Subscribe: Planet Terasi
http://planet.terasi.net/rss20.xml
Added By: Feedage Forager Feedage Grade B rated
Language: Malay
Tags:
ada  adalah  atau  bisa  dari  dengan  ini  itu  jika  juga  lebih  pada  saya  sudah  tahun  tidak  untuk  yang 
Rate this Feed
Rating: 3 starRating: 3 starRating: 3 starRate this feedRate this feed
Rate this feed 1 starRate this feed 2 starRate this feed 3 starRate this feed 4 starRate this feed 5 star

Comments (1)

Feed Details and Statistics Feed Statistics
Preview: Planet Terasi

Planet Terasi



Think. Read. Write.



Last Build Date: Thu, 18 Jan 2018 18:31:52 +0000

 



Tanpa KTP: mencari dompet ukuran A4

Thu, 18 Jan 2018 18:31:52 +0000

Kemarin siang saya mengunjungi salah satu grapari Telkomsel untuk membeli Kartu Halo. Setelah menunggu hampir 30 menit, akhirnya saya dilayani, Namun, akhirnya gagal untuk mendapatkan Kartu Halo-nya Telkomsel. Alasannya adalah saya tidak memiliki KTP.

Setahun yang lalu, KTP saya habis. Sementara itu eKTP saya tak kunjung datang meskipun saya sudah mendaftarkan diri tahunan yang lalu – di awal program eKTP. Alasannya adalah blankonya tidak ada. Lucu saja. Blanko kok tidak ada selama tahunan. Kalau disuruh mengadakan sendiri, beli sendiri blanko-nya pun saya mau kok. Akibatnya, saya sekarang tidak memiliki KTP. KTP saya digantikan dengan SUKET (Surat Keterangan). [saya juga baru tahu singkatannya adalah SUKET – ha ha ha.]

SUKET ini – seperti namanya – adalah surat dalam bentuk kertas A4. Saya belum tahu apakah ada orang yang kemana-mana membawa SUKET ini. Adakah dompet berukuran A4? ahahay. Walhasil, SUKET ini saya pindai (scan) dan hasil pemindaiannya ini yang ada di handphone saya. Ternyata waktu daftar di grapari Telkomsel itu foto SUKET di handphone saya tidak laku,

Di tengah kehebatan pemanfaatan teknologi informasi, pembuatan KTP saja negeri ini tidak mampu.

Suatu saat, saya diminta untuk menjadi salah satu anggota tim untuk membenahi eKTP. Saya ingin tertawa karena melihat ironinya. Lah, saya sendiri termasuk manusia SUKET. Ah, sudahlah.

Sementara itu saya akhirnya membeli kartu SIM dari operator lain yang tidak membutuhkan kehadiran SUKET fisik. Saya tidak menyalahkan operator, saya menyalahkan siapa ya? #korbaneKTP




Karet Penahan Pintu atau Door Stopper Honda Brio

Tue, 02 Jan 2018 23:27:00 +0000

Selesai tahun baru, maka liburan usai sudah, dan aktivitas pekerjaan berjalan seperti biasanya. Nah, pekerjaan saya pagi kemarin (2/1) adalah mencuci kendaraan. Setelah selesai mencuci dan mengecek mesin dan peralatan lainnya, saya membuka pintu kiri mobil Honda Brio dan merasa ada yang janggal.


Ada bolong di bagian pintu yang saya tidak mengetahui penyebabnya. Setelah komparasi dengan pintu kanan, ternyata ada karet ganjal yang hilang. Memang karet ganjal ini cukup mudah untuk dilepas oleh "siapa saja yang membutuhkan", namun juga bisa saja terlepas sendiri karena getaran.

Selanjutnya, dengan melakukan ajian Googling, saya tidak menemukan istilah yang sesuai. Kemudian, saya melakukan pencarian di bengkel resmi Honda terdekat, dan diberi katalog dan disimpulkan bahwa alat ini bernama door stopper dengan parts number 72142-SZH-000. Harganya Rp. 36.300,- dan ditebus tunai.


Sampai rumah, karet ini cukup mudah dipasang, tinggal masukkan dan ulir searah jarum jam, dan pintu Honda Brio menjadi lengkap seperti semula.


Karena bukan parts yang signifikan, maka stopper pintu ini bisa juga dicarikan versi KW nya, harga tidak sampai Rp.5.000,-, namun demikian alangkah bagusnya jika kendaraan dibelikan spareparts yang original, agar kualitas terjamin dan ada tambahan pemasukan untuk bengkel resmi dan pabrikan kendaraan.



10 Gadget dan Aksesoris Pilihan Terbaik di Tahun 2017

Tue, 26 Dec 2017 04:23:29 +0000

Sepanjang tahun 2017 ada banyak gadget canggih dan inovatif yang dirilis. Di kategori smartphone,  Google Pixel 2, Samsung Galaxy Note 8, dan iPhone X baru saja dirilis dan semuanya memiliki keunggulan utama di sisi kualitas kamera dengan efek bokeh-nya. Di pertengahan tahun DJI merilis DJI Spark, drone yang berukuran sebesar kaleng soda dengan fitur lengkap seperti full-size drone dan bisa dikendalikan hanya dengan tangan. Lalu ada juga smart home speaker dengan teknologi AI, yaitu Alexa dari Amazon, yang bisa mengenali berbagai jenis perintah suara. Dan masih banyak gadget menarik lain yang hadir di tahun 2017. Kali ini saya coba merangkum daftar 10 gadget dan aksesoris pilihan terbaik versi saya di tahun 2017. 1. Nintendo Switch Belajar dari kesalahan console-console sebelumnya seperti Wii dan Wii U, Nintendo merilis Nintendo Switch yang banyak disebut sebagai gadget paling inovatif tahun 2017. Nintendo Switch mampu menjalankan game berkualitas console dan bisa dimainkan di TV (dock mode) atau dimana saja (handheld mode). Lalu Joycon-nya (stick controller) juga bisa dilepas dari body Switch agar bisa bermain co-op games bersama teman atau keluarga (tabletop mode). Sebagai ex-PC gamer yang sudah lama tidak aktif bermain karena keterbatasan waktu, Nintendo Switch memberikan experience yang menyenangkan. Saya bisa bermain game berjam-jam di depan TV atau bermain di sela-sela waktu dimana saja, misalnya, sambil nunggu macet di kantor, traveling ke luar kota, bahkan ketika di dalam rumah saya sering memainkan Switch sambil di kasur atau sofa. Hal lain yang saya suka juga adalah kecepatan melanjutkan sesi permainan, jika sudah selesai bermain game, Switch tinggal dimatikan ke mode sleep dan ketika mau dimainkan lagi Switch bisa langsung dimainkan dalam kondisi persis sebelum game dimatikan tidak lebih dari 2 detik! Koleksi game di Nintendo Switch juga sudah banyak, ada sekitar 200 lebih games mulai dari yang kualitas AAA 3D, 2D sampai games yang bisa dimainkan bersama anak-anak (Co-Op). Berikut ini Top 5 game favorit versi saya, Xenoblade Chronicles 2 Super Mario Odyssey Legend of Zelda – Breath of the Wild Shovel Knight – Treasure Trove Steamworld Dig 2 Dan juga berikut ini beberapa game favorit yang bisa dimainkan bersama anak atau teman-teman, Overcooked Rocket league Worms WMD Bomberman ARMS Lego Ninja Super Mario Kart 8 FIFA 2018 2. Fujifilm XT20 Saya ingin merekam momen seru bersama anak-anak dan keluarga dengan kualitas gambar yang lebih bagus dari smartphone. Syaratnya kamera harus berukuran kompak, banyak pilihan lensa dan ukuran lensanya juga kecil. Pilihan saya jatuh pada kamera mirrorless Fujifilm XT20. Kamera ini baru rilis tahun 2017 dengan kualitas gambar yang sama dengan versi yang lebih tinggi, Fujifilm XT2, namun dengan harga setengahnya lebih murah karena tidak adanya fitur weather resistance dan body kamera yang lebih kecil. Fujifilm XT20 ini juga termasuk daftar kamera terbaik di tahun 2017 versi National Geographic dan banyak mendapat review positif di situs review fotografi. Yang saya suka dari kamera ini adalah ukuran kamera dan lensa yang kompak dan kualitas warna Fujifilm yang khas dengan berbagai jenis film simulation yang sangat bagus, jadi foto tidak harus banyak di-edit lagi. Contoh foto-foto koleksi saya bisa diliat di Instagram @dhiku. Bila membeli kamera ini, saya sangat menyarankan mengambil paket lensa kit 18-55mm dan juga membeli lensa tambahan 35mm F2, lensa prime berukuran kecil dengan bokeh yang bagus dan sangat cepat jadi cocok buat merekam momen anak-anak yang lincah atau lowlight. Kalau ada dana tambahan saya juga menyarankan lensa ultra wide 10-24mm F4. Pilihan lain jika mempunyai dana lebih bisa membeli Fujifilm XT 2 atau kalau lebih suka video bisa juga Panasonic GH5. 3. OnePlus 5 Tahun ini saya sempat mencoba smartphone high-end Samsung S8, Note 8 dan OnePlus 5. Smartphone terbaik versi saya adalah OnePlus 5. Beberapa hal yang membuat saya suka adalah, Serba cepat! Buka aplikasi, multitasking, gaming se[...]



Analogi Bitcoin

Wed, 20 Dec 2017 00:59:29 +0000

Sekarang Bitcoin sedang ramai diperbincangkan. Sebetulnya apa itu Bitcoin? Daripada menjelaskan tentang Bitcoin (atau cryptocurrency lainnya), lebih baik saya buat analoginya.

Katakanlah sekolah Anda ingin mengadakan acara bazaar. Di acara tersebut ada penjualan makanan dan minuman. Agar penjualan makanan dan minuman terkendali maka panitia membuat aturan bahwa pembelian makanan dan minuman dilakukan dengan menggunakan kupon. Kupon dijual dalam pecahan Rp. 20.000,-. Maka mulailah orang yang hadir di bazaar tersebut membeli kupon.

Untuk menghindari terjadinya fraud, penipuan, kupon palsu dan sejenisnya maka jumlah penjualan kupon dibatasi. Hanya ada 500 kupon yang tersedia.

Eh, ternyata makanan dan minuman yang ada di sana enak-enak. Maka orang mulai mencari kupon. Walah. Jumlah kupon yang tersedia ternyata terbatas. Maka mulailah kupon dicari. Tiba-tiba ada orang yang menjual kuponnya. Kupon yang harganya Rp. 20.000,- dijual seharga Rp. 25.000,-. Lumayan, untung Rp. 5.000,-. Malah ada orang yang menjual kupon itu dengan harga Rp. 30.000,-.

Begitu melihat kupon dapat dijual lebih mahal dari harga belinya maka orang mulai memperjualbelikan kupon. Kupon lebih dicari lagi. Harga makin naik lagi. Sekarang harga kupon menjadi Rp. 100.000,-. Wow!!

Lucunya, orang-orang tidak menggunakan kupon itu untuk membeli makanan. Justru jual beli kuponnya yang menjadi fokus kegiatannya.

Lantas bagaimana nasib penjual makanan dan minuman itu? Hmm … sebentar kita cek dulu. Ternyata jual beli makanan dilakukan dengan uang Rupiah saja karena daripada tidak ada yang beli dan kupon malah disimpan (dan diperjualbelikan) oleh orang-orang. Kupon tidak jadi solusi.

Bazaar akan selesai. Bagaimana nasib harga kupon setelah bazaar selesai? Anda tahu sendiri.




Mencari Developer Software

Sun, 10 Dec 2017 02:48:25 +0000

Beberapa waktu yang lalu saya menghadiri acara Bekraf yang diorganisir oleh Dicoding di Bandung. Acara ini mengumpulkan developer software (pengembang aplikasi) di kota Bandung dan diberikan berbagai pengetahuan (seminar, training). Berikut ini adalah contoh foto yang hadir. Banyak! Lebih dari 1000 orang!

(image)

Namun yang menjadi masalah adalah ketika saya mencari developer, ternyata kesulitan. Sebetulnya mereka ada dimana? Ini adalah sebuah paradoks; katanya banyak SDM yang mencari pekerjaan tetapi ada banyak perusahaan yang kesulitan mencari SDM.

Saya mendapat permintaan untuk programmer dan support (untuk berbagai jenis software baik yang sudah kadaluwarsa maupun yang masih baru). Akhir-akhir ini malahan dapat permintaan tiap minggu! Nah, apakah perlu saya tanggapi permintaan-permintaan ini dengan lebih serius? Dahulu kami memang pernah memiliki perusahaan outsourcing seperti yang dimaksudkan, tetapi sekarang para pengembangnya sudah tersebar. (Ada yang pindah ke luar kota, mengambil kuliah di luar negeri, menjadi freelancer, membuat perusahaan sendiri, atau menjadi bagian dari perusahaan kami lainnya.) Nah, perlukah kami membuat kembali perusahaan ini?




Investasi atau Bayar Hutang?

Fri, 08 Dec 2017 00:33:23 +0000

Jika kita punya hutang 5 juta, kemudian mendapat uang 4 juta, apa yang akan kita lakukan? Apakah uangnya full digunakan untuk membayar hutang atau uangnya diinvestasikan supaya nanti bisa menghasilkan profit dan bisa melunasi hutang sekaligus masih ada kelebihannya juga?
 
Jika jawaban diatas terasa sederhana, coba kalikan angkanya dengan 10 atau 100. Apakah masih tetap sama?
 
Saat ngobrol dengan team Excellent terkait hal diatas, sebagian besar team bilang, “Bayar dulu hutangnya…”
 
Benar. Baik secara personal maupun bisnis, langkah yang baik adalah bayar hutangnya atau minimal kurangi hutangnya jika memang belum bisa langsung melunasinya. Kadang hal ini mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dilaksanakan. Banyak godaannya.
 
Terlalu banyak hutang membuat dunia jadi sempit dan rezeki terasa macet.
(image)
Saya kerap mengalami, jika kita menahan-nahan diri untuk mengurangi/melunasi hutang, yang terjadi adalah terhambatnya rezeki. Klien telat bayar, atau malah nggak bayar-bayar. Ada masalah di pekerjaan. Ada kejadian yang tidak diinginkan yang membuat uang yang ada malah terpakai.
 
Hanya kebetulan? Ya mungkin saja kebetulan. Namun jika saya pada situasi yang sama, saya memilih introspeksi.
 
Jika uangnya dipakai untuk investasi, belum tentu juga investasinya menguntungkan. Kalau investasinya malah rugi, kerugiannya malah jadi double. Tidak bisa melunasi hutang sekaligus menimbulkan hutang baru.
 
Jika hidup terasa sempit dan rezeki rasanya macet, coba introspeksi, jangan-jangan ada piutang orang lain terhadap kita yang mengganjal kelancaran rezeki kita…



10 Mitos Penelitian Computing

Thu, 07 Dec 2017 17:59:29 +0000

(image)

Saya mengupdate materi tentang mitos penelitian dan publikasi yang sebelumnya sudah saya tulis di sini, supaya bisa dipahami lebih komprehensif. Singkat kata, dari berkeliling mengamati praktek penelitian computing atau komputer atau informatika di Indonesia, saya menemukan beberapa pola penelitian, yang sebenarnya hanyalah mitos yang secara konsep penelitian relatif kurang tepat. 10 mitos penelitian computing inilah […]



Melunasi Hutang

Thu, 07 Dec 2017 15:02:25 +0000

Di tanggal 10 Juli 2017 saya pernah menulis di FB status mengenai upaya mengurangi hutang, tepatnya hutang bank untuk keperluan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Jadi kisahnya dimulai di tahun 2008. Karena tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli rumah kecil sederhana, saya memberanikan diri membeli rumah dengan biaya dari bank. Dari total harga rumah 250 juta rupiah, saya menggunakan dana dari bank sebesar 205 juta, dengan cicilan flat di tahun pertama sekitar 1.9 juta dengan masa angsuran selama 20 tahun. Di tahun kedua, cicilan berubah menjadi 2.5 juta sekian (mendekati 2.6 juta). Jika satu bulan dihitung kasar 2.5 juta, setahun berarti menjadi 30 juta. Setahun 30 juta berarti 20 tahun 600 juta. Jadi dari pinjaman kredit 205 juta, nilai pelunasannya menjadi sekitar 600 juta rupiah. Soal wajar atau tidak wajar saya pikir kembali pada prinsip masing-masing. Juga soal riba bukan riba, saya juga kembalikan pada pola pikir masing-masing. Namun jika ditanya, “Apakah nilai angsuran tersebut memberatkan?”, jawaban saya adalah : Ya, memberatkan… Sekian tahun berlalu, saya asyik dengan pekerjaan dan wirausaha. Saya pernah berniat nabung emas, agar bisa mengimbangi biaya inflasi dan menjadi buffer bagi hutang saya. Saya juga mencoba menambah penghasilan agar nilai angsuran tidak lagi terasa memberatkan. Namun saya lupa satu hal, yaitu lupa mengurangi dan melunasi hutang. Saya lebih memilih untuk bersenang-senang dengan uang yang saya miliki dan membiarkan nilai hutang tetap demikian adanya. Saya seperti orang yang hidup santai padahal punya hutang sekian banyak. Saya lebih memilih beli barang ini beli barang itu, makan disana makan disini, blanja blanji dengan gaya seperti nggak ada beban. Sampai akhirnya di awal tahun 2017 saya disadarkan. Masya iya saya mau meninggalkan hutang yang belum terbayar untuk anak isteri jika usia saya tidak sampai waktu angsuran selesai? Mengapa saya tidak berusaha mengerem kebutuhan dan keinginan saya dan berniat semaksimal mungkin mengurangi hutang. Sampai dengan 2017, nilai hutang saya masih 170 juta. Dari total nilai hutang 205 juta, berarti selama 9 tahun angsuran nilai hutang saya baru terbayar 35 juta rupiah saja. Padahal jika diasumsikan cicilan 2.5 juta per bulan, total nilai angsuran saya selama 9 tahun bisa sampai 270 juta. Akhirnya saya memberanikan diri, berdiskusi dan bersepakat dengan isteri Dear Rey Reny Yuniastuty, mengerem kebutuhan non essensial, menabung setiap rupiah yang didapatkan dan mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu urgent. Pada pertengahan tahun, nilai hutang KPR bisa dilunasi sebesar Rp. 100 juta dengan nilai pinalti pelunasan dipercepat (sebagian) sebesar 1 juta rupiah. Nilai hutang saya menjadi sekitar 70 juta rupiah dan akan selesai di tahun 2020. Artinya, pelunasan sebagian pokok sebesar 100 juta bisa menutup hingga 8 tahun angsuran yang equivalent dengan nilai 240 juta rupiah. Saya menghela nafas dulu, menabung lagi agar bisa mengurangi hutang lagi. Dengan asumsi nilai cicilan 3 tahun, berarti secara normal saya akan mengeluarkan uang 90 juta, dari nilai riil sisa pinjaman sebesar 70 juta. Setelah berusaha semaksimal mungkin menabung setiap pendapatan yang ada dan dengan menekan kebutuhan-kebutuhan yang tidak terlalu penting, awal bulan November ini saya bisa melunasi sisa pinjaman. Hari Senin kemarin saya lihat nilai pinjaman KPR saya menjadi nol. Kemudian hari Selasa ini nilai pinjaman KPR sudah menghilang dari dashboard akses internet banking saya. Butuh waktu 2 hari sampai berkas-berkas terkait bisa kami ambil namun minimal hati menjadi lega melihat hutang KPR bisa dilunasi lebih awal. Saya bisa memenuhi janji saya pada Dear Rey agar bisa melunasi pinjaman KPR sebelum tahun 2017 berlalu. Jika ditanya apakah tidak sulit mengumpulkan uang untuk melunasi pinjaman KPR? Tentu saja sulit. Apakah karena saya punya usaha Excellent sehingga rasanya lebih [...]



Don’t Rich People Poor

Thu, 07 Dec 2017 02:13:46 +0000

Cerita I Saya : “Mengapa kamu nggak berani coba test kerja ditempat bagus itu?” Teman : “Soalnya syaratnya tinggi, saya nggak mampu. Saya nggak bisa dan nggak menguasai kemampuan yang dibutuhkan” Saya : “Mengapa nggak bisa dan nggak menguasai?” Teman : “Karena saya belum pernah belajar materi itu di kampus” Saya : “Mengapa nggak coba kursus atau belajar dari internet ?” Teman : “Saya kan orang nggak punya, nggak ada kesanggupan buat itu” Saya : “Don’t rich people poor…” Cerita II Adik saya Marsan Qchen Susanto pernah bercerita pada saya bahwa Excellent sangat membutuhkan printer tambahan agar saat print faktur pajak atau invoice tidak perlu menunggu. Ahmad Afandi tidak perlu menunggu Fitra Syaharani selesai print dan sebaliknya. Meski bisa dibuat sentralisasi, adakalanya butuh print agak banyak terutama jika sedang print dokumentasi sistem. Qchen : “Buat printernya nggak perlu yang seperti di markas DJ. Cukup printer yang sama saja seperti yang ada saat ini. Itu sudah bagus dan awet” Saya : “Berapa harga printernya?” Qchen : “Nggak sampai 2 juta rupiah…” Saya : “Don’t rich people poor…” Apa sih artinya itu? Iya saya tahu itu bahasa campuran Nginggris. Jangan kaya orang susah… Jangan kaya orang miskin… Apakah itu artinya saya sok kaya? Tentu saja bukan. Frasa “Jangan kaya orang susah” saya ucapkan supaya mengerti konteksnya. Misalnya untuk cerita pertama. Berapa mahalnya sih belajar dari internet atau main ke warnet? 2 ribu s/d 3 ribu rupiah per jam di warnet. Bisa juga 50 ribu untuk paket data. Kalau sanggup beli bakso buat cemilan, masya nggak sanggup bikin mahal diri sendiri dan meningkatkan kemampuan? Daripada uangnya habis sekali pakai untuk makan jajanan, lebih baik uangnya untuk investasi ke diri sendiri, supaya value kita bisa lebih mahal dan jika perlu bisa beli jajanan sekarung sekali beli  Untuk cerita kedua, saya bilang sama Qchen bahwa biaya investasi pembelian printer itu akan bisa tertutup dari project yang sedang dikerjakan. Tidak apa-apa beli printer, meski tipe yang mahal sekalipun sepanjang sebanding dengan pendapatan yang bisa dihasilkan. Itu sebabnya di Excellent saya memberikan standarisasi alat tempur team berupa Mac Book Air dan memberikan subsidi pembeliannya. Mengapa nggak sekalian full? Karena Excellent belum sanggup . Yang bisa disanggupi adalah memberikan subsidi dan mempermudah cara mendapatkannya. Jika team Excellent bisa bekerja lebih mudah, tentu Excellent sendiri akan dipermudah dalam mendapatkan peningkatkan kualitas hasil pekerjaannya. Saya pernah bertemu dengan salah satu sosok mentor bisnis. Saya bilang padanya bahwa saya bimbang untuk rekrutmen staff. Apakah saya lebih baik memilih staff yang bisa digaji murah agar saya bisa memberikan salary sesuai kesanggupan Excellent dan berharap bisa mendapat talenta yang bagus diantara yang saya rekrut? Ucapan dia ke saya itu sama seperti diatas : “Don’t rich people poor. Jangan kaya orang susah. Kamu itu sebenarnya nggak susah-susah amat. Kamu punya kemampuan menggaji orang yang memiliki talenta yang bagus, tapi menganggap kamu masih saja tidak sanggup. Jangan anggap itu pemborosan tapi anggap sebagai investasi…”. Kemudian lanjutnya, “Saya bisa saja merekrut orang dengan gaji 1 juta dan dia menghasilkan 1.5 juta tapi saya akan memilih untuk merekrut orang dengan gaji 10 juta tapi dia bisa menghasilkan 20-30 juta. Itu namanya investasi dan itu bukan pemborosan. Kamu ibarat mimpi jika ingin rekrut orang bagus, talenta baik namun minta gaji rendah. Mungkin 1 banding sejuta orangnya. Kamu sangat beruntung jika mendapatkannya, atau, there’s must be something wrong kalau ada yang seperti itu…” Sem[...]



Kisah Merintis Usaha dan Mendapatkan Asset

Wed, 06 Dec 2017 03:24:27 +0000

Saat saya awal mula bekerja sebagai operator produksi, rasanya seperti mimpi jika suatu waktu memiliki asset, baik itu berupa tanah, logam mulia, emas permata, investasi dan lain-lain. Jauh sekali untuk dicapai. Jangankan untuk beli asset, untuk persiapan menikah saja rasanya sudah pontang-panting Bagaimana segala memikirkan beli asset, jika gaji untuk menutup kebutuhan hidup sehari-hari saja rasanya serba pas. Saya dulu masih ingat sering baca artikel mengenai investasi, perencanaan keuangan dan pengaturan keuangan personal. Tiap kali melakukan kalkulasi, saya selalu bingung karena penghasilan hanya satu sedangkan pengeluaran banyak. Dulu saya ingat pak Safir Senduk-salah satu perencana keuangan-bilang, “Menabung itu diawal terima gaji, bukan dari sisa gaji. Misalnya gaji 1 juta, sisihkan 10% untuk menabung, berikutnya anggarkan untuk untuk menutup kebutuhan sehari-hari dan kalau ada sisa, itu yang digunakan untuk hiburan” Oke saya turuti. Saya menabung saat terima gaji dan kemudian… mengambilnya kembali di pertengahan bulan karena gaji nggak cukup menutup kebutuhan hehehe. Kalau saya ingat saat itu, saya merasa seperti orang linglung. Saya sudah bekerja keras. Sudah berhemat. Sudah berusaha cari sampingan, tapi mengapa kebutuhan hidup masih belum bisa tertutupi dari penghasilan. Bayangkan, usia merambat naik. Tabungan hanya sekedarnya. Asset belum ada. Pekerjaan begitu-begitu saja. Nyeri rasanya dihati tiap kali mengingatnya. Saya kerap menghibur diri bahwa segalanya baik-baik saja meskipun saya tahu situasinya nggak baik-baik saja. Namun yang maha kuasa punya jalan. Mungkin juga ada usaha. Ada doa dari orang tua, saudara dan kerabat. Ada juga ikhtiar. Yang jelas sepertinya bukan hanya dari usaha sendiri saja. Dari kompetensi yang saya dapatkan saat sering menulis blog, saya akhirnya pindah kerja dengan gaji lebih tinggi. Dari sana kemudian saya mendapat uang tambahan yang berasal dari pekerjaan freelance dan dari kegiatan mengajar training. Perlahan saya bisa menutup kebutuhan hidup sehari-hari meski tidak berlebih. Saya bisa mencicil rumah. Mencicil sepeda motor. Mencicil pembelian projector Infocus. Membuat ruang training. Memperbesar dan merenovasinya dan saya mulai bisa menabung sedikit-sedikit. Tahun 2011 ada yang menjual tanah 100 meter. Harganya 250 ribu rupiah per meter. Adik saya yang baru menikah punya uang 9 juta. Ibu saya menjual perhiasan mendapat uang 6 juta. Saya tambahkan 10 juta rupiah. Akhirnya tanah 100 meter terbeli. Pemilik tanah kemudian menjual kembali 100 meter. Kali ini harganya 300 ribu semeter. Saya mencicil pembayarannya dari jatah saya sebagai instruktur training di Excellent. Dicicil beberapa kali sampai akhirnya terkumpul uang 20 juta rupiah baru saya berani mengukur tanahnya. Saat diukur, ternyata tanggung, ada tambahan 50 meter lagi. Saya berjuang untuk bisa mencicilnya sampai akhirnya tanah 250 meter bisa didapatkan. Itulah cikal bakal lahan markas alam Taman Bacaan Excellent, yang mulai terbentuk di tahun 2011. Setelah 250 meter kemudian bertambah lagi sehingga total luasnya menjadi 400 meter. Itulah asset yang bisa terbeli setelah berjuang keras. Itu sebabnya saya menghormati pohon buah yang ada diatasnya, saung yang ada dilahannya, kolam ikan yang dibangun dibawah saung dan sisi-sisi pagar. Itulah sebabnya saya merasa buah yang saya makan dari hasil kebun itu manis, karena memang perjuangannya pahit . Saya pernah menurunkan tanah untuk menguruk bekas empang diatasnya. Saya pernah meratakan tanahnya dan menanami sudut-sudut lahannya. Saya masih ingat pernah satu waktu ada salah satu family yang hendak menjual tanah 200 meter menjelang lebaran. Harganya 350 ribu per meter. 200 meter berarti 70 juta rupiah. Saya bilang pada adik saya yang memberikan informasi : “Ini apa nggak salah ngomong? Mana ada orang yang malah beli tanah pa[...]



Melunasi Hutang Kartu Kredit

Tue, 05 Dec 2017 04:58:58 +0000

Jadi ceritanya ini posting mengenai pelunasan hutang lagi . Ya masih lumayan sih daripada cerita soal berhutang melulu hehehe…   Di Tahun 2014 saya sudah sempat melunasi hutang kartu kredit, namun karena sebagian pekerjaan di Excellent berkaitan dengan layanan cloud dan lisensi, penggunaan kartu kredit tidak bisa terhindarkan.   Saya sudah coba kurangi dengan menggunakan PayPal yang diisi saldonya tanpa kartu kredit, namun riskan karena berpotensi jadi masalah dari sisi Terms of Service si PayPal. Saya pernah punya saldo sampai 5000an US$ di PayPal yang kemudian kena suspend karena transaksinya dicurigai dan akhirnya hanya kembali sebagian, itupun setelah menunggu 6 bulan lamanya   Setelah target melunasi hutang rumah, saya berusaha mencari cara melunasi hutang kartu kredit. Saya sudah mencoba beberapa alternatif seperti VCN (Virtual Card Number) dari beberapa bank namun penggunaannya tidak fleksibel.   Usaha saya akhirnya tertolong setelah menggunakan kartu Jenius dari BTPN. Sebelum saya cerita lebih lanjut, ini bukan cerita endorser ya Kartu Jenius BTPN sesuai namanya memang menjadi ide jenius yang memudahkan proses eliminasi kartu kredit. Karena fungsinya sebagai kartu debit, saya bisa langsung melakukan deposit uang ke kartu Jenius, kemudian memisahkannya kedalam beberapa kartu virtual sesuai desain peruntukan yang saya inginkan. Misalnya ada salah satu kartu virtual yang memang saya desain untuk kepentingan penggunaan urusan ecommerce di Excellent.   Kartu virtual ini saya top up dan saya jaga nilai depositnya agar bisa menghandle keperluan pengeluaran bulanan. Dengan cara ini, saya bisa “hidup” sesuai kemampuan, dalam arti bahwa saya mendisiplinkan diri untuk menyediakan deposit biaya pembayaran langganan cloud maupun lisensi.   Apakah jika menggunakan kartu kredit tidak bisa disiplin melakukannya? Bisa saja, misalnya menggunakan kartu kredit untuk membayar sesuatu dan langsung melunasinya. Masalahnya, nilai tagihan di kartu kredit tidak secara langsung muncul di list tagihan, butuh beberapa hari sampai muncul. Hal ini membuat saya terdorong untuk berhutang dan itu tidak saya sukai.   Jika menggunakan Jenius, saya bisa mengukur diri dan kemampuan. Jika memang tidak ada kemampuan ya jangan memaksakan diri. Jika sampai tidak sanggup membayar atau menyediakan deposit untuk biaya operasional bulanan, pasti ada yang salah dari sisi bisnis, pekerjaan dan manajemen yang kita jalani. Bagaimana mungkin kita berbisnis, namun tidak sanggup membayar pengeluaran bulanan padahal pendapatannya harusnya bisa cukup menutup hal tersebut sekaligus mendapatkan profit.   Saat mulai menggunakan Jenius di bulan September, posisi saya ada hutang kartu kredit di 3 kartu kredit. Apakah itu nilai yang bertumpuk? Ada diantaranya, namun sebagian adalah hutang baru saat membeli lisensi.   Bunga hutang kartu kredit itu besar sekali. Daripada menghabiskan uang untuk membayar bunga, saya membuat project hibernasi. Menutup keran pengeluaran semaksimal mungkin kecuali untuk keperluan essensial , meningkatkan pendapatan Excellent dan mengutamakan pembayaran hutang. Saya juga memastikan deposit Jenius selalu tersedia dan mengarahkan semua pembayaran ecommerce menggunakan Jenius sehingga tidak timbul hutang kartu kredit baru.   Di akhir Oktober hingga awal November 2017, saya bertahap bisa menutup hutang kartu kredit yang ada sehingga menginjak pertengahan November, saya sudah bisa melihat saldo tagihan kartu kredit menjadi nol. Beban bunga yang tadinya ada bisa saya alihkan menjadi dana tunjangan pendidikan sehingga bisa lebih bermanfaat.   Saat berusaha melunasi hutang, selalu muncul godaan untuk berlama-lama. Misalnya, “Daripada melunasi semua, lebih baik lunasi sebagian, kemudian uangnya bisa [...]



The Michaelangelo of Microsoft Excel

Tue, 05 Dec 2017 02:31:43 +0000

When Tatsuo Horiuchi retired, he decided to try his hand at art. But instead of spending money on paints and brushes, Horiuchi used what he already had pre-installed on his computer—Microsoft Excel. Now, the 77-year-old artist is creating remarkably intricate digital masterpieces of the Japanese landscape, all on the free graphing software. (Source)

I have seen some works made using Microsoft Excel for example by coloring cells, but Mr. Horiuchi uses like line tools and bucket tools. The results are amazing.

The post The Michaelangelo of Microsoft Excel appeared first on orangescale.

(image)



Download Multiple Video/Foto Instagram

Tue, 05 Dec 2017 02:23:24 +0000

Saya biasanya menggunakan cara bodoh-bodohan untuk download foto di Instagram, yaitu dengan menggunakan menu Tools | Page Info | Media yang ada di browser Firefox. Namun cara ini bikin capek karena harus pilih satu per satu file image/foto-nya.

Saya sempat menggunakan beberapa website untuk memudahkan proses download dan akhirnya menggunakan website https://instapick.net untuk mendownload multiple foto/video dari satu posting Instagram. Lumayan, jadi lebih mudah download foto/video yang ada.

(image)




Bye Path

Mon, 04 Dec 2017 16:48:38 +0000

After quitting Facebook, I decided to uninstall Path on my devices. Well, it’s just because I’m not good at managing distractions. It’s a good platform, anyway.

The post Bye Path appeared first on orangescale.

(image)



Google Jamboard

Mon, 04 Dec 2017 16:36:21 +0000

The post Google Jamboard appeared first on orangescale.

(image)



Apakah Blockchain Menjadi Solusi?

Sun, 03 Dec 2017 15:41:07 +0000

Salah satu janji yang digadangkan oleh Blockchain – teknologi yang berada di belakang Bitcoin – adalah dapat membuat biaya transaksi menjadi sangat murah. Janji tinggal janji. Saat ini saya belum melihat ini terjadi. Kebanyakan orang masih fokus kepada aspek “oportunis” dari crypto currency ini.

Saya masih membutuhkan sebuah sistem pembayaran yang biayanya murah untuk toko musik digital saya. (Lihat: toko.insanmusic.com) Harga sebuah lagu adalah Rp. 5000,-. Sementara itu sistem pembayaran yang ada sekarang hampir semua meminta biaya (per) transaksi di atas Rp. 5000,-. (Bahkan ada yang meminta biaya transaksi Rp. 15.000,-!) Tekorlah saya kalau biaya transaksinya seperti itu. Seharusnya biaya transaksinya adalah Rp. 100,- gitu.

Kalau sampai akhir tahun ini (2017) tidak ada yang dapat memberikan solusi, tahun depan (2018) kayaknya saya harus membuat sebuah sistem pembayaran sendiri.




Barusan ngerasain Firefox Quantum…

Tue, 21 Nov 2017 04:42:39 +0000

Pagi ini barusan ngerasain Firefox versi terbaru untuk Linux, walaupun proses pemasangannya masih melalui kompilasi manual, tapi so far so god….performance yang ditawarkan jauh berbeda dengan versi sebelumnya. Kenceng abis. Yang mau coba silahkan download dan kompilasi sendiri ya…:) https://www.mozilla.org/en-US/firefox/new/   Advertisements Filed under: /etc, Android, oprekan(image)



[SOLVED] Masalah Touchpad pada Lenovo Ideapad320

Mon, 20 Nov 2017 10:43:26 +0000

Bagi pengguna linux, tentunya kerap jengkel ketika hendak memasang linux pada suatu perangkat tapi banyak fitur yang tidak dapat digunakan [BUG]. Hal ini membuat kesan linux menjadi angker bahkan tidak familiar dengan perangkat yang ada dijual dipasaran. Kejadian ini juga saya alami, katika memasangkan linux pada perangkan Lenovo Ideapad320. Touchpadnya tidak berfungsi, padahal pada OS […](image)



Delapan Digital Life Skills yang Dibutuhkan Anak-anak Zaman Now

Sun, 19 Nov 2017 05:59:00 +0000

Pada zaman sekarang, IT dan media digital menjadi salah satu kompetensi inti untuk dapat berhasil di semua lini karir. Beda halnya dengan zaman dulu di mana kemampuan IT adalah sesuatu yang khusus dan hanya dimiliki oleh segelintir orang.Mungkin kita sudah mengenal istilah IQ, EQ atau bahkan SQ. Yuhyun Park dari infollutionZERO Foundation di situs World Economic Forum menulis mengenai DQ: digital itelligence. DQ dibagi menjadi 3 tingkatan:Level 1: Digital citizenship / kewarganegaraan digitalKemampuan untuk menggunakan teknologi digital dan media dalam cara yang aman, bertanggung jawab, dan efektif.Level 2: Digital creativity / kreativitas digitalKemampuan untuk menjadi bagian dari eksositem digital dengan membuat ulang konten baru dan menjadikan ide menjadi realitas dengan mengunakan perangkat digital.Level 3: Digital entrepreneurship / kewirausahaan digitalKemampuan untuk menggunakan media digital dan teknologi untuk menyelesaikan tantangan global atau untuk menciptakan peluang baru.Saat ini, kreativitas digital paling diperhatikan oleh dunia pendidikan, karena semakin banyak sekolah berusaha memberi anak-anak ilmu mengenai media digital, pemrograman dan bahkan robotika, yang kesemuanya terlihat berhubungan langsung dengan kemampuan kerja dan penciptaan lapangan kerja di masa depan.Kewirausahaan ​​digital juga telah didorong secara aktif, terutama dalam pendidikan tinggi. Banyak universitas terkemuka telah mengadopsi dan mengembangkan kursus atau inisiatif baru seperti hobi technopreneurship untuk mendorong budaya inovasi.Tetapi, kewarganegaraan digital sering diabaikan oleh seolah maupun pemerintah. Padahal, seorang anak harus mulai belajar kewarganegaraan digital sedini mungkin, idealnya ketika seseorang mulai secara aktif menggunakan permainan digital, media sosial atau perangkat digital lainnya.Dalam penelitian yang telah dilakukan, ada 8 keterampilan khusus yang perlu diajarkan kepada anak-anak sebagai bagian dari kewarganegaraan digital.Digital citizen identity: kemampuan membangun dan mengelola identitas yang sehat secara online dan offline dengan integritasScreen time management: kemampuan mengelola waktu layar seseorang, multitasking, dan keterlibatan seseorang dalam game online dan media sosial dengan penuh pengendalian diriCyberbullying management: kemampuan untuk mendeteksi situasi penindasan maya dan menanganinya dengan bijakCybersecurity management: kemampuan untuk melindungi data seseorang dengan membuat password yang kuat dan untuk mengelola berbagai serangan cyberPrivacy management: kemampuan untuk menangani semua informasi pribadi yang dibagikan secara online untuk melindungi privasi diri sendiri dan orang lainCritical thinking: kemampuan untuk membedakan antara informasi yang benar dan yang salah, konten yang baik dan berbahaya, dan kontak online yang dapat dipercayaDigital footprints: Kemampuan untuk memahami sifat jejak digital dan konsekuensi kehidupan nyata mereka dan untuk mengelolanya secara bertanggung jawabDigital empathy: kemampuan untuk menunjukkan empati terhadap kebutuhan dan perasaan orang lain secara online.Yang terpenting, perolehan kemampuan ini harus berakar pada nilai-nilai kemanusiaan seperti rasa hormat, empati dan kehati-hatian. Nilai-nilai ini memudahkan penggunaan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Menumbuhkan kecerdasan digital yang didasarkan pada nilai-nilai kemanusiaan sangat penting bagi anak-anak kita untuk menjadi tuan dari teknologi, alih-alih malah dikuasai oleh teknologi itu sendiri.Sumber: World Economic Forum[...]



Why Content is Important in SEO?

Thu, 09 Nov 2017 13:01:59 +0000

Having a business is not easy when there have been so many competitions especially when you have to go online and you compete with other businesses. Don’t worry because all you need is just to work hard and make strategy to ensure that you can boost it. There are many ways to boost your local business when you want to use internet marketing strategies. Simply set list of things to do to boost and apply some strategies. As there are so many ways to apply in internet marketing, you have to learn about SEO. SEO is search engine optimization where you can use it to give your business more recognition online. We all know that almost everyone can go online so it is good for people to use internet marketing. If you want to boost your local business, you have to know about local SEO. If you don’t have time to go with it, simply hire SEO experts to do your local SEO. If you don’t have enough budgets, try to maximize the content first. Why content is important and why should you work with a San Jose SEO Company?

First, content is indeed to give your buyer information about your business. There is no reason not to give content because it is the most essential thing you have to do when you are running internet marketing. You will see how it works when it has been uploaded and see the traffic. You could turn your traffic into sale as long as you have good copywriting and the content is also informative. If you sell medicine for example, try to give comprehensive details about the medicine so the reader could catch the information.

Second, content can be the reason where traffic or readers could be your potential sale. As we have said before that content could turn the traffic into sales as long as the copywriting is good and the persuasion is brilliant. There is no need to doubt when you have good contents and you could make it as potential sale.

Third, content is to ensure that you are not only targeting user or buyer, but also to educate them. As you have seen the number one point, you have to educate the user or buyer also through contents. You just need to make sure that the contents are good and helpful for both users or buyers and content makers.

The post Why Content is Important in SEO? appeared first on Jalan Sutera's SEO Tips.




Merakit Kode Besar

Sun, 05 Nov 2017 03:28:59 +0000

Sudah lama saya tidak merakit (compile) kode yang cukup besar sehingga menghabiskan waktu yang cukup lama. Kemarin saya merakit kode Tensorflow dari source code karena paket yang sudah jadi tidak sempurna jalannya di notebook saya. Terpaksa harus merakit ulang.

Eh, ternyata proses kompilasi membutuhkan waktu yang lama. Setelah 3 jam tidak kunjung berhenti, akhirnya saya tinggal main futsal dahulu. Pulang main futsal baru selesai. Saya tidak tahu tepatnya kapan selesainya, tetapi berarti antara 3 sampai dengan 6 jam. Ajegilebusyet.

Terakhir saya melakukan proses kompilasi yang lama (seingat saya) adalah di awal tahun 90-an. Waktu itu saya merakit kernel Linux dari source code di komputer dengan prosesor 386SX berkecepatan 16 MHz. Memorinya waktu itu di bawa 2 MBytes. Jadul banget ya? Dibandingkan handphone saat ini, komputer saya waktu itu tidak ada apa-apanya.

Proses kompilasi kemarin dilakukan di notebook yang menggunakan prosesor i3 dengan memori hanya 2 GBytes. Notebooknya sampai tidak responsif saking kerja kerasnya dia. ha ha ha. Kasihan juga sih, tapi apa boleh buat. Itu yang saya miliki. Tidak boleh mengeluh. (Anak muda zaman now maunya harus menggunakan komputer yang high-end. Gak mau kerja kalau tidak menggunakan komputer yang bagus. hi3. Ini saya contohkan bahwa sayapun masih menggunakan komputer apa adanya.)

Alhamdulillah hasil perakitan berjalan. Coba kalau tidak jalan. Wah. Harus merakit jam-jaman lagi. Ugh. (Dahulu kalau salah konfigurasi, hasil perakitan kernel tidak jalan. Harus merakit ulang. Dapat dibayangkan kesabaran yang harus saya lalui.)

Selamat ngoprek.


Filed under: Curhat, Teknologi Informasi Tagged: Curhat, koding, postaday2017, Teknologi Informasi (image) (image)



Tentang sebuah Manifestasi

Sat, 04 Nov 2017 12:58:06 +0000

Lama sudah tidak membaca tulisan tentang “Manifestasi Hacker”, padahal pesan ini merupakan salah satu dari sekian motivasi saya dalam mengenal dunia komputer. Tulisan (pesan) ini entah sudah berumur puluhan tahun… Mungkin banyak diantara anak-anak muda penggagas IT sudah melewatkan bacaan (pesan) ini, ataupun ada yang masih. Sayapun pernah berada dimana, tulisan (pesan) ini dijadikan README kemudian […](image)



Verifikasi NIK dan KK

Sat, 04 Nov 2017 04:21:11 +0000

Mumpung sedang ramai-ramainya dibahas tentang pendaftaran ulang nomor kartu telepon prabayar, mari kita diskusikan aspek teknis. Kesempatan untuk belajar “protokol”.

Ceritanya kita sebagai pengguna diminta untuk mengirimkan NIK dan KK melalui SMS ke 4444. Saya punya masalah dengan mengirimkan KK. Mengapa harus mengirimkan KK? Permasalahannya adalah operator jadi memiliki KK kita. Untuk apa? Seharusnya kita berikan informasi secukupnya saja. Sesedikit mungkin. Ini masalah privasi. Pertanyaannya adalah bagaimana cara operator dapat memastikan bahwa NIK yang kita kirimkan itu benar (terasosiasi dengan KK)?

Berikut ini adalah video yang saya buat (beberapa menit yang lalu). Sekalian nyoba nge-vlog agar kekinian. hi hi hi.

Selamat menikmati videonya. Semoga bisa menjadi sumber pembelajaran.

Update: Ini ada cuplikan dari berita. Di gerai bisa akses KK; diberikan data NIK, keluar KK-nya. Parah. Ini seharusnya tidak boleh karena data KK kemudian dapat dikumpulkan.

(image)

Update lagi: berikut ini adalah tampilan layar papan tulis (whiteboard) ketika saya mengajar network security di kelas.

(image) //embedr.flickr.com/assets/client-code

(image) //embedr.flickr.com/assets/client-code

(image) //embedr.flickr.com/assets/client-code


Filed under: design, security, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: postaday2017, security, teknologi, Teknologi Informasi (image) (image)



PyCon 2017 di Surabaya dan Undangan untuk Guido

Sat, 21 Oct 2017 08:43:05 +0000

PyCon 2017 akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember di Surabaya, seperti dipublikasikan di halaman depan PyCon Indonesia. Seperti lazimnya perhelatan seperti ini, bagian awal dan penting adalah Undangan Pengiriman Naskah atau Call for Papers.

(image)

PyCon 2017 Indonesia di Surabaya

Dari catatan di situs web PyCon, sudah direncanakan:

  1. Dua orang pembicara utama (keynote speaker).
  2. Dua ratus partisipan.
  3. Delapan belas pembicara.

Semoga angka-angka di atas dapat dicapai dan akan lebih menggembirakan lagi jika bertambah.

Ternyata kemarin sore Fauzan Emmerling, salah seorang penggiat utama Python di Indonesia, menulis tantangan baru di Facebook: yang berharap Guido bersedia datang ke Surabaya, ayo retweet tulisan Fauzan di Twitter. Barangkali dengan pemanggilan oleh banyak penggiat sampai simpatisan Python Indonesia, Guido tergerak hatinya untuk beranjangsana ke PyCon 2017 Indonesia di Surabaya.

Guido? Ya, dong: Guido van Rossum@gvanrossum.

Hanya dalam hitungan jam, Guido menjawab bahwa dia tidak dapat memenuhi undangan yang tampak mendadak seperti ini, “Barangkali tahun depan…”

Tetap berbesar hati, semoga persiapan PyCon 2017 di Surabaya lancar, teman-teman penggiat Python!




Get SEO Roofing Experts From Roofingseopros.com

Mon, 25 Sep 2017 22:30:12 +0000

You need to gather much information in order to develop your business. Knowledge and experience are important factors when running a business. There will be many new strategies that should be applied in order to follow the recent needs. Most roofers need Seo services to make good rank on the first page of Google search result. If you are a roofer, do not forget to consider SEO to help your business. You can easily get a free education about SEO on the internet. It is available on many sites, including in Roofingseopros.com. This site is specially designed for roofers who want to get the help from the SEO experts. If you want to make your roofing business raises well, don’t forget to visit this website.

It offers many services that can make your business gets more income. The roofing SEO experts will help your roofing company with all Seo needs.  The services that are provided can make your site in the first page of search engine result. Appearing on the first page of Google can lead many customers. If you can make your site in the first page of Google, you can get big opportunity to sell your products.

(image)

 

Roofingseopros.com is a website of the Seo Company that specializes in roofers. It has many full-time employees with several active clients. There are many positives reviews about this company so you do not need to worry about the reputation.

Roofingseopros.com will help you to sell your product since your site can be found by the seeker easily. The experts will also help you to get the best keyword and make great content. The appearance of your site will be designed well so the visitor can be comfortable when searching for information on your site. It will give you great results for the next level of your business.

The post Get SEO Roofing Experts From Roofingseopros.com appeared first on Jalan Sutera's SEO Tips.




Startup with Google

Wed, 20 Sep 2017 08:24:33 +0000

Startup with Google: Kumpulan alat yang disediakan Google untuk membantu membangun perusahaan rintisan (startup). The post Startup with Google appeared first on BennyChandra.com.

[ » ](image)



Konsumsi BBM Honda Brio RS 1.2 CVT 2017 di Yogyakarta

Sun, 17 Sep 2017 06:41:00 +0000

Besar konsumsi BBM biasanya menjadi salah satu faktor dalam menentukan jenis kendaraan yang akan dipakai sehari-hari. Hal ini tentu saja akan dikecualikan untuk kendaraan yang dikoleksi untuk sekedar hobi atau gaya.

Kali ini saya mencoba membuat kalkulasi mengenai konsumsi bahan bakar Brio RS 1.2 CVT keluaran tahun 2017. Cara yang digunakan cukup sederhana, yaitu pada awal perhitungan, bensin diisi penuh, kemudian trip pada odometer direset kembali ke nol. Kendaraan kemudian dipakai secara normal, untuk antar jemput sekolah, pergi ke kantor dan aktivitas dalam kota lainnya, dengan kondisi trafik area Sleman dan Kota Yogyakarta yang kadang macet, kadang lancar.

Sesudah jarum penanda BBM tinggal 1 strip, dilakukan kembali pengisian full tank di SPBU dan mesin pompa yang sama, yaitu di SPBU 4455519 Mlati, Sleman. Hasilnya, untuk pemakaian sejauh 430.1 km sesuai dengan yang ditunjukkan odometer, Honda Brio RS dengan transmisi CVT menghabiskan BBM sebanyak 29,54 liter Pertamax 92 atau 14,56 km/liter atau Rp.566,62/km.

Kendaraan ini melakukan pencatatan juga di odometernya dan menampilkan di display bahwa estimasi konsumsi bahan bakar rata-rata di 15,5 km/liter, atau selisih mendekati 1 km/liter dibandingkan penghitungan konvensional yang saya lakukan. Namun setidaknya hal ini bisa menjadi salah satu acuan bagi para calon pemilik mobil dalam memilih mobil mana yang akan digunakan untuk operasional sehari-hari.



Mengirim Pesan Tengah Malam

Fri, 08 Sep 2017 00:06:10 +0000

“Apakah baik mengirimkan pesan (text, SMS, WA, Telegram) tengah malam?”

Ini adalah pertanyaan yang akan saya berikan pada kuliah Pengantar Teknologi Informasi. Pertanyaan ini muncul untuk melihat bagaimana orang merespon terhadap pemanfaatan handphone.

Apakah Anda mematikan atau mengecilkan volume handphone Anda pada malam hari? Bukankah salah satu manfaat adanya handphone adalah untuk keadaan darurat, yang mana pagi atau siang bukan masalah. Kalau malam hari handphone dimatikan, maka jika ada kondisi darurat tidak dapat ditelepon.

Sering saya baru teringat untuk membalas sebuah pesan di malam hari. Tengah malam, tepatnya. Wah, kalau saya balas sekarang dan sang pemilik handphone tidak mengecilkan volume handphonenya nanti “tang ting tung” suara pesan masuk ke handphonenya. Bagusan pagi hari saja dibalas pesannya ya?


Filed under: Opini, Teknologi Informasi Tagged: etika, etiket, opini, postaday2017, teknologi, Teknologi Informasi (image) (image)



Tanggung Jawab Memegang Uang Tunai

Fri, 01 Sep 2017 23:14:00 +0000

Periode antara akhir suatu bulan dan awal bulan berikutnya adalah waktu di mana kebanyakan pekerja memperoleh upah atau gaji. Banyak yang memperoleh gaji melalui transfer, dan banyak pula yang mendapatkan upahnya melalui pembayaran tunai.

Uang kertas yang ada saat ini memiliki nilai intrinsik lebih besar dari nilai yang tertera pada nominalnya, karena biaya cetaknya lebih tinggi. Uang itu didesain untuk dapat berpindah tangan sebanyak ribuan sampai jutaan kali sebelum akhirnya rusak. Setiap perpindahan uang dari satu pihak ke pihak lain merupakan sebuah mekanisme perputaran ekonomi.

Agar perputaran ekonomi terjadi, maka sebaiknya ketika seseorang memperoleh uang tunai, segera mengalihkan ke bentuk lain, misalnya belanja, menabung di bank, atau diinvestasikan, agar uang tunai itu dapat segera berpindah untuk memberikan manfaat bagi perekonomian.

Jika ada yang mengeluh karena baru gajian uang langsung habis, selalu ingat bahwa gaji Anda yang habis itu telah berputar lagi agar orang di tempat lain dapat gajian.




Permasalahan Satelit dan Layanan Perbankan

Wed, 30 Aug 2017 04:27:19 +0000

Beberapa hari yang lalu (tepatnya tanggal 25 Agustus 2017), satelit Telkom 1 mengalami masalah. Akibatnya banyak layanan perbankan, terutama terkait dengan mesin ATM, ikut terhenti. Ribuan mesin ATM dari berbagai bank tidak dapat terhubung ke kantor pusat bank sehingga tidak dapat memberikan layanan. Sebelum timbul kekisruhan lebih lanjut, saya ingin mengatakan bahwa ini adalah masalah – masalah besar bahkan – tetapi bukan sebuah show stopper yang menghentikan semua layanan perbankan. Layanan perbankan bermuara pada sistem core banking mereka. Layanan ini dapat diakses melalui berbagai cara (delivery channel), yang mana ATM merupakan salah satunya. Mari kita daftar cara mendapatkan layanan perbankan. Langsung ke kantor cabang bank secara fisik; menggunakan layanan ATM; menggunakan layanan phone banking; menggunakan layanan internet banking; menggunakan layanan SMS dan mobile banking. Dari daftar di atas dapat dilihat bahwa ATM hanyalah salah satu cara untuk mengakses layanan perbankan. Keresahan yang terjadi mengkonfirmasi bahwa layanan ATM merupakan layanan yang paling populer. Namun saya menduga ke depannya layanan internet banking dan mobile banking akan lebih mendominasi di era belanja online. Coba saja kita belanja online, maka akan sangat lebih nyaman menggunakan internet banking atau mobile banking dibandingkan harus pergi ke mesin ATM dan melakukan pembayaran di sana. Tulisan ini tidak bermaksud untuk melupakan masalah yang ditimbulkan oleh berhentinya layanan satelit Telkom 1, tetapi untuk mengatakan bahwa kita tidak usah panik. Pihak perbankan dan penyedia jasa telekomunikasi memang harus menyiapkan business recovery plan (business continuity plan) ketika terjadi masalah. Ini pun harus diuji secara berkala. Mudah-mudahan ke depannya lebih baik. Beberapa bahan bacaan Kronologi Anomali Satelit Telkom 1 Masa hidup satelit Telkom 1 sudah berakhir Telkom sewa satelit untuk migrasi pelanggan ExoAnalytic video shows Telkom-1 satellite erupting debris Filed under: Bisnis, security, Teknologi Informasi Tagged: IT, perbankan, postaday2017, security, Teknologi Informasi [...]



12 Tahun Qwords – Making Ideas Happen

Thu, 24 Aug 2017 02:00:35 +0000

Tahun 2005 saat saya memulai Qwords, merupakan tahun yang cukup berat untuk memulai sebuah Bisnis Online. Akibat terjadi bubble di Internet pada tahun 2000 awal dan membuat banyak perusahaan dot com hancur lebur, termasuk mengimbas kepada Indonesia, membuat kepercayaan orang terhadap Bisnis di Internet meredup. Namun hal tersebut saya anggap sebagai tantangan terbesar karena disaat itulah orang-orang banyak belum melirik kedalam bisnis Online, terlebih infrastruktur saat itu masih menjadi kendala. Internet yang saya bisa dapatkan pada 2005 adalah Internet dari Kampus, Kecepatan Internet 128Kbps merupakan hal mewah pada saat itu, dan CDMA-1x-EVDO sedang mau berkembang dengan ranum bersaing dengan cikal bakal 3G yang sedang mulai ditanam di Indonesia. Pertarungan kami saat itu selain bertarung dengan usaha sejenis, juga bersaing dengan calon pengguna, dalam artian edukasi yang kami lakukan cukup berat, terutama untuk menjelaskan apa kegunaan bisnis online, apa keuntungan jika sudah berbisnis online, dan apa yang harus dilakukan untuk memulai bisnis online. Kondisi infrastruktur yang bermasalah bukan hanya dari sisi pengguna, sisi penyedia juga, pada kurun tahun 2005-2008, hanya penyedia jasa layanan hosting yang menggunakan server di luar negeri saja yang dapat berjualan, karena biaya di Indonesia amat mahal pada saat itu dan kalaupun biayanya disetarakan dengan layanan luar negeri, tidak akan sama, timpang, sebagai contoh, pada 2005-2008 harga 1Mbps bandwidth Internasional untuk server, berkisar antara 2500 USD – 800 USD, meskipun terus turun, namun tidak masuk akal jika harus dipaksakan, sementara berbeda sekali antara harga bandwidth server, dengan harga bandwidth untuk kelas rumahan yang notabenenya lebih murah dibanding dengan harga bandwidth untuk Server. Sejak pertama kali Qwords memiliki server pertama kami di Indonesia pada April 2008, dan berkembang di 2009, sampai akhirnya Qwords memiliki server room pertama menjelang akhir 2010. Infrastruktur di Indonesia terus berkembang, dan kamipun juga ikut mengembangkan infrastruktur, sehingga bisa terus melayani pelanggan Qwords dan memberikan pelayanan yang Prima. Selama 12 Tahun terakhir, fokus Qwords adalah untuk melayani pelanggan dengan Inovasi, mewujudkan ide dari hasil kolaborasi Qwords dan juga pengguna layanan Qwords, sebagai wujud mengembalikan hasil investasi yang diberikan atas kepercayaannya kepada Qwords selama 12 tahun. Tahun ke-12 ini kami anggap sebagai titik awal baru bagi Qwords untuk semakin meluaskan jaringan dan juga memberikan kepuasan lebih bagi pelanggan Qwords. Diantara tahun ke-11 Qwords dan tahun ke-12, banyak produk baru yang Qwords luncurkan, seperti Email Cloud and Collaboration Services (ECCS) untuk mendukung layanan Email dan Kolaborasi Organisasi / perusahaan anda, Cloud VPS-K dimana terdapat keleluasaan anda sebagai pengguna CLoud untuk menggunakan semi dedicated platform, dan Sebagai Partner dari Microsoft juga, Qwords menyediakan Office 365 yang kesemuanya dapat dipesan melalui Portal pelanggan Qwords. Perombakan Website Qwords juga kami lakukan pada bulan Juni 2017, untuk mendukung multi produk yang kedepannya akan kami tambahkan di dalam website Qwords, kami menyadari betul bahwa produk yang dijual semakin hari semakin ban[...]



NTP

Tue, 15 Aug 2017 07:09:43 +0000

Network Time Protocol (NTP) adalah protokol untuk keperluan penyelaras jam antara sistem komputer. NTP sudah digunakan sejak tahun 1985, menjadikan NTP salah satu protokol Internet tertua yang digunakan sampai sekarang. Di lingkungan Windows, servis untuk NTP baru mulai disediakan di Windows XP. Sebelumnya, pengguna komputer yang peduli jam komputer yang akurat (sebenarnya lebih praktis lagi ada beberapa komputer yang perlu disetel jamnya pada saat dihidupkan) memasang utilitas penyelaras jam komputer, misalnya untuk Microsoft Windows 95. Penggunaan Internet masih terbatas pada saat itu, layanan sederhana ini lebih sering dianggap belum penting. Jam komputer yang melenceng sampai orde jam atau puluhan menit bukan dianggap gangguan. Beberapa pemakai komputer membiarkan tanggal sistem salah, baru menyadari jika ada aplikasi yang gagal dipasang karena menuntut jam yang realistis. Kondisi ini berlangsung lama –sepertinya terkait juga budaya di Indonesia secara umum dalam memandang waktu– dan menjadi perhatian setelah kedatangan ponsel cerdas (smartphone). Sistem operasi ponsel cerdas yang populer sekarang, iOS dan Android, menyediakan pengaturan otomatis untuk waktu dengan mengambil referensi pada server NTP. Faktor lain: pengetahuan bahwa waktu yang akurat untuk keperluan sehari-hari dapat diperoleh dari satelit GPS –sedangkan perangkat GPS sudah populer sejak awal abad ke-21, menjadikan patokan waktu yang lebih baik keperluan yang lazim saat ini. Praktis, mayoritas ponsel yang terhubung dengan Internet saat ini sekaligus menjadi penunjuk waktu yang lebih akurat dibanding aneka jam di sekitar kita. Keperluan NTP sehari-hari Karena ada jaminan NTP andal untuk keperluan komputer dan relatif mudah digunakan, saya menjadi terobsesi untuk menjadikan jam perangkat akurat hingga satuan detik. Kurang afdal rasanya jika kecocokan jam perangkat hanya pada satuan menit; jadi sekalian sampai orde detik. Beberapa manfaat perangkat dalam kondisi tersinkronisasi dengan benar yang saya rasakan: Pengelolaan log. Dalam jaringan yang terdiri dari berbagai perangkat, pemeriksaan kejadian yang melibatkan beberapa perangkat perlu waktu yang disepakati bersama. Walaupun terdapat atribut lain dalam transaksi, misalnya identitas perangkat, waktu kejadian yang cermat membantu mengurangi jumlah entri log yang perlu diperiksa. Sinkronisasi data antarperangkat. Dua kejadian lepas yang ingin dihubungkan paling praktis menggunakan waktu sebagai penghubung. Contoh yang sering saya perlukan: menghubungkan foto digital dari kamera dan data koordinat dari perangkat GPS. Dengan waktu yang sinkron pada dua perangkat, metadata foto dapat ditambahi informasi koordinat dari hasil pencatatan perangkat GPS. Untuk sistem yang kritis terhadap waktu, penggunaan NTP tidak dapat ditawar lagi. Integritas data dapat berantakan akibat ditangani dengan referensi waktu yang tidak akurat; dalam kondisi ekstrem, sistem dapat lumpuh karena faktor ketidaksinkronan waktu, salah satunya dikenal dengan istilah leap second. Untuk keperluan saya pada umumnya, perbedaan kurang dari sepuluh detik belum sampai menyebabkan masalah. Penyediaan layanan NTP Layanan NTP disediakan secara hirarki dalam istilah stratum (jamak: strata). Stratum&nb[...]



Potensi Aplikasi Mobile di Indonesia

Fri, 11 Aug 2017 23:23:34 +0000

Banyaknya pengguna handphone di Indonesia merupakan kesempatan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi mobile. Namun jika kita lihat, kesempatan ini belum dimanfaatkan oleh pengembang aplikasi mobile di Indonesia. Coba kita lihat daftar aplikasi yang paling populer.

  1. Daftar aplikasi terpopuler di Indonesia dari Google Playstore
  2. Daftar aplikasi terpopuler di Indonesia dari Apple Store

Dari daftar tersebut dapat kita lihat bahwa aplikasi mobile yang populer kebanyakan (hampir semua malahan) tidak dikembangkan oleh pengembang dari Indonesia. Walah.

Jika kita teliti lebih lanjut, aplikasi-aplikasi yang populer dari pengembang Indonesia biasanya terkait dengan bisnis pemilik aplikasi tersebut. Sebagai contoh, aplikasi Tokopedia merupakan pendukung dari market place Tokopedia. Demikian pula dengan Bukalapak, Go-jek, MyTelkomsel, dan seterusnya. Tidak ada aplikasi yang berdiri sendiri sebagai aplikasi.

Hal yang menarik lainnya adalah pasar aplikasi mobile di luar negeri didominasi oleh Games. Di Indonesia, meskipun sudah banyak yang berusaha, pasar ini malah belum barhasil dikuasai.

Hasil berbincang-bincang dengan berbagai pengembang aplikasi mobile, kebanyakan mereka mengembangkan aplikasi sesuai dengan kebutuhan klien. Misal ada klien yang berupa sebuah perusahaan yang minta dibuatkan aplikasi, maka aplikasinya ya memang khas untuk perusahaan tersebut, bukan untuk umum.

Jadi bagaimana masa depan pengembang aplikasi mobile di Indonesia?


Filed under: Bisnis, programming, Start-up, Teknologi Informasi Tagged: Bisnis, postaday2017, programming, Start-up, Teknologi Informasi (image) (image)



Plugin WordPress Jahanam

Wed, 09 Aug 2017 09:51:35 +0000

Lama saya baru sadar kalau tulisan-tulisan lama di blog ini tidak lagi bisa diakses. Baru sadar setelah iseng-iseng baca tulisan-tulisan lama saya sendiri. Secara naluri otomatis saya menyalahkan plugin-plugin baru yang saya pasang. Termasuk menyalahkan update WordPress terbaru.

Utak-atik sana-sini, lama baru ketemu apa penyebabnya.

Ternyata karena plugin Facebook OpenGraph, Twitter Card, dkk. (image)




Koding Atau Buat Dokumentasi

Mon, 07 Aug 2017 12:34:27 +0000

Sekian lama saya tidak ngeblog itu ada alasannya. Saya lagi (kebanyakan) koding. Membuat kode program untuk berbagai hal, terutama untuk aplikasi Internet of Things (IoT). Tentu saja ada kegiatan-kegiatan lain yang harus saya lakukan (dan bahkan mungkin juga yang lebih dominan), tetapi kali ini saya ingin menyoroti masalah koding.

Salah satu masalah yang sering dikeluhkan terhadap para koder (programmer) adalah kuranganya dokumentasi dari kode yang mereka buat. Ini betul. Sebagai seorang koder, saya juga sering mengalami dilema. Di satu sisi saya ingin membuat dokumentasi, tetapi di sisi lain saya masih harus meneruskan kodingan. Kalau tadi beres satu bagian, maka masih ada bagian lain yang harus dikodekan. Belum lagi kode bagian sebelumnya juga masih harus dimodifikasi. Akibatnya, waktu malah digunakan untuk membuat kode baru dibandingkan dengan membuat dokumentasi.

Yang menjadi masalah adalah banyak hal yang harus didokumentasikan. Design decisions, misalnya. Mengapa saya melakukannya seperti itu di sebuah kode? Ada alasannya. Kalau tidak didokumentasikan, maka koder selanjutnya akan kesulitan untuk memahami kode yang sudah saya buat. Jangankan koder lain, saya sendiripun kalau sudah lewat sekian bulan maka sudah lupa dengan kode-kode yang saya buat sebelumnya.

Singkatnya mengabaikan dokumentasi itu buruk! Iya semua orang tahu, tetapi tetap saja dilakukan. Sayapun tetap melakukannya. Nah, sebetulnya waktu yang saya gunakan untuk ngeblog ini dapat digunakan untuk membuat dokumentasi. Ini malah ngeblog. ha ha ha. Tapi kalau saya tidak memaksakan ngeblog, pasti ada saja yang lebih “penting”(?). Akibatnya ya blognya jadi kosong.

Dokumentasi harus menunggu. Ngeblog dahulu. Wah.


Filed under: Curhat, programming, Teknologi Informasi Tagged: Curhat, koding, pemrograman, postaday2017, teknologi informas (image) (image)



Mengenai Pendidikan Formal dan Non Formal

Tue, 01 Aug 2017 19:29:00 +0000


Ada salah seorang rekan senior saya yang beberapa waktu lalu bercerita bahwa beliau membuat sebuah slogan 'make higher education your priority' untuk anak-anaknya yang saat itu masih berada di bangku sekolah. Ketika semua anaknya sudah lulus sarjana, kemudian membuat lagi pertanyaan: selanjutnya apa? Pertanyaan ini menggelitik saya, karena berada di antara pemikiran yang menyatakan bahwa hal ini adalah sebuah akhir di garis finish dari sistem edukasi, namun juga merupakan titik awal untuk memulai sesuatu yang baru.

Edukasi sering dikaitkan dengan pendidikan formal mulai dari SD, SMP, SMA, sampai Perguruan Tinggi. Banyak orang yang sering terjebak dengan merasa bahwa akhir dari pendidikan adalah ketika sudah memperoleh kertas ijazah dan gelar yang tersemat di lembaran kertas itu. Padahal tujuan dari pendidikan itu sendiri adalah untuk memperoleh ilmu, yang nantinya bisa dipraktekkan sesuai dengan apa yang telah dipelajari.

Menurut pandangan saya, pendidikan formal merupakan garis besar yang dirancang sebagai standar umum untuk dapat digunakan oleh masyarakat sebagai acuan dalam mencari ilmu. Acuan tersebut biasanya diikuti dengan jadwal kegiatan belajar mengajar dengan rentang waktu yang telah ditentukan. Faktanya, jumlah jam belajar siswa di lingkungan formal tidak sebanyak jumlah jam ketika siswa tersebut berada di luar sekolah. Di sini peran pendidikan non formal sangat menentukan. Yang pertama adalah pendidikan dari sisi keluarga, kemudian pelatihan atau kursus tambahan yang diikuti. Dan yang paling penting, adalah pendidikan yang dialami melalui pengalaman hidup masing-masing individu.

Bagaimana dengan pertanyaan senior saya mengenai kegalauannya tentang pendidikan? Saya sempat berdiskusi kepada senior tersebut dan menyimpulkan bahwa hidup itu sendiri merupakan sasana belajar di dunia ini, sehingga pendidikan itu tidak pernah ada batasnya sepanjang hayat masih dikandung badan.



Lawyer SEO techniques

Tue, 25 Jul 2017 04:17:26 +0000

How much will you pay to hire SEO experts for your law firm business performance in internet marketing? It is worth it when you can choose the best SEO experts on the internet, so you will save your energy and also times to do the plans of SEO. Moreover, if you are not the expert, you might think that it will be hard to do anything alone. When we are talking about Lawyer SEO, then we should think about the real business that is not always online there. That is why when you have claimed yourself as the attorney, you should start making your firm boosted using SEO techniques. It is not as hard as you think if you can follow well without any mistake. Prepare the SEO techniques we are recommending while you also prepare the money to hire SEO experts to get maximum result in your business performance.

Choose the right keywords regarding legal issue

There are many trending or powerful keywords you can choose. The matter is only whether you want to compete or not. When it has come to choose keywords regarding the legal issue, there will be tough competition on the certain niche. You can get the keywords for Lawyer SEO from Adwords for free. All you have to do is just submitting the keywords you want to target.

(image)

Have good structure of site

Never focus only on the SEO, and then you forget about the contents of your site. You have to make sure that you have a good structure of site like the navigation, menu, contact and more. Keep posting good information, so you will be able to maximize the SEO for your site. After having good sites, then you can try to apply some SEO strategies.

Maximize the local search

The last thing for Lawyer SEO is by using the local search. You have to analyze what the local search trending is and get in there. Maximize the local search.

The post Lawyer SEO techniques appeared first on Jalan Sutera's Tips.




Dear Chester

Mon, 24 Jul 2017 17:30:33 +0000

Dear Chester: “You touched so many lives, maybe even more than you realized.“ The post Dear Chester appeared first on BennyChandra.com.

[ » ](image)



Top 5 Best E Liquid Brands

Sun, 23 Jul 2017 13:29:43 +0000

E-liquid is something important for vaping. The device is created for enjoying each taste of the liquid. It can be said that e-liquid is the fuel for vaping experience. You have to find the best liquid to get the best experience. The best e liquid vendors will provide the best quality of the liquid. Finding the best brands will help you to get the best quality product. Do you want to know the best e-liquid brands? Check this out.

  1. Black Note

This brand focuses on tobacco flavors. It mixes the tobacco extract naturally. You can try several blends from this brand. You can request smooth or mellow blends. For each 30 ml, you need to pay $29.

  1. Halo

Halo is one of vaping industry associations. this brand has premium e-liquids that are much loved by many vapers. There are many options for tobacco lovers, such as RY4 blend Tribeca and Belgian Cocoa. This brand creates a rich and realistic taste for the vapers. You should pay $19.99 for each 30 ml of e-liquid.

  1. VaporFi

This brand is also so good. It is one of best e-liquid brands that have many premium flavors. Many vapors around the world love this product. You can find many blends that will improve the taste of vaping. You will get great vaping experience. The liquid is only $19.99 for 30 ml. It also offers pre-order.

  1. Good Vape

Mr. Good Vape has been the favorite choice for several years. This brand has fruit based and dessert based liquid. There are vanilla, apple pie, sugar cookie, etc. The sweet taste and smell of the e-liquid will give better vaping experience. For each 15 ml, you should pay for $11.99.

  1. Vapor Chef

This brand offers many flavors that are created by an ex-professional chef. Each flavor is craftily balanced. For each 30 ml, you need to pay $19.99. This is also a good choice from several best e-liquid brands.

The post Top 5 Best E Liquid Brands appeared first on Jalan Sutera's Tips.




30 Days Excellent Insight & Tips

Sat, 22 Jul 2017 15:30:11 +0000

Sesuai dengan yang saya sampaikan pada status Facebook sebelumnya (image) , saat ini “Self Paced Email Course” atau sederhananya : “Newsletter” sudah dirilis.

Bagi rekan-rekan yang curious, ini maksudnya apa? Ini sebenarnya sekedar share artikel, namun saya kemas dalam bentuk “free email course”. Tidak ada biaya. Tidak ada spamming. Simply share artikel plus pengalaman dan referensi bacaan.

Saya membuat hal ini agar ada nilai tambah manfaat untuk artikel yang pernah dituliskan, sekaligus bahan pembelajaran saya terhadap niatan memperbaiki kualitas training di Excellent. Nantinya, model email course ini akan dikembangkan di Excellent sebagai benefit peserta training sekaligus sebagai mekanisme self service/self paced course bagi peserta training online.

(image)

Untuk Sign Up bisa klik gambar diatas atau bisa juga klik Link Ini




Bereksperimen dengan Logic Pro X Membuat Dance Music

Thu, 20 Jul 2017 16:33:15 +0000

Selama beberapa tahun saya terbiasa menggunakan Digital Audio Workstation (DAW) yang bernama Ableton. Ketika masih di Windows, ataupun ketika sudah berganti ke laptop Mac. Kekurangannya, hampir semua instrumen bawaan Ableton tidak pernah saya gunakan. Mentok saya cuma gunakan untuk membuat white-noise.  Jadinya sangat bergantung dengan VST. Setelah install ulang Mac saya dengan OS terbaru (Sierra), saya memutuskan berganti ke Logic Pro X. Agak berat sebenarnya, karena Logic ini hanya tersedia di Mac. Jika suatu saat nanti saya berganti ke OS lain, otomatis program ini tidak bisa saya gunakan lagi. Saya nyaman sekali menggunakan Ableton sebenarnya. Tapi selain kekurangan di atas, harga Ableton juga mahal, $799, kalau dikonversi ke Rupiah menjadi sekitar Rp 10 juta. FL Studio saya tidak begitu familiar, cuma pernah coba sehari atau 2 hari jaman kuliah dulu. Harganya sama dengan Logic sebenarnya, itu sudah termasuk berbagai instrumen VST. Sayangnya FL Studio tidak tersedia untuk Mac. Dulu sih mereka pernah meluncurkan versi Betanya untuk Mac. Tapi entah mengapa gak lanjut. Anyway, akhirnya saya akhirnya membeli Logic Pro. $199, dirupiahkan kemarin menjadi Rp2,99 jt. Tapi ini sudah dilengkapi berbagai instrumen dan sampler. Selain itu kita bisa download sekitar 80GB sound sample dan loop, gratis, free royalti, resmi dari Apple. Jadi enggak perlu beli sample sound seperti Vengeance dkk, yang harganya justru lebih mahal dari Logic. Setelah coba-coba selama sebulanan (yes, this is my first time using Logic), akhirnya berhasil jadi 1 lagu, genrenya dance music. Saya juga gak tahu ini genre Electro House, atau apa. Saya cuma pehobi amatiran. Kalau suka silahkan didownload via situs-situs downloader YouTube itu. Gimana, enak lagunya? [...]



Tentang Pemblokiran Telegram

Sun, 16 Jul 2017 22:17:42 +0000

Beberapa hari yang lalu dunia siber Indonesia dihebohkan oleh keputusan pemerintah Indonesia (dalam hal ini Kominfo) yang memblokir layanan telegram. (Yang diblokir adalah layanan via web dulu, kemudian akan diblokir yang aplikasi mobile-nya.) Pengelola telegram dianggap tidak kooperatif dalam memblokir layanan telegram untuk group-group yang terkait dengan terorisme. Saya termasuk yang tidak setuju dengan keputusan pemerintah ini. Menurut saya cara ini tidak efektif. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, telegram bukan satu-satunya media komunikasi yang digunakan oleh teroris. WhatsApp dan aplikasi lain juga digunakan. Mengapa hanya telegram yang diblokir? Fitur yang ada di WA pun sama dengan yang ada di telegram. (Dahulu memang WA tidak memiliki fitur enkripsi sehingga mudah disadap, sekarang dia memiliki fitur itu.) Kedua, keputusan pemerintah ini malah menunjukkan bahwa pemerintah tidak mampu melakukan (counter-)intelligence terhadap pengguna telegram. Ini makin menunjukkan bahwa telegram merupakan platform yang bagus untuk digunakan karena tidak bisa diatasi oleh pemerintah Indonesia. Wah. Ketiga, banyak orang (perusahaan, organisasi, individu) yang mengembangkan aplikasi di atas telegram ini. Aplikasi tersebut berbentuk “bot” (robot, chat-bot) yang dapat diprogram sesuai dengan perintah (teks) yang diberikan oleh pengguna. (Machine learning / artificial intelligence) Contohnya antara lain, early warning system, help desk, payment chatbot, dan seterusnya. Inovasi-inovasi ini terbunuh begitu saja. Telegram sekarang dapat dianggap sebagai “infrastruktur” seperti halnya YouTube. sebagian dari topik penelitian mahasiswa saya. yang paling bawah tentang enkripsi yang digunakan oleh berbagai aplikasi chat Terakhir, kalau sedikit-sedikit blokir – trigger friendly – maka ada kekhawatiran akan apa saja yang akan dilakukan di kemudian hari. Ketidak pastian. Ini buruk bagi bisnis (dan penelitian).Filed under: Curhat, Opini, security, teknologi, Teknologi Informasi, TI Tagged: Curhat, opini, postaday2017, security, Teknologi Informasi [...]



Peluncuran Buku Digital Indonesia

Tue, 11 Jul 2017 02:50:05 +0000

Hari Kamis lalu (6 Juli 2017) diadakan peluncuruan Buku “Digital Indonesia: Connectivity and Divergence” di ITB. Buku yang diedit oleh Edwin Jurriens dan Ross Tapesll ini merupakan hasil kegiatan “Indonesia Project” yang dimotori oleh ANU (the Australian National University). Buku ini sangat penting karena seringkali kita kekurangan referensi (apalagi yang akademik) tentang situasi “digital” di Indonesia. Nah, sekarang tidak perlu mencari-cari lagi. Saya ikut terlibat dengan menulis satu bab di dalamnya, tentang keamanan teknologi informasi. (Tampilannya dapat dilihat di bawah ini.) Materi ini juga sudah saya presentasikan di Canberra dan Perth. Kamis lalu, update dari materi ini juga saya presentasikan di ITB. Bahasan dari buku ini cukup komplit. Nanti akan saya tampilkan daftar isinya di sini. Sementara ini saya mau lapor itu dulu. hi hi hi. Mengenai bagaimana cara memperoleh buku ini juga akan saya beritahukan segera. Buku ini berisi empat bagian (5 parts); connectivity (2-4), divergence (5-7), identity (8-10),  knowledge (11-12), dan commerce (13-15). Masing-masing isinya adalah sebagai berikut: Edwin Jurriens & Ross Tapsell, “Challenges and opportunities of the digital revolution in Indonesia” Yanuar Nugroho & Agung Hikmat, “An insider’s vide of e-governance under Jokowi: political promise or technocratic vision?” Emma Baulch, “Mobile phones: advertising, consumerism, and class” Ross Tapsell, “The political economy of digital media” Onno W. Purbo, “the digital divide” Usman Hamid, “Laws, crackdowns and control mechanisms: digital platforms and the state” Budi Rahardjo, “The state of cybersecurity in Indonesia” John Postill & Kurniawan Saputro, “Digital activism in conteporary Indonesia: victims, volunteers and voices” Martin Slama, “Social media and Islamic practice: Indonesian ways of being digitally pious” Nava Nuraniyah, “Online extremism: the advent of encrypted private chat groups” Kathleen Azali, “Digitalising knowledge: education, libraries, archives” Edwin Jurriens, “Digital art: hacktivism and social engagement” Mari Pangestu & Grace Dewi, “Indonesia and digital economy: creative destruction, opportunities and challenges” Bode Moore, “A recent history of the Indonesian e-commerce” Michele Ford & Vivian Honan, “The Go-Jek effect” Selamat menikmati Filed under: buku, Penelitian, security, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: indonesia, penelitian, postaday2017, security, Teknologi Informasi [...]



Harga Tiket Pesawat Jakarta – Bandung / Bandung – Jakarta

Fri, 07 Jul 2017 05:59:14 +0000

Setelah saya mencoba penerbangan Jakarta-Bandung dan Bandung-Jakarta naik pesawat Wings Air (Lion Group). Beberapa orang bertanya kepada saya di media sosial maupun berdiskusi tatap muka mengenai plus minus naik pesawat rute ini. Bahkan beberapa ada yang mengajak berdebat, lebih efisien dan mengeluarkan emisi karbon lebih sedikit jika menggunakan kereta api :p Dalam satu minggu terakhir, sejak tanggal 30 Juni 2017 s/d 7 Juli 2017, saya memantau harga tiket penerbangan ini. Jakarta – Bandung IW1720 IDR 275.000 dan Bandung-Jakarta IW1721 IDR 285.000 Keduanya terbang menggunakan Maskapai Wings Air (Lion Group) dengan pesawat ATR 72-600. Wings Air PK-WGO BDO/WICC – HLP/WIHH IW1721 . . #Bandung #BDO #WICC #airport #airplane #atr72600 #Lionair A post shared by Rendy ( ?? ) Maulana (@rendy) on Jul 6, 2017 at 7:52pm PDT Dengan Rute penuh dan jadwal terusan sebagai berikut: Makassar (UPG) 06.00 WITA – Malang (MLG) 07.00 WIB (02.00 Hours, ATR 72-600) IW1329 Wings Air IDR 950.000 Malang (MLG) 07.25 WIB – Bandung (BDO) 09.10 WIB (01.45 Hours, ATR 72-600) IW1855 Wings Air IDR 685.000 Bandung (BDO) 09.35 WIB – Jakarta HALIM (HLP) 10.10 (00.35 Minutes, ATR 72-600) IW1721 Wings Air IDR 285.000 Jakarta Halim (HLP) 10.35 WIB – Tasikmalaya (TSY) 11.30 (00.55 Minutes, ATR 72-600) IW1718 Wings Air IDR 429.000 Tasikmalaya (TSY) 11.55 WIB – Jakarta Halim (HLP) 12.50 (00.55 Minutes, ATR 72-600) IW1719 Wings Air IDR 379.000 Jakarta Halim (HLP) 13.15 WIB – Bandung (BDO) 13.50 WIB (00.35 Minutes, ATR 72-600) IW1720 Wings Air IDR 275.000 Bandung (BDO) 14.15 WIB – Malang (MLG) 16.00 WIB (01.45 Hours, ATR 72-600) IW1854 Wings Air IDR 725.000 Malang (MLG) 16.35 WIB – Makassar (UPG) 19.35 WITA (02.00 Hours, ATR 72-600) IW1328 Wings Air IDR 905.000 Catatan: harga tercantum adalah harga Promo per 3 Juli 2017, sudah termasuk Airport Tax / Fuel Charge, dan merupakan patokan jadwal ataupun rute. Informasi lengkap mohon kunjungi web Lion Group The post Harga Tiket Pesawat Jakarta – Bandung / Bandung – Jakarta appeared first on rendy.ma.[...]



Bandung – Jakarta via Wings Air IW1721

Fri, 07 Jul 2017 04:45:31 +0000

Hari ini (7 Juli 2017) Saya mencoba penerbangan Bandung – Jakarta, Wings Air IW1721 setelah mencoba penerbangan perdana Jakarta-Bandung IW1720 pada 2 Juli 2017. Saya berangkat dari Rumah di Kawasan Pasteur sekitar pukul 08.05 WIB dan tiba di Bandara Husein Sastranegara (BDO / WICC) sekitar pukul 08.40 WIB (Tidak bisa ke Bandara melewati Jalur Belakang BTC). Setelah proses checkcin selesai, lalu clearance, sekitar 08.50 saya sudah duduk manis di kedai Kopi Starbucks menikmati kopi gratis, lalu tidak sengaja bertemu dengan Lucky Ahmad (Rumahosting) yang kebetulan mau ke Jakarta juga. Pesawat yang saya tumpangi ini sebelumnya berangkat dari Malang menuju Bandung, dan mendarat di Bandung sekitar pukul 09.35WIB , telat sekitar 10 menit dari Jadwal seharusnya. Wings Air PK-WGO BDO/WICC – HLP/WIHH IW1721 . . #Bandung #BDO #WICC #airport #airplane #atr72600 #Lionair A post shared by Rendy ( ?? ) Maulana (@rendy) on Jul 6, 2017 at 7:52pm PDT Pesawat Take Off dari Landasan sekitar pukul 10.02 Take off from BDO/WICC . . #Bandung #airport #takeoff #BDO #WICC #timelapse A post shared by Rendy ( ?? ) Maulana (@rendy) on Jul 6, 2017 at 8:35pm PDT dan mendarat di Halim Perdanakusuma (HLP / WIHH) sekitar Pukul 10.23 WIB (Sekitar 21 Menit di udara) Landing @ HLP/WIHH . #halimperdanakusuma #HLP #WIHH #timelapse A post shared by Rendy ( ?? ) Maulana (@rendy) on Jul 6, 2017 at 8:43pm PDT Lalu karena saya menunggu bagasi dengan Lucky, sekitar 10.32 WIB Baru keluar Halim, Masuk ke Gerbang Tol Dalam Kota – Cawang, dan tiba di Cyber tepat pukul 10.58 WIB Total waktu yang saya habiskan mulai dari keluar rumah di Bandung, sampai ke Kantor Qwords di Jakarta adalah 2 Jam 52 Menit saja. Tentunya karena saya berangkat santai, saya harus menunggu di Airport Bandung sekitar 45 Menit, namun jika saya berangkat naik Ojek dan tidak mau lama menunggu, saya perkirakan saya bisa berangkat pukul 8.50 dari Rumah. Dari atas udara, saya bisa melihat bahwa kemacetan antara ruas Tol Cawang menuju arah Cikarang (yang terlihat hanya sampai ke daerah Bekasi) luar biasa, dan dari gerbang Tol Halim menuju Semanggi, cukup padat, kira-kira kalau saya naik mobil, akan memakan waktu 4-5 Jam jika berangkat dari Bandung menuju Jakarta pagi hari ini. Sekali lagi, naik pesawat menuju Jakarta – Bandung atau sebaliknya, Bandung – Jakarta merupakan sebuah pilihan diantara banyak moda transportasi, yang tidak perlu diperdebatkan Selamat ber-komuter ria Bandung – Jakarta   The post Bandung – Jakarta via Wings Air IW1721 appeared first on rendy.ma.[...]



Aplikasi Pelacak Kebiasaan

Thu, 06 Jul 2017 12:29:10 +0000

Mengapa kita perlu “melacak” kebiasaan? Tulisan pada bulan Mei 2015 oleh Belle Beth Cooper di LifeHacker dapat dijadikan pertimbangan. Saya telah melacak kebiasaan-kebiasaan saya –dan menghentikannya, selama beberapa tahun lalu, namun tatkala saya melewati bagian singkat tidak melacak kebiasaan-kebiasaan, saya tidak mengerjakan kebiasaan-kebiasaan itu juga. Sesuatu seperti proses memeriksa suatu kebiasaan setiap hari dan menjaga log kemajuan memang meningkatkan motivasi dan kemampuan saya untuk menyelesaikan kebiasaan tsb. setiap hari. Dari pengalaman saya: ada aspek permainan (gamification) dengan diri sendiri. Pilihan saya pada cara penilaian bersifat catatan pribadi, tidak ada mekanisme publikasi. Dengan kemudahan ketersediaan aplikasi di gawai, saya sempat mencoba beberapa aplikasi dalam kategori “Habit Tracker”, secara umum terdapat batasan untuk aplikasi versi gratis, misalnya jumlah kebiasaan yang dilacak. Sampai akhirnya saya pilih produk berlisensi perangkat lunak bebas, yakni Loop. Tampilan Depan Loop Aplikasi pelacak kebiasaan biasanya dilengkapi fasilitas-fasilitas berikut ini. Senarai kebiasaan yang akan dilacak, termasuk dalam hal ini: atribut untuk kebiasaan, kategorisasi, pengingat, dan beragam lainnya. Frekuensi pengerjaan kebiasaan tsb., misal jumlah pengerjaan per pekan. Rentang pengerjaan kebiasaan, misal dilakukan pelacakan untuk sekian bulan. Respon terhadap kegagalan: cara aplikasi merespon jika pengguna gagal memenuhi target. Laporan pengerjaan kebiasaan, dalam bentuk tabel atau grafik misalnya. Tampilan detail Loop Tampilan detail Loop Dari sisi pengguna aplikasi, beberapa hal perlu diperhatikan sbb. Aplikasi hanyalah alat bantu, niat mengerjakan kebiasaan tsb. tetap yang paling utama. Baik berupa latihan kebugaran sampai dengan ibadah rutin yang dilacak pengerjaannya, niat harus tetap pada koridor pengerjaan tsb. Jangan sampai pemakai aplikasi terpacu hanya untuk membuat statistik pada aplikasi tampak bagus. Tidak ada gunanya juga berbohong pada diri sendiri, karena pencatatan tsb. dilakukan secara mandiri tanpa pemantauan pihak lain. Lebih-lebih jika berkaitan dengan pencatatan ibadah keagamaan, harus diniatkan lurus perihal tsb. dan perangkat pelacak kebiasaan ini hanya membantu aspek kedisplinan. Dulukan konsistensi daripada jumlah kebiasaan. Melatih kebiasaan dalam jumlah yang layak dengan tujuan realistis untuk dikerjakan lebih baik daripada mencatat jumlah kebiasaan lebih banyak namun banyak bolongnya. Pilih kebiasaan yang mudah dikerjakan terlebih dulu, selanjutnya pilih frekuensi pengerjaan setiap pekan yang dianggap terjangkau. Setelah mendapatkan pola yang nyaman, frekuensi dapat ditingkatkan, dan selanjutnya tambahan kebiasaan lain dimungkinkan. Sebagian pendapat menyatakan perlu waktu 21 hari untuk membentuk suatu kebiasaan yang c[...]



Penerbangan Perdana Jakarta – Bandung, Setelah 5 tahun Vakum

Mon, 03 Jul 2017 05:24:39 +0000

Sekitar tahun 2012, Merpati menutup layanan penerbangan dengan rute Jakarta-Bandung v.v dikarenakan menurut mereka rute tersebut tidak menguntungkan. Pada tahun 2012 waktu tempuh Jakarta-Bandung jika menggunakan kendaraan mobil pribadi, hanya memerlukan waktu 2-3 Jam dan jika menggunakan kereta api, hanya memerlukan waktu 3 Jam 15 Menit saja. Namun seiring dengan perkembangan wilayah diantara koridor ekonomi Jakarta dan Bandung yang luar biasa pesat, waktu tempuh dari Jakarta menuju Bandung, pada tahun 2017 dapat memakan waktu 5-6 Jam pada hari kerja jika menggunakan mobil dikarenakan padatnya aktivitas antara Jakarta dan Cikarang, mulai dari pembangunan Elevated Toll road, dan juga pembangunan LRT. Tanggal 30 Juni 2017 kemarin, saya mendapatkan informasi bahwa Wings Air (Lion Group) membuka rute Penerbangan langsung Jakarta – Bandung v.v. yang akan dimulai pada 2 Juli 2017, Dimana pesawat tersebut memiliki rute terusan sebagai berikut: Makassar (UPG) 06.00 WITA – Malang (MLG) 07.00 WIB (02.00 Hours, ATR 72-600) IW1329 Wings Air IDR 950.000 Malang (MLG) 07.25 WIB – Bandung (BDO) 09.10 WIB (01.45 Hours, ATR 72-600) IW1855 Wings Air IDR 685.000 Bandung (BDO) 09.35 WIB – Jakarta HALIM (HLP) 10.10 (00.35 Minutes, ATR 72-600) IW1721 Wings Air IDR 285.000 Jakarta Halim (HLP) 10.35 WIB – Tasikmalaya (TSY) 11.30 (00.55 Minutes, ATR 72-600) IW1718 Wings Air IDR 429.000 Tasikmalaya (TSY) 11.55 WIB – Jakarta Halim (HLP) 12.50 (00.55 Minutes, ATR 72-600) IW1719 Wings Air IDR 379.000 Jakarta Halim (HLP) 13.15 WIB – Bandung (BDO) 13.50 WIB (00.35 Minutes, ATR 72-600) IW1720 Wings Air IDR 275.000 Bandung (BDO) 14.15 WIB – Malang (MLG) 16.00 WIB (01.45 Hours, ATR 72-600) IW1854 Wings Air IDR 725.000 Malang (MLG) 16.35 WIB – Makassar (UPG) 19.35 WITA (02.00 Hours, ATR 72-600) IW1328 Wings Air IDR 905.000 Catatan: Saat tulisan ini dibuat 3 Juli 2017 11.00 WIB, harga tercantum adalah harga Promo, sudah termasuk Airport Tax / Fuel Charge, dan merupakan patokan jadwal ataupun rute. Informasi lengkap mohon kunjungi web Lion Air Group Akhirnya saya berkesempatan menikmati penerbangan “PERDANA” setelah 5 tahun jalur penerbangan langsung Jakarta-Bandung ini vakum selama 5 Tahun. Berikut adalah pengalaman yang bisa saya bagikan kepada pembaca Saya berangkat dari Kantor Qwords (Cyber – Kuningan Barat) sekitar pukul 11.30 WIB, Minggu 2 Juli 2017, dan tiba di Bandara Halim sekitar pukul 12.00 WIB. Checkin dibuka pada pukul 11.45 hingga 30 menit sebelum keberangkatan, namun karena saya sudah menggunakan web checkin lion, jadi saya hanya tinggal drop bagasi saja. Bagasi hanya disediakan 10KG untuk 1 penumpang, dan 7KG maksimal untuk hand carry (ini standard untuk penerbangan ekonomi ATR, yakni 10KG Bagasi untuk ekonomi) Tidak perlu lama untuk drop[...]



Tentang Ransomware Petya

Wed, 28 Jun 2017 23:26:03 +0000

[Lagi asyik-asyiknya liburan, eh ada masalah keamanan lagi. Terpaksa ngeblog dulu.] Lagi-lagi ramai tentang ransomware. Kali ini ransomware yang muncul diberi nama Petya. (Nama Petya ini sebetulnya kurang tepat karena pada awalnya diduga ransomware ini memiliki kesamaan dengan kode ransomware lama yang bernama Petya, namun ternyata kodenya berbeda. Maka muncullah nama pelesetan lain, seperti NotPetya, ExPetya, Goldeneye, dan seterusnya.) Seperti halnya ransomware lainya, Petya juga mengunci berkas di komputer target dan meminta pembayaran melalui Bitcoin. Setelah membayar menggunakan Bitcoin, target diminta untuk memberitahukan melalui email. Namun email tersebut sudah dibekukan oleh providernya (Posteo) sehingga tidak ada mekanisme untuk memberitahukan bahwa ransom sudah dibayar. Dengan kata lain, tidak bisa mengembalikan berkas-berkas. Solusinya ya hanya pasang kembali (reinstall) sistem operasi Windows. (Karena sifatnya yang tidak bisa dikembalikan lagi – entah sengaja atau tidak – maka Petya ini dapat dikatakan bukan ransomware, tapi malware yang menghapus disk saja. Sama jahatnya.) Petya juga menggunakan kelemahan dari SMB v1 yang banyak digunakan pada sistem operasi Microsoft untuk berbagai fungsi, seperti misalnya untuk file sharing. Ini kelemahan sama yang dimanfaatkan oleh ransomware WannaCry. Dikabarkan kelemahan ini diketahui oleh NSA yang kemudian mengembangkan eksploit yang bernama EternalBlue (dan eksploit lainnya). Beberapa malware / ransomware dikembangkan dari eksploitasi ini. Penyebaran Petya awalnya diberitakan oleh Polisi Ukraina dan terkait dengan software akunting yang harus digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki proyek di pemerintahan Ukraina. (Tentu saja perusahaan pengembang software tersebut menolak tuduhan ini.) Itulah sebabnya ada dugaan lain bahwa ransomware Petya ini merupakan kedok untuk melakukan kekacauan di dunia siber Ukrainan. Cyberwar? Penyebaran ransomware Petya ini agak terbatas karena mekanisme distribusi yang menggunakan jaringan lokal (tidak seperti lainnya yang menggunakan internet sebagai pencarian target berikutnya). Namun ada juga upaya penyebaran melalui email phishing. Petya juga memeriksa keberadaan berkas “C:\WINDOWS\perfc.dat” (read-only). Jika ada berkas tersebut, maka mekanisme enkripsi dimatikan. Namun ini tidak membatasi kehidupannya. Jadi ini bukan mekanisme kill switch sebagaimana ada pada ransomware lainnya. Berbagai software anti-virus sudah dapat mendeteksi ransomware Petya ini. Update program anti virus Anda dan update sistem operasi secara berkala. Tentu saja lakukan backup data yang penting secara berkala.Filed under: internet, security, Teknologi Informasi Tagged: internet, IT, malware, postaday2017, ransomware, security, Teknologi Informasi [...]



Kisah Kasih Wonder Woman di Zaman Perang Dunia

Wed, 21 Jun 2017 20:32:57 +0000

Setelah Batman v Superman dan Suicide Squad yang mengecewakan, sebenarnya saya gak mau berharap terlalu banyak dari film Wonder Woman yang juga rilisan DC Comics. Tetapi, ternyata film arahan Patty...

[ » ](image)



Belajar Menyapa Penggemar via Video dari Simple Plan

Thu, 01 Jun 2017 18:28:28 +0000

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat selebritas zaman sekarang semakin mudah menyampaikan kabar kegiatan atau sekadar menyapa fans. Tidak lagi harus lewat surat berprangko atau menunggu...

[ » ](image)