Subscribe: CONTOH MAKALAH FISIKA
http://contohmakalahfisikaa.blogspot.com/feeds/posts/default
Preview: CONTOH MAKALAH FISIKA

CONTOH MAKALAH FISIKA



CONTOH MAKALAH FISIKA, MAKALAH PENDIDIKAN, MAKALAH EKONOMI, MAKALAH ILMU SOSIAL, MAKALAH BAHASA INDONESIA, MAKALAH BAHASA INGGRIS, MAKALAH KEWARGANEGARAAN, MAKALAH SENI BUDAYA, MAKALAH SISTEM INFORMASI



Updated: 2017-09-05T20:27:27.613-07:00

 



Tips Menjadi Konsumen Cerdas Supaya Paham Perlindungan Konsumen

2013-03-13T00:18:08.908-07:00

konsumen cerdas paham perlindungan konsumen , Pemerintah indonesia akhir-akhir ini sangat serius dalam membangun ekonomi di berbagai bidang, pemerintah sadar bahwa negara dengan segala sumber daya yang ada yang dimiliki indonesia sangat memungkinkan bagi negara indonesia untuk menjadi negara maju. Untuk menjadi negara yang maju, syarat utama dan yang paling penting adalah mengembangkan jiwa enterpreneurship seluruh lapisan masyarakat indonesia, tanpa terkecuali. Sebelumnya perlu dijelaskan pengertian Konsumen Cerdas, apa sih Konsumen Cerdas dan apa hubungannya dengan enterpreneurship..? Secara umum kata Konsumen Cerdas itu berarti konsumen yang pemilih, konsumen yang paham betul apa yang dibeli, seberapa pentingnya barang yang di beli dan bisa menilai kualitas barang yang dibeli. Lalu apa hubungannya dengan enterpreneur..?
konsumen cerdas paham perlindungan konsumenyang melihat barang tak layak jual tapi beredar dipasaran merajalela maka si Konsumen Cerdas itu akan membuat barang yang lebih baik lagi yang lebih layak untuk di pasarkan, itu untuk konsumen yang benar-benar cerdas, tapi untuk konsumen cerdas biasa setidaknya tidak akan menyesal di kemudian hari karena barang yang dibeli adalah barang yang baik. Menjadi Konsumen Cerdas adalah salah satu slogan dari pemerintah untuk menyadarkan masyarakat untuk bersikap teliti terhadap barang yang akan di beli. Untuk dapat menjadi konsumen cerdas, yaitu sebagai konsumen harus dapat menegakkan hak dan kewajibannya, lakukanlah hal-hal ini, yaitu teliti sebelum membeli, memperhatikan label, kartu manual garansi dan tanggal kadaluarsa, memastikan bahwa produk tersebut sesuai dengan standar mutu K3L, serta membeli barang sesuai dengan kebutuhan dan bukan keinginan.
Konsumen Cerdas, slogan yang sangat indah didengar dan dibaca. Ada banyak alasan kenapa pemerintah indonesia menegaskan masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas. Yang paling utama adalah pemerintah ingin barang-barang yang beredar di indonesia adalah barang yang layak dan aman di pakai atau konsumsi itu demi keselamatan dan keamanan warga indonesia itu sendiri. Seperti telah kita ketahui, pemerintah telah membuat regulasi atau payung hukum untuk melindungi konsumen, dan secara rutin pemerintah juga melakukan pengawasan. Namun tanpa dukungan nyata dari konsumen payung hukum yang telah ditetapkan pemerintah tidaklah akan efektif. Karena itu, sejalan dengan upaya tersebut, maka partisipasi aktif konsumen untuk bersikap kritis dan membantu Pemerintah dalam melakukan pengawasan sangatlah penting, toh ini juga demi kepentingan kita semua.
Cara mengetahui barang yang akan kita beli itu baik atau tidak.
Menjadi konsumen cerdas harus mengetahui barang yang akan dibeli, cara paling gampang untuk pembelian barang seperti barang-barang elektronik adalah dengan mengecek apakah sudah ada tanda kode produksi dari pemerintah, atau ada kode SNI, dan untuk sayur mayur misalnya yang dijual disupermarket harus mempunyai label dan tanggal kadaluarsa yang jelas dan memastikan bahwa produk tersebut sesuai dengan standar mutu K3L di wadah pembungkusnya. Dan jangan pernah membeli barang black market, atau barang pasar gelap alias barang selundupan. Barang selundupan adalah barang yang tidak melalui uji pemerintahan, tidak membayar pajak kepada negara indonesia dan itu akan sangat merugikan negara indonesia.
sekian tips dari saya semoga bisa menjadi rujukan.

SUMBER : konsumen cerdas paham perlindungan konsumen



Slogan pemerintah : Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

2013-03-10T08:32:00.844-07:00

Sebelumnya perlu dijelaskan pengertian Konsumen Cerdas, apa sih Konsumen Cerdas dan apa hubungannya dengan enterpreneurship..? Secara umum kata Konsumen Cerdas itu berarti konsumen yang pemilih, konsumen yang paham betul apa yang dibeli, seberapa pentingnya barang yang di beli dan bisa menilai kualitas barang yang dibeli. Lalu apa hubungannya dengan enterpreneur..? Konsumen Cerdas yang melihat barang tak layak jual tapi beredar dipasaran merajalela maka si Konsumen Cerdas itu akan membuat barang yang lebih baik lagi yang lebih layak untuk di pasarkan, itu untuk konsumen yang benar-benar cerdas, tapi untuk konsumen cerdas biasa setidaknya tidak akan menyesal di kemudian hari karena barang yang dibeli adalah barang yang baik. Menjadi Konsumen Cerdas adalah salah satu slogan dari pemerintah untuk menyadarkan masyarakat untuk bersikap teliti terhadap barang yang akan di beli. Untuk dapat menjadi konsumen cerdas, yaitu sebagai konsumen harus dapat menegakkan hak dan kewajibannya, lakukanlah hal-hal ini, yaitu teliti sebelum membeli, memperhatikan label, kartu manual garansi dan tanggal kadaluarsa, memastikan bahwa produk tersebut sesuai dengan standar mutu K3L, serta membeli barang sesuai dengan kebutuhan dan bukan keinginan. Konsumen Cerdas, slogan yang sangat indah didengar dan dibaca. Ada banyak alasan kenapa pemerintah indonesia menegaskan masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas. Yang paling utama adalah pemerintah ingin barang-barang yang beredar di indonesia adalah barang yang layak dan aman di pakai atau konsumsi itu demi keselamatan dan keamanan warga indonesia itu sendiri. Seperti telah kita ketahui, pemerintah telah membuat regulasi atau payung hukum untuk melindungi konsumen, dan secara rutin pemerintah juga melakukan pengawasan. Namun tanpa dukungan nyata dari konsumen payung hukum yang telah ditetapkan pemerintah tidaklah akan efektif. Karena itu, sejalan dengan upaya tersebut, maka partisipasi aktif konsumen untuk bersikap kritis dan membantu Pemerintah dalam melakukan pengawasan sangatlah penting, toh ini juga demi kepentingan kita semua.

artikel dari : http://gondoharum.blogspot.com/2013/03/konsumen-cerdas-paham-perlindungan-konsumen.html



Contoh Makalah Fisika : MAGNET

2013-03-03T09:55:03.030-08:00

BAB I PENDAHULUANA.    Latar Belakang                 Magnetadalah suatu obyek yang mempunyai medan magnet. Pada saat ini, suatu magnet adalah suatu materi yang mempunyai suatu medan magnet. Materi tersebut bisa dalam wujud magnet tetap atau wujud  tidak tetap. Magnet yang ada sekarang ini hampir semuanya adalah magnet buatan.                 Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu: kutub utara (north/ N) dan kutub selatan (south/ S). Walaupun magnet itu dipotong-potong, potongan magnet kecil tersebut akan tetap memiliki dua kutub.                 Magnet dapat menarik benda lain. Beberapa benda bahkan tertarik lebih kuat dari yang lain, yaitu bahan logam. Namun tidak semua logam mempunyai daya tarik yang sama terhadap magnet. Besi dan baja adalah dua contoh materi yang mempunyai daya tarik yang tinggi oleh magnet. Sedangkan oksigencair adalah contoh materi yang mempunyai daya tarik yang rendah oleh magnet.B.     Rumusan MasalahBagaimanakah pengaruh yang ditimbulkan medan magnet menurut para ahli fisika & penerapannya dikehidupan sehari-hari ?C.    Tujuan PenulisanMakalah ini dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang hal-hal yang berkaitan dengan medan magnet dan penerapannya dikehidupan sehari-hari.BAB II PEMBAHASANPengertian Gaya LorentzGaya Lorentz adalah gaya yang ditimbulkan oleh muatan listrik yang bergerak atau oleh arus listrik yang berada dalam suatu medan magnet (B). Arah gaya ini akan mengikuti arah maju skrup yang diputar dari vektor arah gerak muatan listrik (v) ke arah medan magnet (B), seperti yang terlihat dalam rumus berikut: Keterangan: F = gaya (Newton)B = medan magnet (Tesla)q = muatan listrik ( Coulomb)v = arah kecepatan muatan (m/t) Gambar 1. Gaya Loretz.Sebuah partikel bermuatan listrik yang bergerak dalam daerah medan magnet homogen akan mendapatkan gaya. Gaya ini juga dinamakan gaya Lorentz. Gerak partikel akan menyimpang searah dengan gaya lorentz yang mempengaruhi. Arah gaya Lorentz pada muatan yang bergerak dapat juga ditentukan dengan kaidah tangan kanan dari gaya Lorentz (F) akibat dari arus listrik, I dalam suatu medan magnet B. Ibu jari, menunjukan arah gaya Lorentz . Jari telunjuk, menunjukkan arah medan magnet ( B ). Jari tengah, menunjukkan arah arus listrik ( I ). Untuk muatan positif arah gerak searah dengan arah arus, sedang untuk muatan negatif arah gerak berlawanan dengan arah arus.Jika besar muatan q bergerak dengan kecepatan v, dan I = q/t maka persamaan gaya adalah:                                               FL = I . ℓ . B sin θ                                                      = q/t . ℓ . B sin θ                                                     = q . ℓ/t . B sin θ                                         &[...]



PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN PERTANIAN

2013-03-02T03:06:17.118-08:00

PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN PERTANIAN A. Asal Mula dan Sebab-sebab Perdagangan Pertukaran dan perdagangan mula-mula terjadi sebagai akibat langsung dari sifat alam, yaitu perbedaan dalam macam tanah, iklim, pengairan dan kekayaan/sumber alam lainnya. Daerah-daerah dataran rendah menghasilkan padi, jagung dan kacang-kacangan, sedangkan daerah-daerah dataran tinggi menghasilkan sayur-sayuran, teh, buah-buahan dan sebagainya. Dengan demikian spesialisasi perseorangan kemudian menjurus ke spesialisasi daerah dan di negara kita terjadi spesialisasi di pulau-pulau. Jawa menjadi penghasil padi dan gula yang utama, Sumatera penghasil karet, kelapa sawit dan lada, sedangkan Kalimantan penghasil kayu dan hasil-hasil hutan. Spesialisasi alamiah ini kemudian diperkuat oleh peranan manusia yang berupa ketrampilan dan kecakapan, usaha pemupukan modal dan upaya-upaya pembangunan lainnya. Perdagangan merupakan akibat logis dari adanya spesialisasi antardaerah yang merupakan faktor ekonomi yang sangat penting. Tetapi belakangan ini selain faktor ekonomi, perdagangan dipakai pula untuk mencapai tujuan-tujuan sosial. Sebelum bangsa Belanda datang di Indonesia maka perdagangan antardaerah di Indonesia sudah maju. Kapal-kapal berlayar dengan membawa berbagai macam barang antara pulau yang satu dengan pulau lain, bahkan kemudian di luar negeri, ke Tiongkok, Madagaskar dan lain-lain. Teori Keuntungan Absolut dan Komparatif Adanya spesialisasi dalam produksi pertanian antardaerah yang satu dengan daerah yang lain menimbulkan perdagangan dapat diterangkan secara sederhana dengan teori keuntungan absolut (law of absolute advantage). Prinsip hukum keuntungan absolut adalah: Suatu negara akan berspesialisasi dalam produksi barang di mana negara tersebut mempunyai absolute advantage. Untuk lebih jelasnya diberikan contoh di bawah ini. Barang Daerah A Daerah B Padi 50 unit 25 unit Kelapa 25 unit 50 unit Dalam contoh ini daerah A maupun daerah B masing-masing mampu memproduksi padi dan kelapa. Jika daerah A memproduksi padi maka akan memperoleh 50 unit sedangkan kalau memproduksi kelapa hanya memperoleh 25 unit. Ini berarti biaya yang berupa opportunity cost bagi daerah A untuk memproduksi 1 unit adalah ½ unit kelapa atau opportunity cost untuk memproduksi 1 unit kelapa adalah 2 unit padi. Dengan kata lain produksi kelapa lebih mahal daripada daerah A. Sebaliknya bagi daerah B produksi padi lebih mahal karena opportunity cost-nya adalah 2 unit kelapa untuk tiap unit padi dan opportunity cost untuk memproduksi 1 unit kelapa hanya ½ unit padi. Berarti keuntungan absolut padi adalah di daerah A dan keuntungan absolut kelapa di daerah B. Dalam keadaan ini masing-masing daerah A dan B beruntung bila mengadakan pertukaran hasil-hasil produksi. Keuntungan dari spesialisasi ini mudah dilihat dengan menjumlahkan semua hasil produksi daerah A dan daerah B untuk padi dan kelapa. Tanpa spesialisasi baik daerah A maupun daerah B mereka akan memproduksi 75 unit padi dan kelapa, sedangkan dengan spesialisasi daerah A akan memproduksi 50 unit padi dan daerah B 50 unit kelapa, berarti memperoleh hasil produksi tambahan 25 unit padi dan kelapa. Seringkali ada keadaan dimana keuntungan absolut berada di satu daerah, maka ini tidak berarti tidak ada perdagangan lagi karena yang penting bukan keuntungan absolut tetapi keuntungan komparatif atau keuntungan relatifnya. Teori ini mengatakan bahwa suatu daerah akan menghasilkan dan kemudian mengekspor suatu barang yang mempunyai keuntungan komparatif terbesar atau kerugian komparatif yang terkecil. Barang Daerah A Daerah B Gula 40 unit 20 unit Tembakau 30 unit 10 unit Dalam contoh ini jelas daerah B adalah daerah yang miskin. Baik dalam gula maupun tembakau produktivitasnya lebih rendah daripada daerah A. Jadi gula produktivitasnya setengah daripada daerah A (20:40), sedangkan tembakau produktivitasnya hanya sepertiga (10:30). Dalam keadaan ini daerah A mengadakan spesialisasi dalam produksi tembakau dimana terdapat keuntungan[...]



POTENSI DAN PERMASALAHAN DALAM PENGEMBANGAN PERTANIAN LAHAN KERING DI PROPINSI NUSA TENGGARA BARAT

2013-03-02T02:59:08.751-08:00

Propinsi NTB mempunyai keunggulan komparatif berupa potensi wilayah lahan kering yang cukup luas (sekitar 1, 6 juta hektar) dan berpeluang besar dikembangkan untuk sektor kehutanan dan pertanian dalam airti luas guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi pengembangan pertanian lahan kering di propinsi NTB yang cukup besar tersebut dibandingkan dengan pengembangan lahan sawah karena (1) sangat dimungkinkan pengembangan berbagai macam komoditas pertanian untuk keperluan eksport dengan luas dan kondisi agroekosistem yang cukup beragam, (2) dimungkinkan pengembangan pertanian terpadu antara ternak dan taman perkebunan/kehutanan serta tanaman pangan, (3) membuka peluang kerja yang lebih besar dengan investasi yang relatif lebih kecil dibandingkan membangun fasilitas irigasi untuk lahan sawah, dan (4) mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan sebagian besar penduduk yang saat ini tinggal di lahan kering (Suwardji dkk, 2002).
Walaupun potensi lahan kering NTB yang cukup besar, lahan kering yang ada memiliki ekosistem yang rapuh (fragile) dan mudah terdegradasi apabila pengelolaannya tidak dilakukan dengan cara-cara yang tepat, topografi umumnya berbukit dan bergunung, ketersediaan air tanah yang terbatas, lapisan olah tanah dangkal, mudah tererosi, teknologi diadopsi dari teknologi lahan basah yang tidak sesuai untuk lahan kering, infrastruktur tidak memadai, sumberdaya manusia rendah, kelembagaan sosial ekonomi lemah, perhatian pemerintah sangat kurang dan partisipasi berbagai pihak dalam pengembangan lahan kering terutama pihak swasta sangat kurang (Suwardji dan Tejowulan, 2003).



Contoh Makalah Ekonomi

2013-02-28T06:40:03.842-08:00

Pendidikan memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan merupakan suatu faktor kebutuhan dasar untuk setiap manusia sehingga upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, karena melalui pendidikan upaya peningkatan kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan. Pendidikan mempengaruhi secara penuh pertumbuhan ekonomi suatu Negara (daerah). Hal ini bukan saja karena pendidikan akan berpengaruh terhadap produktivitas, tetapi juga akan berpengaruh fertilitas masyarakat. Pendidikan dapat menjadikan sumber daya manusia lebih cepat mengerti dan siap dalam menghadapi perubahan dan pembangunan suatu Negara.


Hampir semua negara berkembang menghadapi masalah kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang diakibatkan oleh rendahnya mutu pendidikan. Hal ini ditunjukkan oleh adanya tingkat melek huruf yang rendah, pemerataan pendidikan yang rendah, serta standar proses pendidikan yang relatif kurang memenuhi syarat.

contoh makalah ekonomi

Padahal kita tahu, bahwa pendidikan merupakan suatu pintu untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Untuk itu peningkatan kualitas sumber daya manusia mutlak harus dilakukan. Karena dengan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas dapat memberikanmultiplier efect terhadap pembangunan suatu negara, khsususnya pembangunan bidang ekonomi.


Pendidikan merupakan bentuk investasi sumber daya manusia yang harus lebih diprioritaskan sejajar dengan investasi modal fisik karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Di mana nilai balik dari investasi pendidikan (return on investment = ROI) tidak dapat langsung dinikmati oleh investor saat ini, melainkan akan dinikmati di masa yang akan datang.

contoh makalah ekonomi

Mengingat modal fisik, tenaga kerja (SDM), dan kemajuan teknologi adalah tiga faktor pokok masukan (input) dalam produksi pendapatan nasional. Maka semakin besar jumlah tenaga kerja (yang berarti laju pertumbuhan penduduk tinggi) semakin besar pendapatan nasional dan semakin tinggi pertumbuhan ekonomi. Pertanyaannya, apakah ada pengaruh pendidikan terhadap petumbuhan ekonomi? Bagaimana cara pendidikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, dan bagaimana kondisi atau realitas di Indonesia?
contoh makalah ekonomi


kamu bisa download di sumber : http://sejuta-makalah.blogspot.com/2013/02/contoh-makalah-ekonomi-pendidikan-dan.html



Contoh Makalah Bahasa Indonesia Untuk SMA

2013-02-28T05:54:47.172-08:00

1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi telah menjadi pemicu terhadap upaya perubahan sistem pembelajaran di sekolah. Upaya untuk melepaskan diri dari kungkungan pembelajaran konvensional yang memaksa anak untuk mengikuti pembelajaran yang tidak menarik, dan membosankan. Kondisi sekolah, senantiasa dituntut untuk terus-menerus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat, sehingga sekolah yang tetap berkutat pada instruksional kurikulum hanya akan membuat peserta didik gagap melihat realitas yang mengepungnya. Pemanfaatan teknologi merupakan kebutuhan mutlak dalam dunia pendidikan (persekolahan) sehingga sekolah benar-benar menjadi ruang belajar dan tempat siswa mengembangkan kemampuannya secara optimal, dan nantinya mampu berinteraksi ke tangah-tengah masyarakatnya. Sekolah sebagai lembaga pendidikan harus mampu untuk memiliki teknologi penunjang sehingga bisa menjadikannya sebagai media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan mampu mengembangkan kecakapan personal secara optimal, baik kecakapan, kognitif, afektif, psikomotrik, emosional dan spiritualnya. 1.2 Identifikasi Tidak adanya motivasi mengakibatkan munculnya kebosanan akibat pembelajaran yang saat ini terkesan monoton. Sehingga tercipta metode belajar yang lebih menarik dan efektif. Dengan adanya ruang multimedia yang digunakan sebagai fasilitas pembelajaran, diharapkan dapat menumbuhkan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Dengan rendahnya motivasi dan terbatasnya fasilitas dapat mengakibatkan lambannya peningkatan mutu pendidikan. 1.3 Rumusan masalah Pembelajaran di sekolah bertujuan untuk membangun pengetahuan siswa dalam bidang studi atau keterampilan tertentu. Pengetahuan itu bisa diperoleh dengan berbagai cara, namun apapun cara yang dilakukan oleh guru atau pembimbing tidak lain hanyalah untuk "membelajarkan siswa" baik di dalam maupun di luar kelas. Guru perlu cara yang mampu menggugah motivasi siswa untuk belajar, karena guru dewasa ini bukanlah satu-satunya objek pembelajaran, namun perannya lebih besar sebagai mediator transfer ilmu. Berkaca dari realita yang ada di masyarakat umum, sebagian anak perlu diperintah untuk belajar dan lebih suka menonton televisi. Jawabannya karena motivasi. Penyajian materi yang disajikan melalui televisi lebih menarik daripada penyajian materi di dalam kelas oleh guru. Penggunaan ruang multimedia merupakan pilihan yang sangat populer saat ini sebagai wujud implementasi e-learning. Guru menggunakan fasilitas komputer/laptop dan LCD sebagai alat bantu untuk melaksanakan pembelajaran dan menyampaikan materi di kelas. Materi disusun dalam format presentasi atau menggunakan pemutaran video yang berkaitan dengan materi. Perkembangan tehnologi informasi dan komunikasi telah memberikan pergeseran dalam pembelajaran, misalnya interaksi guru dan siswa tidak harus dilaksanakan dengan tatap muka, tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media yang tersedia dalam laboratorium multimedia. Perubahan demi perubahan, khususnya dalam bidang teknologi informasi telah mengantarkan manusia memasuki era digital. Ruang multimedia yang dimaksudkan oleh penulis adalah ruangan yang didalamnya terdapat beberapa komputer yang cukup representatif untuk seluruh siswa dalam satu kelas dan sudah disetting dengan LAN (Lokal Area Network), LCD untuk menayangkan presentasi guru, headphone di tiap komputer untuk mendengarkan suara guru dari komputer induk (server), mikrophone dan sound sistem yang berfungsi sebagai pengeras suara sehingga dapat terdengar oleh seluruh siswa dalam kelas, sambungan internet, printer dan AC (Air Conditioning) jika memungkinkan. Untuk ini memang dibutuhkan investasi awal yang cukup besar baik dari penyediaan sarana komputer/laptop, LCD, headphone dan lain-lain, beban operasional yang semakin besa[...]



Contoh Daftar Pustaka

2013-02-28T05:45:53.573-08:00

1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi telah menjadi pemicu terhadap upaya perubahan sistem pembelajaran di sekolah. Upaya untuk melepaskan diri dari kungkungan pembelajaran konvensional yang memaksa anak untuk mengikuti pembelajaran yang tidak menarik, dan membosankan. Kondisi sekolah, senantiasa dituntut untuk terus-menerus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat, sehingga sekolah yang tetap berkutat pada instruksional kurikulum hanya akan membuat peserta didik gagap melihat realitas yang mengepungnya. Pemanfaatan teknologi merupakan kebutuhan mutlak dalam dunia pendidikan (persekolahan) sehingga sekolah benar-benar menjadi ruang belajar dan tempat siswa mengembangkan kemampuannya secara optimal, dan nantinya mampu berinteraksi ke tangah-tengah masyarakatnya. Sekolah sebagai lembaga pendidikan harus mampu untuk memiliki teknologi penunjang sehingga bisa menjadikannya sebagai media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan mampu mengembangkan kecakapan personal secara optimal, baik kecakapan, kognitif, afektif, psikomotrik, emosional dan spiritualnya. 1.2 Identifikasi Tidak adanya motivasi mengakibatkan munculnya kebosanan akibat pembelajaran yang saat ini terkesan monoton. Sehingga tercipta metode belajar yang lebih menarik dan efektif. Dengan adanya ruang multimedia yang digunakan sebagai fasilitas pembelajaran, diharapkan dapat menumbuhkan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Dengan rendahnya motivasi dan terbatasnya fasilitas dapat mengakibatkan lambannya peningkatan mutu pendidikan. 1.3 Rumusan masalah Pembelajaran di sekolah bertujuan untuk membangun pengetahuan siswa dalam bidang studi atau keterampilan tertentu. Pengetahuan itu bisa diperoleh dengan berbagai cara, namun apapun cara yang dilakukan oleh guru atau pembimbing tidak lain hanyalah untuk "membelajarkan siswa" baik di dalam maupun di luar kelas. Guru perlu cara yang mampu menggugah motivasi siswa untuk belajar, karena guru dewasa ini bukanlah satu-satunya objek pembelajaran, namun perannya lebih besar sebagai mediator transfer ilmu. Berkaca dari realita yang ada di masyarakat umum, sebagian anak perlu diperintah untuk belajar dan lebih suka menonton televisi. Jawabannya karena motivasi. Penyajian materi yang disajikan melalui televisi lebih menarik daripada penyajian materi di dalam kelas oleh guru. Penggunaan ruang multimedia merupakan pilihan yang sangat populer saat ini sebagai wujud implementasi e-learning. Guru menggunakan fasilitas komputer/laptop dan LCD sebagai alat bantu untuk melaksanakan pembelajaran dan menyampaikan materi di kelas. Materi disusun dalam format presentasi atau menggunakan pemutaran video yang berkaitan dengan materi. Perkembangan tehnologi informasi dan komunikasi telah memberikan pergeseran dalam pembelajaran, misalnya interaksi guru dan siswa tidak harus dilaksanakan dengan tatap muka, tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media yang tersedia dalam laboratorium multimedia. Perubahan demi perubahan, khususnya dalam bidang teknologi informasi telah mengantarkan manusia memasuki era digital. Ruang multimedia yang dimaksudkan oleh penulis adalah ruangan yang didalamnya terdapat beberapa komputer yang cukup representatif untuk seluruh siswa dalam satu kelas dan sudah disetting dengan LAN (Lokal Area Network), LCD untuk menayangkan presentasi guru, headphone di tiap komputer untuk mendengarkan suara guru dari komputer induk (server), mikrophone dan sound sistem yang berfungsi sebagai pengeras suara sehingga dapat terdengar oleh seluruh siswa dalam kelas, sambungan internet, printer dan AC (Air Conditioning) jika memungkinkan. Untuk ini memang dibutuhkan investasi awal yang cukup besar baik dari penyediaan sarana komputer/laptop, LCD, headphone dan lain-lain, beban o[...]



Contoh Daftar Pustaka

2013-02-28T05:37:29.321-08:00

DAFTAR PUSTAKA

Arief, M. Rudyanto. (2011), Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP & MySQL, Andi, Yogyakarta.

Darsono, agustinus. ( 2011 ), Hotel Front Office, PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta

Febrian. Jack (2007)Kamus Komputer & Teknologi Informasi.Informatika. Informatika, Bandung

Hanif Al Fatta.(2007) Analisis dan Perancangan Sistem Informasi, Andi, Yogyakarta

Jogiyanto. (2007) Komponen sistem informasi, Andi, Yogyakarta

Kamus Besar Bahasa Indonesia Jilid II

Kristanto. Andri (2008) Perancangan Sistem Informasi, Andi,Yogyakarta

Kusrini. dan Koniyo Andri.(2007)Tuntutan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi Dengan Visual Basic Dan Microsoft SQL Server. Andi,Yogyakarta

MADCOMS, (2011),Aplikasi Web Database dengan Dreamweaver dan PHP-MySQL, Andi, Yogyakarta.

Sigit W., Aloysius (2011),Website Super Canggih denagn Plugin jQuery Terbaik,. Cet. I, Mediakita, Jakarta.

SK. Menteri Perhubungan No.PM.10/Pw.301/Phb.77

Sutanta, Edhy. (2011),Basis Data Dalam Tinjauan Konseptual, Andi, Yogyakarta.

Zulkifli AM. (2009), Sistem Informasi Manajemen, Andi, Bandung

sumber : http://sejuta-makalah.blogspot.com/2013/02/contoh-daftar-pustaka-makalah.html



Contoh Makalah Kesehatan dengan judul PERSIAPAN DALAM PERSALINAN

2013-02-28T05:24:14.303-08:00

IX. DAFTAR PUSTAKA

Arief, M. Rudyanto. (2011), Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP & MySQL, Andi, Yogyakarta.

Darsono, agustinus. ( 2011 ), Hotel Front Office, PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta

Febrian. Jack (2007)Kamus Komputer & Teknologi Informasi.Informatika. Informatika, Bandung

Hanif Al Fatta.(2007) Analisis dan Perancangan Sistem Informasi, Andi, Yogyakarta

Jogiyanto. (2007) Komponen sistem informasi, Andi, Yogyakarta

Kamus Besar Bahasa Indonesia Jilid II

Kristanto. Andri (2008) Perancangan Sistem Informasi, Andi,Yogyakarta

Kusrini. dan Koniyo Andri.(2007)Tuntutan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi Dengan Visual Basic Dan Microsoft SQL Server. Andi,Yogyakarta

MADCOMS, (2011),Aplikasi Web Database dengan Dreamweaver dan PHP-MySQL, Andi, Yogyakarta.

Sigit W., Aloysius (2011),Website Super Canggih denagn Plugin jQuery Terbaik,. Cet. I, Mediakita, Jakarta.

SK. Menteri Perhubungan No.PM.10/Pw.301/Phb.77

Sutanta, Edhy. (2011),Basis Data Dalam Tinjauan Konseptual, Andi, Yogyakarta.

Zulkifli AM. (2009), Sistem Informasi Manajemen, Andi, Bandung

sumber : http://sejuta-makalah.blogspot.com/2013/02/contoh-daftar-pustaka-makalah.html



Contoh Makalah Kesehatan dengan judul PERSIAPAN DALAM PERSALINAN

2013-02-28T05:11:39.371-08:00

Ini adalah contoh makalah kesehatan yang berjudul persiapan dalam
persalinan, makalah kesehatan tentang persiapan dalam persalinan ini
bisa diambil gratis untuk kamu yang sedang mencari referensi untuk
belajar. contoh makalah kesehatan

A. latar belakang Kehamilan dan persalinan adalah proses yang normal,
tapi tidak menutup kemungkinan akan adanya berbagai persoalan. Oleh
karena itu, dibutuhkan pemantauan kesejahteraan janin, serta persiapan
persalinan dan kelahiran yang matang Orang-orang di sekitarnya seperti
bidan dan terutama keluarga harus turut serta menjaga kesejahteraannya.

B. TUJUAN

a. Tujuan Umum Agar mahasiswa lebih memahami tentang persiapan
persalinan dan kelahiran. b.Tujuan Khusus 1) Untuk mengetahui dan
memahami tentang pengertian persiapan persalinan dan kelahiran 2) Untuk
mengetahui dan memahami tentang komponen penting dalam rencana
persalinan 3) Untuk mengetahui dan memahami tentang Persiapan ibu akan
bersalin contoh makalah kesehatan

C. RUMUSAN MASALAH a. Bagaimana menghadapi persiapan persalinan dan
kelahiran bayi? b. Apakah komponen penting dalam rencana persalinan? c.
Apakah yang harus dipersiapkan ibu akan bersalin?

baca selengkapnya di sumber :http://sejuta-makalah.blogspot.com/2013/02/contoh-makalah-kesehatan-per
siapan.html



Contoh Pendahuluan Makalah

2013-02-27T21:41:26.294-08:00

Kebijakan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP, 2005) yang dituang-kan dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indo-nesia menggariskan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia dilakukan secara tematik dan integratif (terpadu) dengan memfokuskan pada aspek keterampilan berbahasa (kompetensi komunikatif, Savignon, 1983). Pembelajaran bahasa Indonesia seperti itu sebenarnya sudah dikenal sejak diberlakukannya Kurikulum 1994. Kompetensi yang dituntut adalah kompetensi komunikatif, yakni kemampuan siswa dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulisan. Terkait dengan kurikulum yang berlaku sekarang, yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), tuntutan terhadap kompetensi komunikatif tersebut tidaklah menimbulkan permasalahan, mengingat sejak dulu kurikulum bahasa Indonesia sudah berorientasi pada kompetensi.
Pembelajaran bahasa Indonesia yang dilakukan secara tematik, artinya bahwa tiap kegiatan berbahasa pastilah berpangkal pada tema tertentu. Implikasinya, secara operasional suatu sajian pembelajaran bahasa Indonesia di dalam suatu pertemuan haruslah menggunakan suatu tema tertentu. Misalnya, jika dalam suatu pertemuan dipilih tema teknologi, diskusinya tentang teknologi, begitu pula kosakatanya,
http://sejuta-makalah.blogspot.com/2013/02/contoh-pendahuluan-makalah.html">Baca selengkapnya

[category Contoh]
[tags contoh makalah, contoh pendahuluan makalah, pendahuluan makalah]



Contoh Pendahuluan Dalam Membuat Makalah

2013-02-23T00:07:46.597-08:00

Pendahuluan  Kebijakan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP, 2005) yang dituang-kan dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indo-nesia menggariskan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia dilakukan secara tematik dan integratif (terpadu) dengan memfokuskan pada aspek keterampilan berbahasa (kompetensi komunikatif, Savignon, 1983). Pembelajaran bahasa Indonesia seperti itu sebenarnya sudah dikenal sejak diberlakukannya Kurikulum 1994. Kompetensi yang dituntut adalah kompetensi komunikatif, yakni kemampuan siswa dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulisan. Terkait dengan kurikulum yang berlaku sekarang, yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), tuntutan terhadap kompetensi komunikatif tersebut tidaklah menimbulkan permasalahan, mengingat sejak dulu kurikulum bahasa Indonesia sudah berorientasi pada kompetensi.Pembelajaran bahasa Indonesia yang dilakukan secara tematik, artinya bahwa tiap kegiatan berbahasa pastilah berpangkal pada tematertentu. Implikasinya, secara operasional suatu sajian pembelajaran bahasa Indonesia di dalam suatu pertemuan haruslah menggunakan suatu tematertentu. Misalnya, jika dalam suatu pertemuan dipilih tema teknologi, diskusinya tentang teknologi, begitu pula kosakatanya, latihan menulisnya, dan sebagainya.            Di samping secara tematik, pembelajaran bahasa Indonesia juga dilakukan secara integratif. Artinya, pembelajaran bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan memadukan empat keterampilan berbahasa, yakni keterampilan mendengarkan, membaca, berbicara, dan menulis. Ini sering disebut dengan keterpaduan internal. Sementara itu, pembelajaran bahasa Indonesia dapat juga dipadukan dengan bidang studi lain, seperti: Matematika, IPA, dan IPS (keterpaduan eksternal). Apa yang disarankan oleh BSNP itu pada hakikatnya sesuai dengan pandangan para pakar bahasa tentang whole language (Goodman, 1986), suatu konsep yang menyatakan bahwa bahasa bukanlah barang serpih-serpih yang terpisah, melainkan sebagai suatu keseluruhan utuh. Implikasinya dalam pengajaran ialah bahasa harus diajarkan secara utuh sebagai suatu sistem yang terpadu. Kedua cara tersebut jelas saling melengkapi satu sama lain, karena suatu tema akan memadukan seluruh kegiatan berbahasa, baik pada tingkat perencanaan maupun pada tingkat pelaksanaan di dalam kelas.                                                                                                              Sejalan dengan uraian di atas, dalam Kurikulum PGSD disebutkan bahwa pembelajaran hendaknya lebih berorientasi pada kebermaknaan belajar. Dalam hal itu perlu dilibatkan materi-materi yang beragam. Selanjutnya ditegaskan bahwa ada tiga elemen penting dalam belajar untuk pemahaman, yaitu: (1) pengembangan topik generik yang bisa mendorong anak untuk secara mendalam dan bergairah melaksa-nakan connection making, (2) pengajaran menekankan pada pembentukan pema-haman dan kebermaknaan, dan (3) asesmen dalam konteks, yang artinya testing bukan bagian terpisah, melainkan terpadu dalam pembelajaran dan tugas-tugas yang dihadapkan kepada anak bersifat holistik (Zuchdi, 1997). Hal ini mengarah pada[...]