah dekat. Aku bersiap untuk turun.

Deg...jantungku berdegup kencang.
Kuraba kantong belakangku kosong.
Aku menoleh ke belakang. Orang yang tadi kuperhatikan
mencurigakan memasang mimik tidak bersalah.
Tanpa basa- basi kuhajar orang itu penuh kesal.... (more)



PerkawinanPerkawinan

2006-11-20T08:45:27Z

… Sophia Latjuba terbalut T-shirt basah… Uma Thurman di film Kill Bill dalam kostum Bruce Lee… liukan tubuh Shakira di video terbarunya… bibir Scarlett Johansson yang menganga… Carmen Electra berlari telanjang dada… perut Gwen Stefani di atas panggung mengkilat berkeringat… dada Pamela Anderson yang subur… Britney Spears dan Christina Aguilera dalam pertandingan gulat lumpur… Damn!

"Mas…? Mas…?"
"Maafkan aku, sayang."
"Tidak apa-apa. Mungkin kamu capek."
Lunglai. Aku menunduk. Tak berani menatap matanya.... (more)



Wajah di Balik JendelaWajah di Balik Jendela

2006-11-17T09:29:44Z

Sudah sebelas hari berlalu sejak pertama Aku memandanginya.
Dari balik jendela.

Dan setiap kali dia membalikkan tubuhnya,
berusaha mencari sebab perasaan gundah yang senantiasa membayangi,
Aku akan bersembunyi di balik tirai.
Meninggalkan sekilas bayangan gaun bercorak bunga, sekelebat rambut hitam panjang; membuat keningnya berkerut.

Namun hari ini, Aku tidak ingin bersembunyi lagi.
Akan kubuka tirai lebar-lebar dan tersenyum semanis mungkin.

Lalu saat dia berbalik,
Saat matanya tepat menatap mataku,
segalanya menjadi jelas baginya
... (more)



DongengDongeng

2006-11-15T10:34:11Z

Pada suatu hari, di sebuah gubuk tua tinggallah seorang kakek dengan seorang cucunya, seorang anak yang sehat dan rajin bekerja membantu Kakek di ladang. Setiap malam, mereka berkumpul di depan perdiangan dan Kakek akan mulai bercerita pada cucunya. Ceritanya begini: Pada suatu hari, di sebuah gubuk tua tinggallah seorang kakek dengan seorang cucunya, seorang anak yang sehat dan rajin bekerja membantu Kakek di ladang. Setiap malam, mereka berkumpul di depan perdiangan dan Kakek akan mulai bercerita pada cucunya. Ceritanya begini: Pada suatu hari, di sebuah gubuk tua tinggallah seorang... (more)